SOLOBALAPAN.COM - Umat Islam di seluruh dunia telah menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini dengan berbagai persiapan.
Pasalnya, di bulan suci Ramadhan ini Allah melimpahkan banyak berkah yang akan diturunkan saat bulan ini.
Selagi melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, kita diharuskan untuk menahan lapar dan dahaga serta menghindari hal-hal yang dapat membatalkan puasa.
Meski berpuasa, tentu kita masih tetap melaksanakan berbagai aktivitas harian.
Agar kita terhindar dari segala sesuatu yang membatalkan, sudah pasti kita harus lebih berhati-hati agar puasa kita tidak sia-sia. Sama halnya ketika menggunakan kosmetik seperti lipstik.
Sebab pemakaiannya yang diaplikasikan ke bibir, hukum tentang penggunaan lipstik seringkali dipertanyakan. Melansir dari radarlawu.jawapos.com, penggunaan lipstik ketika puasa tidaklah membatalkan.
Mengapa bisa begitu? Karena lipstik termasuk dalam kategori kosmetik, yang mana hanya digunakan pada bagian luar saja dan tidak sampai tertelan atau dimasukkan.
Fatwa menambahkan bahwa segala yang diaplikasikan pada permukaan kulit, terlepas dari bahan tersebut diserap oleh tubuh atau tidak, maka hukumnya tidak membatalkan selama tidak tertelan.
Berikut beberapa pendapat ulama tentang penggunaan kosmetik ketika beribadah puasa.
Syaikh Ibnu Baz dalam Majmu’ al-Fatawa (15/260) menjelaskan bahwa kohl atau celak mata tidaklah membatalkan puasa.
Beliau mengibaratkan penggunaan kosmetik ini dengan produk perawatan lain seperti sabun, krim, henna, juga termasuk make up.
Namun, beliau menambahkan jika sebaiknya penggunaan kosmetik atau make up tersebut ketika malam hari atau saat tidak berpuasa.
Syaikh Ibnu ‘Uthaymin dalam Majmu’ al-Fatawa juga mengatakan tidak masalah bagi orang yang sedang berpuasa untuk menggunakan salep untuk mengatasi bibir kering.
Beliau juga memperbolehkan melembabkan bibir atau hidung dengan air, kain, atau sejenisnya. Meski begitu tetap dengan catatan tidak tertelan hingga tenggorokan.
Demikian penjelasan tentang penggunaan lipstik dan produk kosmetik lain untuk orang yang sedang berpuasa supaya kita lebih berhati-hati ketika menjalankan puasa.
Semoga Allah SWT menerima puasa kita dan melimpahkan berkahnya di bulan Ramadhan ini. Aamiin. (mg10/nda)
Editor : Nindia Aprilia