SOLOBALAPAN.COM – Sembelit atau susah buang air besar (BAB) merupakan gangguan pencernaan yang cukup sering dialami. Kondisi ini dapat membuat perut terasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Salah satu faktor yang dapat berkontribusi terhadap sembelit adalah kurangnya asupan serat dan cairan. Karena itu, mencukupi kebutuhan air dan mengonsumsi makanan kaya serat menjadi bagian penting untuk menjaga kesehatan pencernaan.
Buah semangka bisa menjadi salah satu pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan harian. Buah dengan nama ilmiah Citrullus lanatus ini memiliki kandungan air yang sangat tinggi sehingga dapat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Namun, semangka tidak sebaiknya dijadikan satu-satunya sumber serat. Untuk menjaga pencernaan tetap sehat, kebutuhan serat perlu dipenuhi melalui beragam makanan, seperti sayuran, buah-buahan lain, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
Baca Juga: AC Mobil Tidak Dingin? Bukan Cuma Freon, Ini 4 Penyebab yang Perlu Diketahui
Tinggi Kandungan Air
Semangka dikenal sebagai buah dengan kandungan air yang tinggi. Kandungan tersebut membuat semangka dapat menjadi salah satu pilihan makanan untuk membantu memenuhi asupan cairan tubuh.
Kecukupan cairan berperan penting dalam menjaga konsistensi tinja. Ketika tubuh kekurangan cairan, tinja dapat menjadi lebih keras sehingga lebih sulit dikeluarkan.
Selain cairan, semangka juga mengandung serat. Meski demikian, jumlah serat dalam semangka relatif tidak tinggi jika dibandingkan dengan beberapa buah dan makanan berserat lainnya.
Karena itu, mengonsumsi semangka dapat menjadi bagian dari pola makan untuk mendukung kesehatan pencernaan, tetapi tetap perlu diimbangi dengan sumber serat lainnya.
Bagaimana Semangka Membantu Pencernaan?
Ada beberapa alasan semangka dapat menjadi pilihan makanan yang mendukung kelancaran pencernaan.
1. Membantu memenuhi kebutuhan cairan
Kandungan air yang tinggi membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi. Asupan cairan yang cukup penting untuk membantu mempertahankan konsistensi tinja agar tidak terlalu keras.
2. Mengandung serat
Serat merupakan bagian penting dalam pola makan untuk menjaga fungsi pencernaan. Serat membantu meningkatkan massa tinja dan mendukung pergerakan usus.
Namun, kandungan serat semangka tidak terlalu tinggi. Karena itu, kebutuhan serat sebaiknya juga diperoleh dari sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan buah-buahan lainnya.
Baca Juga: Secantik Namanya, Kue Nona Manis Punya Rasa Semanis Penampilannya
3. Menjadi pilihan makanan yang menyegarkan
Semangka dapat dikonsumsi langsung sebagai buah segar sekaligus membantu menambah asupan cairan. Hal ini menjadikannya pilihan yang praktis, terutama ketika cuaca sedang panas.
Semangka Mengandung Beragam Nutrisi
Selain air dan serat, semangka juga mengandung sejumlah zat gizi dan senyawa yang bermanfaat bagi tubuh.
Salah satunya adalah likopen, yaitu senyawa antioksidan yang memberikan warna merah pada daging buah semangka. Semangka juga mengandung kalium serta sejumlah vitamin dan mineral.
Namun, klaim bahwa kandungan likopen secara khusus dapat “meredakan peradangan pada saluran pencernaan” atau magnesium pada semangka dapat secara langsung merelaksasi otot usus sebaiknya tidak dijadikan dasar untuk mengobati sembelit.
Manfaat utama semangka dalam konteks sembelit lebih berkaitan dengan kandungan air dan kontribusinya terhadap pola makan secara keseluruhan.
Lebih Baik Dikonsumsi Langsung
Jika ingin mendapatkan manfaat dari semangka, buah ini dapat dikonsumsi langsung dalam bentuk potongan segar.
Membuat jus semangka tanpa tambahan gula juga bisa menjadi pilihan. Namun, mengonsumsi buah secara utuh memungkinkan asupan serat tetap dipertahankan dibandingkan jika buah diolah dan ampasnya dibuang.
Baca Juga: Bulu Ketiak Tak Lagi Dicukur, Kini Diwarnai Merah Muda hingga Hijau, Tren Apa Ini?
Untuk membantu mengatasi sembelit, jangan hanya mengandalkan satu jenis buah. Perbanyak konsumsi makanan berserat secara bertahap, cukupi kebutuhan cairan, dan tetap aktif bergerak.
Jika sembelit berlangsung terus-menerus, sangat mengganggu, atau disertai gejala seperti darah pada tinja, nyeri perut hebat, muntah, maupun penurunan berat badan yang tidak diketahui penyebabnya, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Intinya, semangka bisa menjadi bagian dari pola makan yang mendukung pencernaan, tetapi bukan obat tunggal untuk mengatasi sembelit. (cindy amelia putri).
Editor : Andi Aris WidiyantoSumber : solobalapan.com