SOLOBALAPAN.COM – Memancing merupakan kegiatan menangkap ikan yang dilakukan sebagai rekreasi dan hobi bagi beberapa orang Solo.
Kegiatan ini biasa dilakukan di sungai, danau, laut, maupun waduk.
Aktivitas memancing tidak hanya tentang menangkap ikan, tetapi juga tentang menikmati alam, kebersamaan dengan teman atau keluarga, serta menikmati ketenangan dan kebebasan.
Beberapa minggu ini viral tren memancing yang dilakukan oleh mahasiswa semester tua.
Para warganet perempuan menyayangkan hal ini, sebab biasanya pacar mereka seringkali mendapat tugas kuliah namun justru ditinggal memancing bersama kawan – kawan yang lainnya.
“Kesal gemes rasanya, tiap hari mancing, dikit - dikit mancing, sekalinya mancing lama banget,” ungkap salah satu mahasiswi ISI Surakarta yang mempunyai pasangan hobi mancing pada Selasa (26/3).
Sempat trending di platform media sosial TikTok dan X, kegiatan memancing oleh mahasiswa semester tua ini menimbulkan pro dan kontra.
Salah satu wisudawan asal UNS bernama Ibnu mengatakan bahwa sejatinya waktu untuk memancing bisa digunakan untuk membaca buku untuk memperlancar proses skripsi.
"Sebenarnya daripada mancing, kita sebagai mahasiswa seharusnya bisa lebih optimal dalam belajar atau membaca buku – buku yang diperlukan untuk menulis skripsi nantinya," terangnya.
"Jadi ya ga buang – buang waktu agar cepat lulus," jelas Ibnu.
Sikap kontra yang timbul menyebabkan pandangan yang buruk terhadap hobi yang satu ini.
Namun demikian, para mahasiwa yang gemar memancing tetap melakukan kegiatan ini tanpa memedulikan omongan orang lain terhadapnya.
Memancing sebetulnya memang hobi yang dapat digunakan sebagai isian kegiatan di kala suntuk.
Terlebih lagi, untuk mahasiswa semester tua yang dapat dikatakan terbebani oleh tugasnya yang semakin berat dan sulit.
“Kalau saya, orang lain bebas mau mengatakan apa tentang mancing," kata mahasiswa ISI Surakarta yang bernama Panjol.
"Tapi yang saya rasakan selama ini, kegiatan memancing ini dapat menambah daya kreativitas saya."
"Di sela – sela menungu umpan di makan ikan, saya sembari menikmati alam dan memikirkan ide – ide yang (akan) muncul dari pikiran,” terangnya pada Selasa (26/03).
Sebetulnya anggapan dari narasumber yang pro dan kontra mempunyai maksud dan tujuan yang baik.
Tapi perlu diketahui juga, kegiatan memancing memiliki manfaat yang positif bagi kesehatan.
Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan, pada Selasa (26/03), berikut ini merupakan manfaat memancing.
Pertama untuk menghilangkan penat dan stress yang menjadi beban pikiran.
Kedua sebagai kegiatan yang dapat mengeluarkan hormon dopamine, hormon ini merupakan hormon pemicu kebahagian yang dipunyai oleh tubuh.
Ketiga sebagai sarana untuk melatih sistem kardiovaskular, dalam hal ini peran otak dan otot bekerja saat akan mencari spot mancing dan saat melemparkan kail ke sungai.
Keempat untuk meningkatkan rasa percaya diri, seperti ketika umpan yang diperoleh dimakan oleh ikan rasa kepercayaan diri itu tiba–tiba menguat dan muncul secara signifikan.
Sedangkan, untuk manfaat yang kelima adalah mendapatkan asupan vitamin D yang cukup untuk menjaga kesehatan dan metabolisme tubuh. (mg1/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro