SOLOBALAPAN.COM - Bunda pasti sudah tidak asing lagi dong dengan pumping ASI. Yaa, salah satu metode mengasihi sang buah hati dengan bantuan alat untuk mengeluarkan ASI.
Pumping/Memompa ASI sebenarnya sangat perlu dilakukan bahkan penting agar payudara Bunda terhindar dari penyumbatan ASI atau bahkan Mastitis.
Akan tetapi memompa ASI terlalu sering juga tidak baik loh Bunda. Melansir dari laman youtube Reisa Broto Asmoro, yang menghadirkan seorang Dokter laktasi, Dr. Elizabeth Margaretha P, CMI.
Ia mengungkapkan bahwa pumping ASI/ ASI perah sangat disarankan bagi Bunda yang bekerja, karena tidak dapat menemani sang anak 24/7.
Akan tetapi pada 3 bulan pertama, Bunda biasanya masih mendapat cuti, nah waktu tersebut yang bisa mommy gunakan untuk Direct Breast Feeding (DBF).
Dengan seiring berjalannya waktu tersebut, Bunda bisa mencoba untuk hybrid menjadi menggunakan ASI perah.
Kemudian Dr. Elizabeth juga mengatakan bahwa memompa ASI bukan hal yang harus ditetapkan jadwalnya, atau bahkan memompa ASI sesering mungkin juga tidak baik untuk kelancaran ASI itu sendiri.
Memompa ASI hanya perlu dilakukan jika ASI sudah mulai merasa penuh dan membuat Bunda merasa tidak nyaman, maka dianjurkan pada malam hari atau pagi hari.
Hal tersebut juga dapat menghindari Bunda terkena hiperlaktasi, yaitu kelebihan pasokan/produksi ASI.
Nah gimana nih Bunda? sekarang sudah tahu kan bagaimana cara menyusui dengan benar serta pumping ASI yang tidak perlu sering-sering dilakukan. (Mg4/nda)
Editor : Nindia Aprilia