SOLOBALAPAN.COM - Belakangan ini proyek pembangunan rel layang di Kota Solo menjadi sorotan oleh banyak masyarakat.
Pasalnya rel layang ini akan menjadi salah satu solusi untuk kemacetan yang kerap terjadi di perlintasan kereta api simpang tujuh joglo.
Upaya ini merupakan salah satupembangunan rel ganda yang dibuat melayang hingga tidak lagi sebidang dengan jalan raya.
Dilansir dari pemkot surakarta, pembangunan rel ganda layang untuk kereta api solo balapan - kalioso dan rekayasa simpang joglo merupakan kerja sama Kementrian Perhubungan dan PUPR.
Kemudian juga dari Pemerintah Provinsi Jateng dan Pemkot Surakarta yang bersinergi untuk melakukan penataan perlintasan kereta api.
Dalam pembangunan ini terungkap bahwa jembatan layang ini menjadi yang paling panjang di Indonesia nantinya.
Mulanya pembangunan rel layang ini sepanjang 18 KM, dengan mengadopsi kearifan lokal Kota Solo.
Yaitu Batik Sidomukti, Pasar Klewer dan Keraton. Kemudian juga proyel rel ganda KA Solo Balapan-Kalioso sepanjang 10 KM.
Setelah diselesaikan, jalur kereta di simpang joglo ini memiliki frekuensi pergerakan kereta api yang cukup padat.
Apalagi jalur ini akan dilewati oleh tiga jenis kereta api yakni untuk kereta api jarak jauh (penumpang dan barang), Kereta Bandara Adi Sumarno (BIAS), dan Kereta komputer Solo-Jogja.
Nah, tentunya dengan pembangunan rel kereta layang ini akan meminimalisir kemacetan yang ada disana dan mastinya makin lancar jaya. (nda)