Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Solo Genjot Health Tourism, Disbudpar Gandeng Rumah Sakit Unggulan Kenalkan Layanan Medis

Silvester Kurniawan • Rabu, 19 November 2025 | 00:48 WIB

Disbudpar) Kota Surakarta terus menggenjot program Health Tourism dengan menggandeng sejumlah rumah sakit ternama di Kota Solo
Disbudpar) Kota Surakarta terus menggenjot program Health Tourism dengan menggandeng sejumlah rumah sakit ternama di Kota Solo

SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surakarta terus menggenjot pengenalan program Health Tourism dengan menggandeng sejumlah rumah sakit ternama di Kota Bengawan.

Dalam kegiatan terbaru, Disbudpar turut menghadirkan para pelaku industri pariwisata untuk mengenal langsung layanan unggulan di berbagai fasilitas kesehatan di Solo.

Kabid Destinasi dan Pemasaran Pariwisata Disbudpar Surakarta, Gembong Hadi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mengenalkan dua fokus utama Health Tourism, yakni Wellness Tourism dan Medical Tourism.

Baca Juga: Bojan Hodak Tak Bantah Rumor soal Isu Latih Timnas Indonesia, Pelatih Persib 'Lempar Bola Panas' ke PSSI

Untuk kesempatan kali ini, Disbudpar memfokuskan pada Medical Tourism dengan memperkenalkan berbagai layanan kesehatan unggulan di rumah sakit.

Health Tourism ini ada dua. Pertama Wellness Tourism seperti jamu dan spa. Kedua Medical Tourism yang ada di rumah sakit seperti ini,” ujar Gembong saat ditemui di RS PKU Muhammadiyah Solo.

Dalam kegiatan tersebut, peserta yang terdiri dari para pelaku wisata diajak mengikuti Hospital Tour untuk melihat langsung berbagai layanan unggulan di RS PKU Muhammadiyah Solo.

Baca Juga: Indra Sjafri Rombak Skuad! Prediksi Starter Timnas U-22 vs Mali Malam Ini

Program serupa sebelumnya juga telah dilakukan di RS DKT Slamet Riyadi, RS Dr. Oen Kandang Sapi, serta RS Kasih Ibu Solo. Para peserta diharapkan ikut membantu menggaungkan layanan Medical Tourism yang dimiliki Kota Solo.

“Kami berharap peserta mendapatkan informasi utuh mengenai layanan medis di berbagai rumah sakit di Solo. Saat ini baru empat rumah sakit yang bekerja sama, namun ke depan bisa bertambah,” imbuhnya.

Wakil Direktur Pelayanan Medis dan Penunjang Medis RS PKU Muhammadiyah Solo, Siti Wahyuningsih, menegaskan dukungan penuh terhadap visi Wali Kota untuk menjadikan Solo sebagai tujuan Health Tourism. Ia menyebut RS PKU memiliki kapasitas untuk bergerak di dua ranah sekaligus, yakni Wellness Tourism maupun Medical Tourism.

“Terima kasih kepada Disbudpar yang mempertemukan kami dengan para pelaku wisata sehingga mereka mengetahui layanan yang ada di RS PKU Muhammadiyah Solo,” tutur mantan Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo itu.

Baca Juga: Adu Nasib Fadlun Balghoits vs Helwa Bachmid Soal Suami Habib Bahar, Istri Pertama Sebut Suaminya Milik Umat

Siti merinci sejumlah layanan unggulan rumah sakit, mulai dari tindakan operasi dengan sayatan minimal untuk batu ginjal, program inseminasi buatan, persalinan suite room, layanan MCU, vaksinasi perjalanan luar negeri, poli eksekutif one stop service, katerisasi jantung, hingga layanan penanganan otak.

“Selain layanan unggulan, kami juga melayani peserta BPJS Kesehatan. Kami memiliki banyak subspesialis, baik bedah maupun nonbedah. Pasien akan kami layani sesuai kebutuhannya, bahkan melibatkan disiplin ilmu lain bila diperlukan,” tegasnya. (ves/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#industri pariwisata #wellness tourism #RS PKU Muhammadiyah #health tourism #Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta