Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Teknologi Otomotif Wisata dan Kuliner

Wabah Paling Mematikan Sejarah! Menguak Kronologi Black Death yang Memusnahkan 75 Juta Orang!

Damianus Bram • Selasa, 11 November 2025 - 08:07 WIB

 

Ilustrasi Korban Wabah Hitam.
Ilustrasi Korban Wabah Hitam.

SOLOBALAPAN.COM – Wabah Hitam (Black Death), yang disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis (bakteri pes) dan dibawa oleh kutu pada tikus, merupakan penyakit paling mematikan dalam sejarah.

Wabah ini menyerang Benua Eropa pada abad ke-14 dan diperkirakan memusnahkan sepertiga dari populasi dunia saat itu.

Kronologi dan Linimasa Bencana Wabah Hitam

1346: Awal Mula di Asia Tengah Bakteri Yersinia pestis mulai menyebar melalui tikus liar di sekitar Danau Issyk-Kul (Kirgizstan modern).

Penyakit misterius ini menimbulkan demam tinggi, bengkak, dan kematian dalam hitungan hari, mengikuti jalur perdagangan dan militer Mongol.

1347: Menyusup ke Eropa via Kaffa Kapal-kapal dagang Genoa yang berlabuh di Kaffa (Crimea) menjadi pembawa maut.

Pasukan Mongol dilaporkan melemparkan mayat korban wabah ke dalam kota (bentuk awal perang biologis).

Kapal yang melarikan diri membawa tikus dan kutu terinfeksi, lalu berlabuh di Sicilia, Italia, pada Oktober 1347. Dari sinilah, Eropa mulai kehilangan kendali.

1348: Prancis dan Italia terpuruk wabah yang menyapu wilayah Genoa, Venice, dan Florence.

Dari Italia, wabah menyebar ke Marseille dan Paris melalui jalur pelayaran Laut Tengah. Kerajaan Prancis dan Spanyol jatuh dalam kepanikan.

1350: Puncak Kehancuran Sosial Tahun ini menandai puncak kehancuran Eropa. Kota-kota besar seperti Paris, London, dan Florence melaporkan kematian antara 40% hingga 60% populasi.

Upaya pembersihan udara, dupa, dan doa massal tidak memberi hasil. Banyak masyarakat mencari kambing hitam dan memicu gelombang kekerasan.

1351–1353: Dunia Berubah Wabah perlahan mereda setelah lima tahun, seiring berkurangnya populasi tikus.

Namun, sistem feodalisme melemah karena kekurangan tenaga kerja, dan Eropa mulai bertransformasi menuju era modern.

Diperkirakan sekitar 75 juta orang di seluruh dunia meninggal akibat Kematian Hitam.

Jenis Penyakit Pestis (Yersinia pestis)

Bakteri Yersinia pestis dapat menginfeksi manusia melalui gigitan kutu, gigitan hewan, atau kontak langsung dengan darah hewan terinfeksi. Gejalanya terbagi tiga jenis:

Bubonic Plague (Pes Kelenjar Getah Bening): Gejala (demam, menggigil, pusing, nyeri otot) muncul 1–7 hari setelah terjangkit.

Septicemic Plague (Pes Aliran Darah): Gejala muncul 2–7 hari, namun dapat menyebabkan kematian sebelum gejala muncul. Gejala termasuk diare, perdarahan, syok, dan gangrene (kematian jaringan).

Pneumonic Plague (Pes Paru-paru): Jenis pes paling jarang tetapi paling berisiko menyebabkan wabah karena dapat menyebar antarmanusia lewat droplet. Gejalanya meliputi batuk darah, sesak napas, dan nyeri dada.

Jika masyarakat menemukan gejala yang mirip, disarankan segera mencari perawatan medis.

Penting juga untuk menjaga lingkungan, karena lingkungan yang tidak terawat dapat memicu penyakit serupa. (mg1/dam)

Editor : Damianus Bram
#wabah hitam #tikus #bakteri #black death