Menghadapi Musim Hujan: Bahaya Penyakit yang Mengintai dan Cara Mencegahnya

Iwan Adi Luhung • Dipublikasikan Rabu, 6 November 2024 | 03:10 WIB
Masyarakat perlu miningkatkan kewaspadaan dalam mengantisipasi penyakit yang datang. di musim penghujan.
Masyarakat perlu miningkatkan kewaspadaan dalam mengantisipasi penyakit yang datang. di musim penghujan.

SOLOBALAPAN.COM - Musim hujan telah tiba di sejumlah wilayah, membawa suhu yang lebih sejuk setelah beberapa bulan dilanda panas ekstrem hingga 39 derajat Celsius. Namun, masyarakat perlu waspada terhadap berbagai penyakit yang umumnya meningkat saat musim penghujan, terutama jika sistem imun sedang menurun.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonogiri, Satyawati Prawirohardjo, terdapat beberapa penyakit yang wajib diwaspadai pada musim hujan ini. Berikut adalah penyakit-penyakit utama yang perlu diantisipasi:

  1. Demam Berdarah (DBD)
    DBD adalah penyakit yang tidak hanya muncul di musim hujan, tetapi risikonya meningkat karena genangan air di sekitar pemukiman menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti. "Potensi kasus DBD meningkat saat penghujan karena banyaknya genangan," ujar Satyawati, Jumat (1/11). Masyarakat diimbau rutin melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) untuk mencegah DBD.

  2. Chikungunya 

    Sama seperti DBD, chikungunya juga ditularkan oleh nyamuk dan berpotensi meningkat di musim hujan. Langkah pencegahan utama adalah menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari nyamuk, dengan rutin menguras, menutup, dan mengubur tempat-tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk.

  3. Leptospirosis
    Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Leptospira yang dapat menginfeksi manusia melalui kontak dengan air yang terkontaminasi, terutama saat banjir atau genangan air. “Untuk mencegah leptospirosis, sebaiknya hindari kontak dengan air yang tergenang, terutama jika ada luka di kulit,” jelas Wati. Selain itu, rajin mencuci tangan dan mandi setelah beraktivitas di luar rumah sangat dianjurkan.

  4. Diare dan Penyakit Pencernaan Lainnya
    Kondisi sanitasi yang buruk di musim hujan bisa meningkatkan risiko penyakit pencernaan, termasuk diare. Wati menyarankan masyarakat menjaga kebersihan air minum dan makanan, serta rajin mencuci tangan dengan sabun untuk mencegah infeksi.

  5. Influenza dan Infeksi Saluran Pernapasan
    Udara yang dingin dan lembab di musim hujan sering memicu serangan asma, flu, serta batuk dan pilek. Disarankan untuk menggunakan masker di tempat keramaian guna mencegah penularan. "Penderita juga disarankan untuk sadar dan menggunakan masker agar tidak menulari orang lain," tambah Wati.

Baca Juga: Waspada! 7 Kebiasaan Buruk Ini Bisa Tingkatkan Resiko Terkena Penyakit Jantung! Mulai dari Merokok hingga Konsumsi Minuman Alkohol!

Tips Sehat di Musim Hujan

  1. Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan menjaga kebersihan lingkungan dan tubuh.
  2. Lakukan PSN rutin untuk memberantas nyamuk, seperti menguras bak mandi dan menutup tempat penampungan air.
  3. Selalu gunakan masker di area ramai, terutama saat batuk dan pilek sedang banyak terjadi.

Mengantisipasi penyakit di musim hujan dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan diri sendiri. Langkah-langkah sederhana ini dapat membantu meminimalkan risiko penularan penyakit dan menjaga kesehatan selama musim penghujan. (al/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
Chikungunya dbd musim hujan penyakit