Drama Korea Doctor X Pecahkan Rekor Debut Rating 2026, Apa yang Membuatnya Menarik?

Luthfiana Sekar • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 14:19 WIB
Kim Ji-won dalam drama Korea Doctor X: Age of the White Mafia, yang mencatat rating debut tinggi lewat kisah dokter bedah jenius yang menentang kepentingan di lingkungan rumah sakit. (the Korea Times)
Kim Ji-won dalam drama Korea Doctor X: Age of the White Mafia, yang mencatat rating debut tinggi lewat kisah dokter bedah jenius yang menentang kepentingan di lingkungan rumah sakit. (the Korea Times)

SOLOBALAPAN.COM - Setelah sukses mencuri perhatian lewat Queen of Tears, Kim Ji-won kembali ke layar kaca dengan karakter yang berbeda. Kali ini, ia tidak hadir sebagai tokoh utama dalam kisah romantis, melainkan sebagai dokter bedah jenius yang berani menghadapi sistem rumah sakit yang sarat kepentingan.

Drama terbarunya, Doctor X: Age of the White Mafia, memulai penayangan pada 9 Oktober 2026 melalui SBS. Episode perdana drama tersebut mencatat rating rata-rata nasional sebesar 11,4 persen berdasarkan data Nielsen Korea.

Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Persis Solo vs De Red FC, Laskar Sambernyawa Wajib Putus Paceklik Kemenangan

Capaian itu menjadi rating debut tertinggi di antara miniseri yang mulai tayang sepanjang 2026 hingga saat ini.

Angka tersebut menunjukkan bahwa drama ini berhasil menarik perhatian penonton sejak awal. Namun, daya tariknya bukan hanya terletak pada adegan operasi atau kehidupan dokter di rumah sakit. Ceritanya juga membawa konflik tentang kekuasaan, profesionalisme, dan kepentingan pasien.

Kim Ji-won memerankan Gye Su-jeong, seorang dokter bedah dengan kemampuan medis luar biasa. Ia dikenal sebagai sosok yang mengandalkan keterampilan dan tidak mudah tunduk pada aturan yang dianggapnya tidak masuk akal.

Su-jeong bekerja di lingkungan rumah sakit yang tidak sepenuhnya berjalan berdasarkan kemampuan dokter. Hierarki, hubungan dengan pihak berkuasa, dan kepentingan pribadi turut memengaruhi keputusan di dalamnya. Situasi inilah yang membuatnya kerap berhadapan dengan dokter lain maupun pihak manajemen.

Karakter tersebut memberikan warna berbeda pada drama medis. Jika kisah dokter biasanya berpusat pada perjuangan menyelamatkan pasien, Doctor X juga menyoroti persoalan yang muncul ketika kepentingan organisasi berbenturan dengan kebutuhan orang yang sedang sakit.

Baca Juga: Suka Makan Nanas? Hati-hati, Ini Yang Terjadi Pada Gula Darahmu Jika Dikonsumsi Berlebih

Dalam episode perdana, Su-jeong menunjukkan kemampuannya ketika menangani pasien dan mempertanyakan keputusan yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi daripada keselamatan pasien.

Sikapnya yang blak-blakan membuatnya tidak selalu disukai oleh orang-orang di sekitarnya, tetapi justru menjadi bagian penting dari konflik cerita.

Drama ini juga tidak menggambarkan tokoh utamanya sebagai dokter yang sekadar patuh pada prosedur. Su-jeong berani mengambil sikap, bahkan ketika harus berhadapan dengan orang-orang yang memiliki jabatan lebih tinggi. Kemampuan medisnya menjadi senjata untuk menantang sistem yang menurutnya bermasalah.

Pendekatan tersebut membuat Doctor X tidak hanya menawarkan ketegangan di ruang operasi. Penonton juga diajak melihat bagaimana kekuasaan dapat memengaruhi keputusan profesional dan mengapa kemampuan seseorang tidak selalu menjadi satu-satunya faktor yang menentukan posisinya.

Selain Kim Ji-won, drama ini dibintangi Lee Jung-eun dan Son Hyun-joo. Serial tersebut merupakan drama medis bernuansa noir yang menggabungkan kasus pasien dengan konflik internal rumah sakit.

Baca Juga: Garuda Calling! Ini Dia Daftar 23 Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Matchday Oktober

Menariknya, Doctor X merupakan adaptasi dari serial Jepang Doctor-X, yang pertama kali tayang pada 2012. Versi Korea ini menghadirkan kembali gagasan tentang dokter dengan kemampuan luar biasa yang berhadapan dengan lingkungan medis yang dipenuhi kepentingan.

Rating debut yang tinggi tentu belum menjamin kesuksesan hingga episode terakhir. Perkembangan cerita, konsistensi karakter, dan respons penonton pada episode berikutnya tetap menjadi hal yang menentukan perjalanan sebuah drama.

Meski demikian, pembukaan Doctor X memperlihatkan bahwa cerita tentang dunia medis masih bisa menawarkan sudut pandang berbeda. Bukan hanya tentang siapa yang mampu melakukan operasi paling rumit, tetapi juga tentang keberanian mempertahankan prinsip ketika profesi dan kekuasaan saling berbenturan.(lut)

Editor : Luthfiana Sekar
Sumber : The Korea Times
kim ji-won doctor x drama korea