SOLOBALAPAN.COM - Kabar meninggalnya Barbie Hsu, Aktris Meteor Garden yang dikenal dengan paras cantiknya berhasil gegerkan publik.
Pasalnya, kematian Aktris populer ini cukup mendadak dan tidak diberitakan mengalami sakit sebelumnya.
Ternyata, berdasarkan informasi yang dilansir dari beberapa sumber, Barbie Hsu dikatakan mengidap Pneumonia sebelum dinyatakan meninggal dunia.
“Terima kasih atas perhatian Anda. Selama perjalanan keluarga kami ke Jepang untuk Tahun Baru, sayangnya saudara perempuan saya yang terkasih dan baik hati meninggalkan kami setelah menderita komplikasi influenza,” ungkap Dee Hsu, dikutip dari South China Morning Post dan The Strait Times.
Sementara itu, melalui laman antaranews diketahui beberapa hal mengejutkan terkait penyakit Pneumonia.
Penyakit ini diketahui bermula dari adanya virus influenza yang kemudian menyebabkan terjadinya Pneumonia.
Namun, jika dihubungkan antara virus dengan penyakit ini maka hal tersebut bisa terjadi sesuai dengan sistem kekebalan tubuh masing-masing orang.
Bahkan, sampai saat ini belum ada anjuran umum untuk dilakukannya vaksinasi Pneumonia, namun bisa dilakukan pada kelompok orang yang memiliki potensi tinggi.
“Khusus tentang kasus aktris Meteor Garden Barbie Hsu ini maka tentu perlu di cari tahu dulu kejelasan rekam mediknya, baru dari situ kita dapat gambaran jelas tentang hubungan antara virus influenza dan kejadian Pneumonia nya yang kemudian menyebabkan kematian,” ujar Tjandra Yoga Aditama, Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.
Dalam kejadian ini, dapat disimpulkan bahwa semua tergantung dengan kondisi tubuh masing-masing orang.
Oleh karena itu harus diketahui lebih dahulu apa saja riwayat penyakit yang diderita oleh Barbie Hsu selama hidupnya.
Lalu Apa Itu Pneumonia?
Melansir dari halodoc, Pneumonia adalah kondisi peradangan yang terjadi akibat infeksi pada kantung-kantung udara (alveoli) di paru-paru.
Apabila kantung udara telah terinveksi virus ini maka bisa jadi akan membuatnya terisi oleh cairan. Hal inilah yang menyebabkan tubuh mengalami demam dan batuk berdahak.
Apa Saja Gejala Pneumonia?
- Nyeri dada pada saat bernapas atau batuk.
- Batuk berdahak.
- Mudah lelah.
- Demam dan menggigil.
- Mual dan muntah.
- Sesak napas.
- Gangguan pada kesadaran (terutama pada pengidap yang berusia >65 tahun).
- Pada pengidap yang berusia >65 tahun dan punya gangguan sistem imun, umumnya mengalami hipotermia.
Gejala-gejala tersebut bisa saja lebih parah apabila penderita penyakit ini memiliki beberapa penyakit bawaan sebelumnya.
Oleh karena itu, Pneumonia tidak bisa dianggap remeh dan harus mendapatkan perawatan serius apabila terjadi berkepanjangan dan menganggu aktifitas.
Editor : Nindia Aprilia