SOLOBALAPAN.COM - Sebagai masyarakat yang menetap di wilayah Solo, pastinya tidak akan asing lagi dengan cuaca di Solo yang kurang menentu.
Bisa saja cerah, lalu kemudian tiba - tiba hujan, hal ini nih yang sering menjadi alasan untuk malas berkativitas.
Dengan fenomena tersebut, hujan akan meningkatkan rasa kantuk dan membuatmu makin bermalasan untuk lakukan berbagai aktifitas.
Dilansir dari youtube Saatnya tahu, hujan memang memberi efek riileks pada tubuh, salah satu alasannya hujan disebut menghasilkan white nose.
White nose adalah ketika kamu tidak mendengarkan banyak suara dari luar, suara ini membuat indra tubuh menjadi rileks sehingga membuat mengantuk dan juga terjaga ketika tidur.
Walaupun suara hujan terkadang terdengar berisik, otak manusia dapat mengenali mana suara yang mengganggu atau mengancam dan mana yang tidak.
Suara hujan adalah salah satu contoh white nose yang tidak dianggap mengganggu oleh otak.
Selain itu suara hujan turun terdengar dengan interval suara yang berbeda-beda tetapi teratur, atau malah terdengar lebih seperti musik.
Selain suara hujan yang membuat rileks dan tenang, biasanya hujan didukung dengan cuaca yang mendung.
Jika hujan terjadi saat siang hari dan pagi hari, yang artinya belum memulai aktivitas atau masih berada di kamar, maka hal ini dapat meningkatkan hormon melatonin.
Hormon melatonin adalah hormon pemicu rasa kantuk, namun ketika terkena sinar matahari maka akan menekan produksi hormon melatonin.
Akan tetapi ketika hujan dan cuaca mendung produksi hormon melatonin akan meningkat dan memicu rasa kantuk.
Selain dari suara dan cuaca, ada alasan lain yang membuat rileks saat hujan yakni dari aroma hujan.
Ada aroma yang ketika hujan aroma ini muncul, aroma ini memiliki bau yang khas, aroma ini sering disebut aroma tanah atau nama lainnya yakni petrikor.
Petrikor adalah aroma yan dihasilkan saat hujan jatuh di tanah yang kering, aroma ini dihasilkan dari minyak - minyak tumbuhan tertentu kemudian di serap oleh tanah dan batuan sekitar.
Ketika turun minyak tersebut dilepaskan bersama senyawa lain yang disebut geosmin, akhirnya mengeluarkan aroma yang menenangkan sehingga tubuh menjadi rileks dan tenang.
hujan datang di pagi hari, siang hari dan malam hari sebenarnya tetap membuat rasa kantuk meningkat, jadi sebaiknya ketika hujan tetaplah melakukan aktivitas yang sudah direncanakan, bukan menjadi alasan untuk malas-malasan. (mg3/nda)
Editor : Nindia Aprilia