Bukan Sekadar Buah Segar, Ini Khasiat Kiwi Yang Baik Untuk Kesehatan

Ferry Ardi Susanto • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 13:06 WIB
Ilustrasi Buah Kiwi. (AI Generated)
Ilustrasi Buah Kiwi. (AI Generated)

SOLOBALAPAN.COM - Di balik kulitnya yang kecokelatan dan daging buah berwarna hijau dengan biji-biji hitam kecil, kiwi menyimpan sederet nutrisi yang membuatnya layak masuk dalam daftar buah pilihan untuk melengkapi pola makan sehari-hari.

Kiwi dikenal sebagai salah satu buah yang kaya vitamin C.

Bahkan data USDA menunjukkan satu buah kiwi dengan berat sekira 69 gram, mengandung 71 miligram vitamin C, plus 2 gram serat pangan.

Kandungan vitamin C tersebut berperan dalam mendukung fungsi normal sistem kekebalan tubuh, sekaligus membantu tubuh melawan dampak stres oksidatif melalui aktivitas antioksidan.

Tak hanya mengandalkan vitamin C, kiwi juga mengandung serat, vitamin E, folat, kalium, karotenoid serta berbagai senyawa bioaktif yang membuat buah ini memiliki profil nutrisi cukup beragam.

Salah satu manfaat buah Kiwi yang paling banyak mendapat perhatian peneliti adalah kaitannya dengan kesehatan pencernaan, terutama karena kombinasi serat dan enzim alami bernama aktinidin yang dapat membantu proses pemecahan protein.

Baca Juga: Menang Uji Coba 3-0 Atas Persekabpas, Pelatih Persis Solo Soroti Chemistry Skuad Laskar Sambernyawa

Sejumlah penelitian pada manusia juga menunjukkan, konsumsi kwi dapat membantu menjaga keteraturan buang air besar.

Meski diakui, kekuatan bukti ilmiahnya masih berbeda-beda dan penelitian lanjutan tetap diperlukan.

Sebuah tinjauan sistematis dan meta-analisis yang melibatkan tujuh uji klinis acak dengan 399 peserta, menemukan bahwa kiwi atau ekstraknya berpotensi meningkatkan frekuensi buang air besar.

Sekaligus mengurangi nyeri perut pada orang dengan sembelit.

Meskipun para peneliti menilai kepastian sebagian bukti masih rendah.

Kandungan serat dalam kiwi juga dapat membantu membentuk tekstur tinja yang lebih baik, serta mendukung pergerakan isi saluran pencernaan.

Sehingga buah ini menarik sebagai bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan usus.

Baca Juga: Live Shopping Ubah Cara Orang Berjualan, Trik Mudah Gaet Pembeli

Selain urusan pencernaan, kandungan kalium dalam kiwi turut menjadi nilai tambah.

Sebab mineral tersebut merupakan salah satu nutrien penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi fisiologis.

Namun, kiwi bukanlah buah ajaib yang dapat menggantikan pengobatan atau otomatis mencegah penyakit tertentu.

Sebab manfaat kesehatan paling tepat, dipahami sebagai bagian dari pola makan seimbang yang juga mencakup beragam buah, sayuran, protein, dan sumber pangan bergizi lainnya.

Bagi masyarakat yang ingin menjadikan kiwi sebagai bagian dari menu harian, buah ini dapat dikonsumsi langsung, dicampurkan ke yoghurt, salad buah, atau oatmeal tanpa harus mengubahnya menjadi minuman dengan tambahan gula.

Meski demikian, orang yang memiliki alergi terhadap kiwi perlu berhati-hati.

Sebab buah ini dapat memicu reaksi alergi pada sebagian orang, mulai dari gejala ringan di sekitar mulut hingga reaksi berat pada kasus tertentu.

Pada akhirnya, daya tarik kiwi bukan hanya terletak pada rasa manis-asamnya yang khas, tetapi juga pada kombinasi vitamin, serat, mineral dan senyawa bioaktif yang menjadikannya salah satu pilihan buah yang menarik untuk mendukung pola makan sehat. (siti putri lestari) 

Editor : Ferry Ardi Susanto
Kiwi kesehatan buah manfaat khasiat