Bukan Cuma Bikin Mabuk, Ini Efek Alkohol pada Tubuh

Adi Pras • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:44 WIB
Ilustrasi efek konsumsi alkohol terhadap kesehatan tubuh. (AI Generated)
Ilustrasi efek konsumsi alkohol terhadap kesehatan tubuh. (AI Generated)

SOLOBALAPAN.COM - Minum alkohol mungkin bagi sebagian orang hanya dianggap sebagai bagian dari pergaulan. Ada yang meminumnya saat berkumpul dengan teman, merayakan sesuatu, atau sekadar menemani suasana.

Efek yang muncul setelahnya juga sering dianggap biasa. Kepala mulai terasa ringan, tubuh menghangat, bicara menjadi lebih banyak, atau rasa kantuk perlahan datang.

Padahal, perubahan tersebut menunjukkan bahwa alkohol sudah memengaruhi kerja tubuh.

Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 memasukkan konsumsi minuman beralkohol sebagai salah satu indikator perilaku kesehatan yang dipantau secara nasional. Survei ini menjadi salah satu gambaran terbaru mengenai kondisi kesehatan dan perilaku masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Promosi Miras Newport Bermodus Hafalan Alquran di The Sounds Project Tuai Kecaman, Netizen Incar Kantor OT Grup Cengkareng

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi setelah alkohol masuk ke tubuh?

Pikiran dan Gerakan Bisa Berubah

Salah satu dampak yang paling mudah terlihat adalah perubahan pada cara seseorang berpikir dan bertindak.

Setelah minum, seseorang bisa menjadi lebih banyak bicara, sulit berkonsentrasi, atau kurang mampu menjaga keseimbangan.

Dalam jumlah yang lebih banyak, pengaruhnya bisa semakin berat. Kemenkes menjelaskan konsumsi alkohol berlebihan dapat menyebabkan keracunan, kehilangan kesadaran, bahkan kejang.

Baca Juga: Keraton Solo Sempat Jadi Daerah Istimewa, Mengapa Statusnya Berakhir pada 1946?

Karena itu, orang yang terlihat masih bisa berbicara atau berjalan setelah minum belum tentu berada dalam kondisi normal.

Lambung Ikut Merasakan

Keluhan seperti mual dan muntah juga cukup sering muncul setelah seseorang minum alkohol.

Tubuh memberikan respons ketika alkohol masuk dalam jumlah tertentu. Jika dikonsumsi secara berlebihan, dampaknya tidak hanya berhenti pada rasa tidak nyaman yang muncul setelah minum.

Masalah dapat menjadi lebih serius ketika kebiasaan tersebut dilakukan berulang kali. Gangguan pada berbagai organ tubuh bisa muncul seiring waktu.

Baca Juga: Jejak Perjuangan Rakyat Boyolali pada Masa Revolusi

Hati Tidak Bisa Diabaikan

Hati menjadi salah satu organ yang perlu diperhatikan ketika membicarakan alkohol.

Organ ini berperan dalam memproses zat yang masuk ke dalam tubuh, termasuk alkohol. Ketika jumlah yang diproses terlalu banyak dan berlangsung terus-menerus, hati dapat mengalami kerusakan.

Konsumsi alkohol dalam jumlah banyak dan dalam jangka panjang dapat berkaitan dengan kerusakan hati hingga sirosis.

Yang membuatnya sering luput disadari adalah kerusakan hati tidak selalu langsung menimbulkan keluhan. Seseorang masih bisa beraktivitas seperti biasa ketika masalah pada organ tersebut mulai berkembang.

Baca Juga: On This Day: 11 Kejadian Penting Di Tanggal 11 Agustus! Lahirnya Arema Hingga Penutupan Olimpiade Paris

Risikonya Tidak Berhenti pada Mabuk

Alkohol juga berkaitan dengan risiko penyakit yang dampaknya baru terlihat dalam waktu lebih panjang.

Kemenkes pada 2025 menyebut konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan risiko sejumlah jenis kanker, termasuk kanker hati, mulut, tenggorokan, kerongkongan, dan usus besar.

Risiko tersebut membuat alkohol tidak cukup dilihat hanya dari efek sesaat setelah diminum.

Rasa pusing atau kantuk mungkin hilang setelah beberapa waktu. Namun, kebiasaan minum yang terus berulang dapat membawa persoalan lain bagi kesehatan.

Baca Juga: Kabar Terbaru SEVENTEEN, Min-gyu, Seung-kwan, dan Dino Segera Wajib Militer

Jangan Hanya Melihat Efek Sesaat

Mabuk memang menjadi efek yang paling mudah dikenali. Namun, pengaruh alkohol terhadap tubuh jauh lebih luas dari sekadar membuat seseorang kehilangan kendali.

Semakin sering alkohol dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, semakin besar pula perhatian yang perlu diberikan terhadap dampaknya bagi kesehatan.

Memahami efek tersebut penting agar alkohol tidak hanya dipandang sebagai bagian dari pergaulan atau hiburan. Tubuh tetap menerima dan memproses setiap alkohol yang masuk, meskipun efeknya tidak selalu langsung terasa. (Rahma Azra Calista)

Editor : Adi Pras
Sumber : Berbagai Sumber
Rahma Azra Calista kesehatan kanker alkohol gaya hidup