Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Beda Versi Awal Ramadhan 2024, Begini Pandangan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama dalam Menentukan Awal Puasa

Nindia Aprilia • Senin, 4 Maret 2024 | 22:57 WIB
Pemantauan yang dilakukan petugas falakiyah melakukan ru
Pemantauan yang dilakukan petugas falakiyah melakukan ru

SOLOBALAPAN.COM - Umat Muslim di seluruh dunia termasuk indonesia akan segera menyambut bulan suci Ramadan 2024, dimana menjadi bulan yang ditunggu untuk menjalankan ibadah puasa.

Kapan awal Ramadhan 2024?

Di Indonesia sendiri Pemerintah selaku Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) akan menentukan 1 Ramadhan 1445 H melalui sidang isbat.

Diketahui sidang isbat ini akan digelar pada tanggal 10 Maret 2024 oleh Kementrian Agama Republik Indonesia.

Sidang ini akan digelar di Auditorium Kementerian Agama, Jl. M.H. Thamrim, Jakarta Pusat, melalui 134 titik pemantauan hilal yang disebar di seluruh Indonesia.

Sementara itu, dua organisasi besar Islam di Indonesia yaitu Muhammadiyah dan Nahdhatul Ulama telah menetapkan awal puasa jauh-jauh hari yang ternyata memiliki perbedaan.

Awal Ramadhan 2024 Menurut Muhammadiyah

Dilansir dari website resmi Muhammadiyah (4/3), Muhammadiyah telah mengumumkan penetapan 1 Ramadhan 1445 H akan jatuh pada tanggal 11 Maret 2024.

Sekertaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menjelaskan bahwa keputusan penetapan tersebut berdasarkan metode Hisab Wujudul Hilal Hakiki.

Penetapan awal Ramadhan menurut Muhammadiyah juga tertuang di dalam Maklumat No 1/MLM/I.0/E/2024 yang telah ditandatangani oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti pada tanggal 12 Januari 2024.

Awal Ramadhan 2024 Menurut Nahdhatul Ulama

Lembaga Falakiayah Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (LF PBNU) memprediksi awal Ramadhan tahun ini bertepatan dengan tanggal 12 Maret 2024 seperti yang dilansir melalui website resmi Nahdhatul Ulama.

Prediksi ini berdasarkan pengamatan terhadap posisi hilal dari sisi tinggi maupun sudutnya.

Metode yang digunakan Nahdhatul Ulama sama dengan metode yang digunakan pemerintah yaitu melalui Rukyatul Hilal.

Ketua LF PBNU Kiai Sirril menyatakan bahwa melalui pengamatan, hilal tidak mungkin dapat dirukyat pada 29 Sya’ban 1445 H atau 10 Maret 2024. (Mg9/nda)

Editor : Nindia Aprilia
#Nadhatul Ulama #muhammadiyah #puasa #ramadhan #hilal #pemerintah