SOLOBALAPAN.COM - Puasa di bulan Ramadhan merupakan ibadah yang wajib dilaksanakan oleh umat Islam.
Sebab itu, penting bagi kita untuk menjaga tubuh tetap sehat dan fit selama sebulan penuh agar bisa dengan nyaman menjalani puasa.
Salah satu gejala yang seringkali mengganggu ibadah puasa adalah sariawan. Tak hanya disebabkan oleh cedera atau ketidaksengajaan saat menggigit bagian dalam pipi dan lidah, namun bisa juga akibat keterbatasan makan dan minum saat puasa.
Kondisi seperti ini disebabkan karena jaringan halus lapisan mulut (selaput lendir) terkikis dan menyebabkan sariawan.
Kebanyakan, sariawan memang tidak berbahaya dan bisa sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu 10 sampai 14 hari.
Akan tetapi, jika kondisi sariawan kamu semakin parah atau tak kunjung sembuh segera konsultasikan ke dokter, ya.
Dilansir dari halodoc.com, sariawan merupakan kondisi dimana luka kecil muncul pada mulut, bibi, maupun lidah. Meski penyebabnya pasti, berikut beberapa kebiasaan yang menjadi pemicu sariawan.
1. Menggigit Bibir
Kebiasaan yang satu ini bisa menjadi penyebab munculnya sariawan. Apalagi jika dilakukan secara berlebihan bisa menyebabkan gesekan berlebihan dan trauma pada jaringan tersebut. Alhasil, bibir akan lecet dan timbul sariawan.
Aktivitas seperti ini biasanya timbul karena rasa gugup dan cemas yang dialami. Tapi jangan khawatir jika kamu merasa cemas yang berlebihan, kamu bisa menguranginya dengan kegiatan lain.
Seperti rutin olahraga, menghabiskan waktu dengan orang terdekat, serta memastikan tidurmu nyenyak dan cukup.
2. Sering Minum Kopi
Secangkir kopi bisa menyebabkan timbul sariawan di mulut. Mengapa seperti itu? Karena kopi memiliki kandungan asam salisilat dalam jumlah tinggi sehingga mengiritasi gusi, pipi, dan lidah kamu.
Mengkonsumsi kopi ketika puasa juga kurang dianjurkan sebab kandungan kafein yang bisa merangsang produksi urin meningkat.
Akibatnya, kamu akan lebih rentan mengalami dehidrasi dan memperparah sariawan.
3. Makanan Asam dan Pedas
Ketika sahur maupun berbuka, menyantap hidangan asam atau pedas memang enak dan segar.
Namun, meski tinggi kandungan vitamin C yang bisa mendukung sistem kekebalan tubuh, ternyata kandungan asam dan pedas juga bisa mengiritasi jaringan lunak yang ada di mulut.
Kandungan asam tersebut bisa menyebabkan bahkan memparah sariawan yang sudah ada. Jadi, alangkah baiknya jika menghindari beberapa makanan asam ketika bulan Ramadhan.
4. Kurang Makan Makanan Vitamin B12
Ketika berpuasa, tubuh tentunya perlu nutrisi yang cukup termasuk Vitamin B12. Jika kekurangan kandungan tersebut, kamu akan mudah terkena penyakit termasuk sariawan.
Gejala ini biasanya ditandai dengan bola mata bagian putih terlihat lebih kuning dibandingkan biasanya.
Selain beberapa kebiasaan diatas, sariawan bisa disebabkan oleh beberapa hal lain seperti stress, kawat gigi, defisiensi imun, kurangnya kebersihan gigi, serta penyakit dan kondisi medis lainnya.
Jadi, kamu juga perlu berhati-hati agar tidak terkena sariawan yang mengganggu ibadah puasamu akibat kebiasaan tadi. Semoga membantu. (mg10/nda)
Editor : Nindia Aprilia