Bukan Cuma Biar Gaya, Ini Manfaat Memasang Behel Gigi untuk Kesehatan!

Ferry Ardi Susanto • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 18:11 WIB
Manfaat memasang behel pada gigi.(GeminiAI).
Manfaat memasang behel pada gigi. (GeminiAI)

SOLOBALAPAN.COM - Penggunaan behel atau kawat gigi sering kali diidentikkan dengan tren penampilan, atau sekadar kebutuhan estetika untuk mendapatkan senyum yang rapi.

Namun dalam dunia kedokteran gigi, fungsi utama behel melampaui urusan gaya semata.

Merapikan struktur gigi yang tidak rata atau berantakan (maloklusi) sebenarnya merupakan langkah krusial untuk menjaga kesehatan mulut dan tubuh secara keseluruhan.

Baca Juga: Tiga Hari Digarap, Koreo Gatotkaca Brada Sista SMA Warga Jadi Senjata di Tribun DBL 2026

1. Memudahkan Pembersihan Gigi dan Mencegah Gigi Berlubang

Gigi yang saling bertumpuk atau tumbuh tidak beraturan menciptakan banyak celah sempit yang sulit dijangkau oleh bulu sikat gigi maupun benang gigi.

Menghilangkan Penumpukan Plak: Ketika gigi sudah dirapikan dengan behel, sisa makanan tidak lagi mudah terselip di area yang sulit dibersihkan.

Baca Juga: Tongkat Komando Berganti! Presiden Prabowo Resmi Lantik Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto

Mencegah Karang Gigi dan Karies: Kebersihan gigi yang lebih mudah dijaga secara otomatis menekan risiko pembentukan plak, karang gigi, hingga karies (gigi berlubang) yang dipicu oleh akumulasi bakteri.

2. Mengurangi Risiko Penyakit Gusi 

Struktur gigi yang tidak rapi memberikan tekanan abnormal pada gusi dan tulang penyangga gigi.

Menjaga Kesehatan Gusi: Gigi yang menumpuk dapat menyebabkan gusi tertekan, mudah berdarah, dan meradang (gingivitis).

Mencegah Kerusakan Tulang Rahang: Peradangan gusi yang dibiarkan tanpa penanganan dapat berkembang menjadi periodontitis, yaitu infeksi serius yang merusak jaringan lunak dan tulang penyangga gigi hingga menyebabkan gigi goyang atau tanggal.

3. Memperbaiki Fungsi Pengunyahan dan Pencernaan

Proses pencernaan makanan sebenarnya dimulai dari mulut.

Baca Juga: Mengenal Perbedaan Lotek, Ketoprak, dan Gado-Gado: Tiga Kuliner Nusantara dengan ciri khas Bumbu Kacang

Posisi gigitan yang tidak pas (bite problems) seperti overbite (tonggos) atau underbite (gigi bawah lebih maju) dapat mengganggu fungsi kunyah.

Pengunyahan Optimal: Behel membantu menyelaraskan posisi gigi atas dan bawah sehingga makanan dapat dikunyah menjadi partikel yang lebih halus.

Meringankan Kerja Lambung: Makanan yang dikunyah dengan sempurna memudahkan organ pencernaan (seperti lambung dan usus) dalam menyerap nutrisi dan mencerna makanan tanpa bekerja ekstra keras.

4. Mencegah Gangguan Sendi Rahang (TMJ) dan Sakit Kepala

Gigitan yang tidak merata memaksa otot-otot rahang bekerja lebih keras dan tidak seimbang saat mengunyah atau berbicara.

Meringankan Beban Sendi Rahang: Tekanan abnormal pada rahang dapat memicu gangguan pada sendi temporomandibular (Temporomandibular Joint Disorder / TMJ).

Meredakan Nyeri Kronis: Gangguan TMJ sering kali menyebabkan gejala seperti rahang berbunyi klik, nyeri rahang, hingga sakit kepala kronis dan nyeri leher.

Penyesuaian posisi gigi melalui behel dapat meredakan ketegangan otot tersebut.

Baca Juga: Disetujui! Komisi III DPR Restui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri Gantikan Listyo Sigit

5. Memperbaiki Gangguan Bicara dan Pernapasan

Posisi gigi dan rahang berpengaruh besar terhadap pola artikulasi suara saat berbicara.

Pengucapan Kata yang Lebih Jelas: Celah antar gigi yang terlalu lebar atau posisi gigi depan yang terlalu maju dapat menyebabkan kebiasaan efusi udara (pelo) saat menyebutkan huruf-huruf tertentu (seperti 'S' atau 'Z').

Mendukung Saluran Pernapasan: Pada beberapa kasus ortodonti anak atau remaja, penyesuaian lebar rahang juga membantu membuka saluran pernapasan atas sehingga mengurangi kebiasaan bernapas lewat mulut (mouth breathing).

Mengingat behel merupakan tindakan medis yang kompleks, penting bagi masyarakat untuk memperhatikan hal-hal berikut:

Konsultasi dengan dokter gigi spesialis (Ortodontis).

Pastikan penanganan dilakukan oleh tenaga medis profesional yang memiliki kompetensi di bidang ortodonti, bukan di salon kecantikan atau tukang gigi ilegal.

Perawatan behel membutuhkan waktu bertahun-tahun serta kedisiplinan dalam menjaga kebersihan mulut dan rutin kontrol berkala.

Baca Juga: Prediksi Line-Up Timnas Indonesia vs Bangladesh: Mitchell Baker Ujung Tombak, Ole Romeny Jenderal Lapangan!

Memasang behel gigi bukan sekadar mengikuti tren, melainkan investasi jangka panjang bagi kesehatan tubuh, kenyamanan mengunyah. (cindy amelia putri)

Editor : Ferry Ardi Susanto
cindy amelia putri kesehatan behel gigi manfaat gigi