Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

230 Mahasiswa UMPKU Surakarta Ikuti Pelatihan BTCLS, Siap Jadi Tenaga Kesehatan Tangguh

Damianus Bram • Sabtu, 23 Agustus 2025 | 00:51 WIB
230 mahasiswa UMPKU Surakarta ikuti pelatihan BTCLS 2025.
230 mahasiswa UMPKU Surakarta ikuti pelatihan BTCLS 2025.

SOLOBALAPAN.COM – Sebanyak 230 mahasiswa Universitas Muhammadiyah PKU (UMPKU) Surakarta mengikuti pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) yang bekerja sama dengan Medical Service and Training 119 (MST 119).

Program ini berlangsung selama tiga minggu, mulai 12 Agustus hingga 31 Agustus 2025.

Pelatihan yang digelar di ruang kuliah dan laboratorium anestesiologi tersebut bertujuan mempersiapkan lulusan dengan kemampuan menangani kondisi kegawatdaruratan serta siap bersaing di dunia kerja.

Ketua Panitia BTCLS, Bayu Pratama, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang khusus untuk mahasiswa tingkat akhir.

“Pelatihan ini kami tujukan untuk mempersiapkan lulusan dengan daya saing tinggi di dunia kerja,” kata Bayu.

Peserta pelatihan berasal dari Program Studi Profesi Ners, D4 Keperawatan Anestesiologi, dan D3 Keperawatan.

Semua peserta adalah mahasiswa tingkat akhir yang telah menyelesaikan perkuliahan dan tinggal menunggu wisuda.

Bayu menjelaskan, pelatihan tahun ini lebih istimewa karena disertai materi lanjutan yang disebut “BTCLS rasa ACLS”.

“Kami menambahkan beberapa materi mendalam, tidak hanya dasar tetapi juga kemampuan lanjutan,” jelasnya.

Materi tambahan tersebut meliputi teori emergensi, pendalaman EKG, penggunaan Learning Management System (LMS) berstandar nasional terakreditasi Kemenkes, hingga simulasi manajemen bencana massal.

Pelaksanaan dalam Tiga Gelombang

Pelatihan BTCLS diselenggarakan dalam tiga gelombang:

“Setiap gelombang maksimal 75 peserta sesuai aturan Kemenkes. Di gelombang terakhir, terdapat 8 peserta dari eksternal,” tambah Bayu.

Sejak 2012 Konsisten Gelar BTCLS

UMPKU Surakarta telah rutin menggelar pelatihan BTCLS sejak tahun 2012 bersama MST 119.

Perwakilan MST 119, Ahmad Faizin, menjelaskan bahwa pelatihan ini terdiri dari enam hari, yakni tiga hari daring dan tiga hari luring.

“Materi yang kami sampaikan mengikuti kurikulum Kemenkes dan berfokus pada penanganan kegawatdaruratan,” ungkap Ahmad.

Materi meliputi bantuan hidup dasar dewasa dan anak, pengkajian cepat, airway management, triase, resusitasi cairan, elektrokardiogram (EKG), hingga evakuasi dan balut bidai.

Ahmad berharap lulusan pelatihan ini mampu menjadi tenaga kesehatan yang kompeten dan sigap dalam menghadapi kondisi darurat, baik di masyarakat maupun di tempat kerja. (*)

Editor : Damianus Bram
#Universitas Muhammadiyah PKU #um PKU SURAKARTA #UMPKU #pelatihan BTCLS