Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Bunda di Solo Stok ASI Perah? Lalu Bagaimana Jika Telah Basi dan Terminum Oleh Anak? Berikut Tips untuk Menanganinya

Nindia Aprilia • Rabu, 29 Mei 2024 | 16:25 WIB

 

Ilustrasi Bayi.
Ilustrasi Bayi.

SOLOBALAPAN.COM - ASI menjadi makanan pertama sekaligus utama bagi bayi yang masih berusia 0-6 bulan. Pemberian ASI eksklusif sangat mendukung tumbuh kembang bayi secara optimal.

Untuk Bunda yang bekerja dan tidak bisa menyusui langsung, biasanya mereka berusaha untuk stok ASIP (ASI Perah).

Untuk menyimpan ASIP memang cukup tricky, dan harus tahu kapan ASI tersebut dikeluarkan dari Payudara bunda. Sebagai asupan yang pure dari tubuh ibu, ASI bisa sangat cepat basi.

Melansir mommiesdaily, pada dasarnya ASI maupun susu formula merupakan minuman yang cepat basi bila dibiarkan terlalu lama di suhu ruang.

Jika ASI basi maka ia bisa terkontaminasi kuman bakteri, virus, dan parasit yang bisa menyebabkan keracunan.

Untuk itu bunda harus teliti betul, apakah ASI Perah yang diberikan pada bayi sudah basi atau tidak, nah berikut beberapa tips yang bisa bunda pahami.

Tanda-Tanda ASIP basi

Sebelum memberikan ASI kepada anak, coba cek terlebih dahulu tanda-tanda di bawah apakah benar ASI sudah basi atau tidak.

- Bila dicium, bau ASIP mirip dengan bau susu basi, menyengat, dan tengik

- Pada saat botol berisi ASIP digoyang perlahan, lapisan atas dan bawah tidak tercampur dengan baik, walau sebelumnya disimpan di lemari es

- Sudah terkontaminasi udara luar terlalu lama

Baca Juga: Bunda di Solo Wajib Waspada! Kasus DBD di Kota Solo Tinggi, Dinas Kesehatan Gencar Lakukan Pemantauan Jentik Nyamuk

- Tersimpan di kulkas bawah lebih dari 3 hari

- Ketika dicipi, cita rasanya asam.

Lalu bagaimana jika ASI basi sudah terlanjur terminum oleh bayi? bagaimana penangan yang bisa dilakukan?

Menurut Danielle Spradlin, Certified Lactation Consultant, ketika bayi meminum ASIP basi, kebanyakan bayi akan memuntahkannya.

Jadi bunda harus waspada, jangan sampai ASI diberikan terus jika bayi menolak untuk meminum ASI perah. Cek lagi bau, rasa, dan teksturnya.

Jika bayi kemudian terlanjut meminum banyak ASI perah yang basi, akan ada kemungkinan bayi jadi mual, muntah, diare, nyeri perut, dan demam.

Dalam hal ini penanganan yang tepat, segeralah susui langsung sebanyak yang ia mau agar ia mendapat asupan cairan yang segar. Bila gejala mual, muntah, diare berlanjut segera bawa ke dokter ya, bun. (Mg4/nda)

Editor : Nindia Aprilia
#bunda #tips #perah #asi #basi #solo