Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Hati-Hati! Ini Deretan Makanan dan Minuman yang Mengandung Banyak Gas, Lengkap dengan Bahayanya Gas Berlebih Bagi Lambung

Laila Zakiya • Minggu, 26 Januari 2025 | 22:20 WIB

Ilustrasi makanan - Ini deretan makanan dan minuman yang mengandung banyak gas. Brokoli termasuk.
Ilustrasi makanan - Ini deretan makanan dan minuman yang mengandung banyak gas. Brokoli termasuk.
SOLOBALAPAN.COM - Masalah lambung, seperti kembung, nyeri, atau bahkan gangguan pencernaan, sering kali diakibatkan oleh makanan tertentu yang mengandung banyak gas.

Mengonsumsi makanan ini tanpa kontrol dapat memperburuk kondisi kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki gangguan lambung seperti gastritis atau GERD.

Lalu, apa saja sebenarnya makanan dan minuman yang mengandung banyak gas dan sebaiknya diminimalisir konsumsinya?

Kacang-Kacangan

Kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang kedelai, dan lentil mengandung oligosakarida, sejenis karbohidrat kompleks yang sulit dicerna tubuh.

Bakteri di usus besar memfermentasi karbohidrat ini, menghasilkan gas seperti metana dan karbon dioksida.

Sayuran Cruciferous

Brokoli, kubis, kembang kol, dan kale adalah contoh sayuran cruciferous yang sehat, tetapi juga kaya akan rafinosa.

Rafinosa adalah karbohidrat yang tidak dicerna sepenuhnya di usus kecil dan kemudian difermentasi di usus besar, menghasilkan gas.

Minuman Bersoda

Minuman bersoda mengandung karbon dioksida, yang dapat menyebabkan penumpukan gas di lambung dan usus.

Selain itu, kandungan gula tinggi pada soda dapat memperparah perut kembung.

Produk Susu

Orang dengan intoleransi laktosa akan kesulitan mencerna gula susu (laktosa).

Akibatnya, laktosa yang tidak tercerna difermentasi oleh bakteri di usus besar, menghasilkan gas dan menyebabkan perut kembung.

Buah-Buahan Tertentu

Buah seperti apel, pir, dan mangga mengandung fruktosa tinggi, yang sering sulit dicerna tubuh.

Selain itu, kandungan serat tinggi pada buah ini dapat memicu pembentukan gas.

Makanan Berlemak Tinggi

Makanan berlemak memperlambat pengosongan lambung, yang dapat menyebabkan kembung dan gangguan pencernaan.

Contohnya adalah makanan gorengan, krim, dan mentega.

Baca Juga: Hindari Ini! Deretan Pantangan dalam Memberi Kado atau Hampers Imlek yang Wajib Kamu Tahu, Jangan Sampai Beri Jam Tangan

Bahaya Gas Berlebih untuk Lambung

Kembung dan Nyeri Perut

Gas yang berlebihan dapat menyebabkan perut terasa penuh dan kencang.

Dalam beberapa kasus, tekanan gas juga dapat menyebabkan nyeri perut yang intens.

Memicu GERD

Gas yang menumpuk di lambung dapat meningkatkan tekanan dalam perut, mendorong asam lambung naik ke kerongkongan dan memperburuk gejala GERD.

Gangguan Pencernaan

Konsumsi makanan yang kaya gas dalam jumlah besar dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare atau sembelit, tergantung pada sensitivitas individu terhadap makanan tersebut.

Baca Juga: Siapa Nurhayati Subakat? Sosok di Balik Paragon Corp, Perusahaan Viral yang Baru-baru Ini Jadi Tempat Kerja Impian Warganet

Cara Mengurangi Gas pada Makanan

Masak dengan Benar: Merebus atau mengukus sayuran dapat mengurangi kadar gasnya.

Makan Perlahan: Mengunyah makanan dengan baik dapat mengurangi jumlah udara yang tertelan, yang juga menghasilkan gas.

Gunakan Rempah-Rempah: Jahe, adas, dan kunyit diketahui membantu mengurangi pembentukan gas di saluran pencernaan.

Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gas secara berlebihan dapat memberikan dampak buruk pada lambung dan sistem pencernaan.

Oleh karena itu, penting untuk mengenali makanan-makanan ini dan mengonsumsinya dengan bijak.

Jika Anda memiliki gangguan lambung kronis, berkonsultasilah dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan panduan diet yang sesuai. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#tips kesehatan #lambung #gerd