SOLOBALAPAN.COM - Bagi pejuang karir, Informasi terkait lowongan kerja (loker) memang sangatlah dibutuhkan. Namun saat ini marak beredar loker palsu di media sosial.
Loker tersebut mengatas namakan perusahaan besar seperti Rumah Sakit dan layanan kesehatan juga beberapa perusahaan lainnya.
Maka dari itu, pejuang karir di Solo harus berhati-hati saat memilih Loker. Apalagi jika informasnya tidak begitu jelas.
Biasanya, informasi loker dengan mudah didapatkan melalui Instagram, facebook, google, twitter dan informasi lainnya.
Media sosial ini tidak terlalu disaring hingga pejuang karir sendiri yang harus menyaring informasi tersebut.
Pasalnya akhir - akhir ini marak informasi lowongan kerja palsu yang banyak beredar diluaran sana.
Bahkan ada yang kena tipu karena diminta untuk membayar biaya registrasi dan sebagainya.
Nah, berikut ini beberapa tips yang bisa kamu lakukan agar tidak tertipu adanya loker palsu yang beredar di luar sana.
1. Jangan Mudah Percaya dengan Loker Perusahaan Besar
Baca Juga: Simak Dan Teliti Dengan Baik, Ini Beberapa Jurusan Di Universitas Sebelas Maret Solo
Informasi terkait lowongan pekerjaan besar biasa muncul di google saat mencari lowongan pekerjaan.
Biasanya ada Rumah Sakit besar yang tersebar di seluruh Indonesia dan membuka lowongan dibeberapa bagian.
Nah, mereka akan memberikan form pengisian formulir. Kemudian mengundang pejuang karir untuk melakukan test melalui emailnya.
Nanti mereka akan memberikan surat, bahkan tahapan seleksi dan kemudian diminta untuk membayar transport dan pengiapan untuk training.
2. Loker di Unggah Berulang Kali di Media Sosial
Pejuang karir perlu waspada jika loker tersebut diunggah beberapa kali di media sosial.
Apalagi dengan format yang sama dan seolah-olah melakukan spam postingan di berbagai media sosial.
3. Lihat Dulu Media Sosial Perusahaan
Pejuang karir bisa menyaksikan media sosial perusahaan, apabila tidak jelas dan informasinya tidak detail maka lebih baik jangan diikuti.
4. Jangan Mau Jika Diminta Untuk Membayar Diawal
Biasanya perusahaan yang melakukan penipuan akan meminta pejuang karir untuk membayarkan sejumlah uang.
Mulai dari membayar registrasi hingga membayar sragam bahkan juga training untuk test yang dilakukan beberapa hari.
5. Ikuti Akun Perusahaan dan Lebih Baik Daftar Langsung Melalui Perusahaan
Baca Juga: Lagi Nyari Perpustakaan di Solo? Berikut Beberapa Perpustakaan Terkenal yang Bisa Kamu Kunjungi
Banyak diluar sana yang mengatasknamakan perusahaan terkenal dengan instagram maupun media sosial lainnya.
Nah pasti itu ada bedanya, jadi harus teliti dan gali informasi sebanyak mungkin terkait perusahaan sebelum mengajukan lamaran kesana.
Cari tau email atau wa perusahaan, karena biasanya kamu akan dihubungi melalui media sosial tersebut.
Nah itu tadi beberapa tips yang bisa dilakukan agar pejuang karir tidak kena tipu. Apalagi sampai mengeluarkan banyak uang untuk melamar pekerjaan yang endingnya kena tipu. (nda)
Editor : Nindia Aprilia