SOLOBALAPAN.COM - Jelang Lebaran 2024, masyarakat Solo Raya dihebohkan dengan kabar peredaran daging gelonggongan.
Baru-baru ini, seorang pelaku penggelonggongan sapi diamankan di sebuah rumah pemotongan hewan di Dusun Dawung RT.003/ RW.001, Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali.
Dilansir dari Radar Solo, pelaku melakukan aksinya dengan cara memasukkan slang melalui mulut sapi hingga mencapai bagian lambung.
Penggelonggan ini sendiri dilakukan untuk agar daging lebih berat saat ditimbang, sehingga penjual pun untung.
Tentu, aksi ini merugikan pembeli daging tersebut, tidak hanya secara ekonomi, tapi juga kesehatan.
Dilansir dari laman UM Surabaya, Ruspenoi Daesusi selaku Dosen Biologi pun menjelaskan bahaya dari daging sapi gelonggongan.
Disebutnya, kandungan air yang tinggi di daging sapi gelonggongan ini membuatnya menjadi tempat favorit berkembang biak berbagai macam bakteri, seperti Salmonella typhosa.
Dikutip dari laman Rumah Sakit Universitas Udayana, bakteri ini bisa menyebabkan penyakit demam tifoid atau yang lebih dikenal dengan tipes.
Maka dari itu, warga Solo Raya harus jeli saat membeli daging sapi.
Berikut ada beberapa tips diterapkan saat memilih daging untuk sajian Lebaran nanti.
1. Pilih yang warnanya cerah.
2. Pilih yang kenyal.
3. Pilih daging yang digantung dan tidak meneteskan air. (rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro