SOLOBALAPAN.COM – Tak bisa dipungkiri bahwa hawa panas memang tidaklah nyaman dan bisa membuat tidurmu tak tenang.
Ditambah cuaca yang tida menentu yang terkadang terik membuatmu makin membutuhkan udara dingin seperti dari kipas angin.
Hal ini yang menyebabkan semua orang, khususnya di Indonesia membutuhkan pendingin seperti kipas di dalam rumahnya.
Rasa-rasanya tanpa kipas kita tidak akan bisa tidur dengan tenang karena tidak tahan dengan suhu panas yang melanda.
Bahkan ketika tidur pun banyak orang yang tetap menggunakan kipas agar bisa tidur dengan tenang dan tidak kepanasan.
Padahal sebenarnya, tidak baik menggunakan kipas saat tidur dan dibiarkan selama semalaman.
Menggunakan kipas angin selama semalaman dapat menyebabkan gangguan Kesehatan seperti masuk angin, hingga gangguan pada otot wajah yang biasa disebut Bell’s palsy.
Melansir dari Halodoc.com, Bell’s palsy merupakan kelemahan sementara otot-otot wajah di satu sisi.
Sisi wajah yang terkena Bell's palsy biasanya tampak melorot. Kondisi ini umumnya terjadi pada ibu hamil, pengidap diabetes, dan pengidap HIV.
Bell's palsy adalah penyakit dimana kerusakan pada saraf wajah mempengaruhi indera perasa dan cara mengeluarkan air mata dan air liur.
Bell's palsy biasanya terjadi secara tiba-tiba dan membaik dalam beberapa minggu. Separuh wajah terlihat merosot karena Bell's palsy.
Senyumannya hanya bisa satu sisi dan mata yang terkena mungkin tidak bisa menutup.
Peradangan ini diduga disebabkan oleh infeksi virus. Ada klaim bahwa Bell's palsy bisa disebabkan oleh paparan udara dingin, seperti penggunaan kipas angin, namun sebenarnya hal tersebut tidak benar.
Faktanya, kontak dengan udara dingin, seperti dari kipas angin, merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap berkembangnya Bell's palsy,
karena memudahkan penyebaran virus penyebab Bell's palsy. Dengan kata lain, penyebab utamanya adalah peradangan pada saraf wajah akibat infeksi virus yang melumpuhkan otot-otot wajah.
Namun, meski begitu tetap saja kita harus berhati-hati dan tetap berusaha menjaga kesehtana badan kita dengan tidak menggunakan kipas secara terus menerus.
Dikarenakan hal tersebut akan mengurangi risiko terkena penyakin Bell’s palsy maupun penyakit-penyakit lain yang akan mempengaruhi Kesehatan tubuh kita. (mg11/nda)
Editor : Nindia Aprilia