Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Jelang Ramadhan Ziarah Kubur Jadi Salah Satu Tradisi yang Wajib Dilakukan, Berikut Doa Lengkapnya!

Nindia Aprilia • Kamis, 7 Maret 2024 | 20:27 WIB
Ziarah Kubur, momen untuk mengingat pendahulu kita dan menyucikan hati untuk menyambut bulan suci.
Ziarah Kubur, momen untuk mengingat pendahulu kita dan menyucikan hati untuk menyambut bulan suci.

SOLOBALAPAN.COM - Ziarah kubur adalah salah satu kegiatan untuk mengunjungi makam dan juga mendoakan mereka yang telah meninggal dunia.

Tradisi ziarah kubur ini memiliki makna mendalam dalam Islam, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.

Di momen inilah umat muslim bisa merenung, mengingat para pendahulu dan menyucikan jiwa mereka.

Ziarah kubur ini menekankan pentingnya mengenang kematian sebagai pengingat akan kehidupan setelah kematian.

Tradisi ziarah kubur ini menjadi amalan yang lebih ditekankan dan diperbincangkan. Ini merupakan momen yang memiliki banyak makna, dimana umat Muslim mempersiapkan diri secara spiritual untuk menyambut bulan suci Ramadhan.

Rasulullah SAW bersabda “Barang siapa berziarah ke makam bapak atau ibunya, paman atau bibinya, atau berziarah ke salah satu makam keluarganya, maka pahalanya adalah sebesar haji mabrur. Dan barang siapa yang istiqamah berziarah kubur sampai datang ajalnya maka para malaikat akan selalu menziarahi kuburannya."

Dikutip dari radarkudus, sebuah hadis Nabi Muhammad SAW menyebutkan keutamaan ziarah kubur sebagai berikut :

“Dahulu saya melarang kalian berziarah kubur, tapi (sekarang) berziarahlah kalian, sesungguhnya ziarah kubur dapat melunakkan hati, menitikkan (air) mata, mengingatkan pada akhirat, dan janganlah kalian berkata buruk (saat ziarah).” (HR. Hakim).

Berikut salah satu doa yang bisa dibaca saat ziarah kubur :

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الذُّنُوبِ والْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ

الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّار, وَافْسَحْ لَهُ فِي قَبْرِهِ، ونَوِّرْ لَهُ فِيهِ

Allahummaghfìrlahu war hamhu wa 'aafìhìì wa'fu anhu, wa akrìm nuzuulahu wawassì' madholahu, waghsìlhu bìl maa'ì watssaljì walbaradì, wa naqqìhì, mìnaddzzunubì wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mìnad danasì.

Wabdìlhu daaran khaìran mìn daarìhì wa zaujan khaìran mìn zaujìhì. Wa adkhìlhul jannata wa aìdzhu mìn adzabìl qabrì wa mìn adzabìnnaarì wafsah lahu fì qabrìhì wa nawwìr lahu fìhì.

Artinya : "Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran." (mg9/nda)

Editor : Nindia Aprilia
#makam #kubur #ziarah #ramadhan #islam