Kandungan Nutrisi Jamur: Ada Vitamin D Hingga Antioksidan Penangkal Radikal Bebas

Ferry Ardi Susanto • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 19:45 WIB
Ilustrasi,manfaat mengkonsumsi jamur.Sumber(Googlefoto).
Ilustrasi manfaat mengkonsumsi jamur. (Googlefoto)

SOLOBALAPAN.COM - Jamur kerap dianggap sekadar bahan pelengkap masakan karena teksturnya yang kenyal dan rasanya yang gurih alami.

Namun, di balik bentuknya yang sederhana, bahan pangan ini menyimpan profil nutrisi yang luar biasa.

Jamur menjadi salah satu dari sedikit sumber nabati yang mampu menyediakan vitamin D alami sekaligus senyawa antioksidan kuat untuk menangkal radikal bebas.

Jamur disebut berpotensi mendukung kesehatan otak karena mengandung ergothioneine (ergo), asam amino langka dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasi.

Para peneliti meyakini, kandungan ergo pada jamur membantu melindungi sel otak dari stres oksidatif dan peradangan yang berkaitan dengan penurunan fungsi kognitif.

Baca Juga: Bawa The Haunting! Call of Duty Black Ops 7 dan Warzone Season 6 Rilis pada 17 September

Kadar ergo yang lebih rendah dalam darah berkaitan dengan skor memori dan fungsi kognitif yang lebih buruk.

Orang dengan demensia bahkan tercatat memiliki kadar ergo lebih rendah dibandingkan orang yang sehat secara kognitif.

konsumsi jamur dengan fungsi kognitif yang lebih baik.

Studi di Jepang misalnya, menemukan perempuan yang mengonsumsi sedikitnya 15 gram jamur per hari memiliki risiko demensia lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsinya.

Sementara studi di Inggris selama 18 tahun menemukan konsumen jamur secara rutin memiliki kinerja kognitif lebih baik di berbagai bidang.

1. Sumber Vitamin D Nabati yang Unik

Salah satu keunggulan utama jamur terletak pada kemampuannya memproduksi vitamin D.

Sama seperti kulit manusia, jamur yang terpapar sinar matahari atau sinar ultraviolet (UV) dapat mengubah kandungan ergosterol di dalamnya menjadi vitamin D2.

Kandungan vitamin D ini sangat berperan penting dalam membantu penyerapan kalsium dan fosfor oleh tubuh, menjaga kesehatan tulang dan gigi, serta menunjang fungsi sistem kekebalan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.

2. Antioksidan Kuat Penangkal Radikal Bebas

Selain kaya akan vitamin, jamur juga mengandung dua jenis antioksidan kuat yang jarang ditemukan dalam konsentrasi tinggi pada bahan pangan lain, yaitu ergotionein dan glutasion.

Khasiatnya untuk mencegah stres oksidatif. 

Senyawa antioksidan ini bekerja melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang bersumber dari polusi, asap rokok, hingga sisa metabolisme.

Selain itu, juga memperlambat penuaan sel.

Antioksidan pada jamur membantu menjaga kesehatan jaringan tubuh dan berpotensi menekan risiko penyakit degeneratif seiring bertambahnya usia.

3. Penyokong Imunitas dan Kesehatan Usus

Tidak berhenti di situ, jamur juga mengandung beta-glukan, yaitu bentuk serat larut yang terbukti ampuh merangsang aktivitas sel-sel pertahanan tubuh.

Serat ini sekaligus bertindak sebagai prebiotik yang menjadi sumber makanan bagi bakteri baik (microbiome) di dalam usus besar.

Pencernaan yang sehat dan seimbang secara langsung akan memperkuat daya tahan tubuh secara keseluruhan.

Baca Juga: Si Kecil Manis Kaya Nutrisi, Banyak Khasiat Kismis Yang Baik Untuk Tubuh

Para ahli gizi menyarankan agar jamur tidak diolah dengan metode goreng deep-fry menggunakan minyak berlebih, karena dapat merusak sebagian kandungan nutrisinya.

Pengolahan terbaik adalah dengan cara menumis cepat, memanggang (grilling), atau mengukus dalam waktu singkat.

Dengan cara ini, tekstur jamur tetap lezat dan kandungan gizi di dalamnya dapat diserap tubuh secara optimal. (cindy amelia putri)

Editor : Ferry Ardi Susanto
cindy amelia putri kesehatan manfaat khasiat jamur