Sering Mual dan Pusing Di Perjalanan, Ini Cara Mudah Mengatasinya

Ferry Ardi Susanto • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 18:17 WIB
Ilustrasi Mabuk Perjalanan.Sumber(Googlefoto).
Ilustrasi seorang anak mabuk di tengah perjalanan naik mobil pribadi. (Googlefoto).

SOLOBALAPAN.COM - Pernahkah mengalami mabuk perjalanan atau motion sicknees saat bepergian jauh menggunakan kendaraan umum maupun pribadi?

Rasa mual, pusing, hingga muntah bisa muncul tiba tiba akibat ketidaksesuaian sinyal yang diterima mata, telinga dalam, dan sistem saraf saat tubuh bergerak.

Mabuk saat perjalanan biasanya terjadi dalam beberapa menit setelah merasakan gerakan, serta berlangsung selama ber jam-jam setelah gerakan berhenti.

Kondisi ini sering dimulai dengan perasaan hangat, berkeringat, dan pusing.

Jika kondisi makin memburuk, mual akan muncul dan menyebabkan muntah.

Baca Juga: Bukan Cuma Bikin Mabuk, Ini Efek Alkohol pada Tubuh

Tapi jangan khawatir, ada sejumlah tips untuk menghindari mabuk perjalanan.

Salah satunya dengan mengatur posisi duduk. Sebab posisi duduk sangat memengaruhi tingkat kestabilan tubuh selama perjalanan.

Jika mengendarai angkutan darat, usahakan pilih posisi duduk di kursi bagian depan. Terutama yang berhadapan langsung dengan kaca depan kendaraan.

Kemudian saat bepergian dengan pesawat terbang, pilih kursi di bagian tengah atau tepat di atas sayap

Lalu bagaimana jika bepergian dengan kapal laut? Sebab armada satu ini sangat rawan membikin penumpang mabuk laut.

Solusinya, pilih tempat duduk di dek bagian tengah, terutama yang berada di level lebih rendah. Lokasi ini akan meminimalkan guncangan saat menempuh perjalanan di laut.

Tips berikutnya, hindari membaca buku, melihat peta, atau menatap layar ponsel di perjalanan.

Kebiasaan ini memaksa mata fokus pada benda diam, sementara tubuh merasakan pergerakan. Ini memicu bentrok sinyal di otak.

Sebaiknya, tatap garis horizon atau pemandangan lurus ke arah depan.

Baca Juga: Nyeri Sendi Datang Tiba-tiba? Asam Urat Diam-diam Mengintai Lansia, Ini Gejala dan Cara Ampuh Mencegahnya

Selanjutnya, atur sirkulasi udara di dalam kendaraan. Udara pengap atau bau menyengat dalam kabin dapat memperparah rasa mual.

Solusinya, buka sedikit jendela mobil untuk mendapatkan udara segar, atau arahkan ventilasi AC langsung ke wajah.

Udara dingin yang mengalir dapat membantu menenangkan sistem saraf.

berikutnya, hindari makan terlalu kenyang sebelum berangkat.

Konsumsi makanan ringan yang mudah dicerna. Serta hindari makanan yang terlalu berminyak, pedas, asam, atau tinggi lemak yang bisa memicu asam lambung naik.

Tips lainnya, yakni manfaatkan aromaterapi dan bahan alami.

Aroma minyak kayu putih, pipermin, atau cengkeh terbukti ampuh meredakan pusing dan rasa mual.

Selain itu, mengonsumsi permen jahe atau air jahe hangat dapat membantu menenangkan pencernaan, sebelum dan selama perjalanan.

Solusi selanjutnya, yakni konsumsi bbat antimabuk.

Jika sering mengalami mabuk berat, konsumsi obat pemicu kantuk atau antihistamin sekira 30-60 menit sebelum berangkat.

Baca Juga: Menghadapi Musim Hujan: Bahaya Penyakit yang Mengintai dan Cara Mencegahnya

Jika dalam perjalanan mulai merasa mulai pusing, pejamkan mata, sandarkan kepala, dan tarik napas dalam-dalam secara perlahan hingga rasa mual mereda. Atau bisa menuju ke fasilitas kesehatan terdekat untuk beristirahat sejenak. (Cindy Amelia Putri)

Editor : Ferry Ardi Susanto
Mabuk Perjalanan pusing solusi tips mual