SOLOBALAPAN.COM - Penggemar Dragon Ball kembali diajak menyaksikan pertarungan Goku melawan Beerus melalui Dragon Ball Super: Beerus. Anime yang dijadwalkan tayang perdana di Jepang pada Minggu, 11 Oktober 2026, ini hadir sebagai edisi ENHANCED dari serial Dragon Ball Super yang sebelumnya tayang pada 2015–2018.
Namun, apa yang membuat versi terbaru ini berbeda? Perubahannya ternyata tidak hanya berkaitan dengan tampilan gambar yang lebih modern. Pihak resmi Dragon Ball menjelaskan bahwa proyek ini mencakup pembaruan pada visual, suara, dan struktur cerita.
Baca Juga: Bukan Cuma untuk Bermain, Board Game Bisa Jadi Peluang Bisnis Kreatif Anak Muda
Salah satu perubahan yang disorot adalah penambahan adegan baru serta penggambaran ulang sejumlah bagian dari versi sebelumnya. Seluruh rekaman visual juga dikerjakan ulang untuk menghadirkan pengalaman menonton yang lebih imersif, terutama dalam adegan pertarungan.
Pembaruan tersebut menjadi penting karena pertarungan merupakan bagian yang menonjol dalam kisah Dragon Ball. Pertemuan Goku dengan Beerus bukan sekadar adu kekuatan, tetapi juga menjadi awal dari konflik berskala besar yang mengubah pemahaman Goku tentang kekuatan di alam semesta.
Selain visual, aspek audio turut diperbarui. Edisi ENHANCED ini menggunakan pengisian suara yang direkam ulang, disertai tambahan musik dan efek suara.
Baca Juga: Bella Giscka Siapa? Kekasih Baru Teuku Ryan yang Jadi Sorotan, Tampil Perdana di Depan Publik
Dengan begitu, perubahan yang ditawarkan tidak hanya terlihat di layar, tetapi juga dirancang untuk memperkuat suasana saat cerita berlangsung.
Struktur ceritanya pun disusun kembali. Meski berangkat dari kisah yang sudah dikenal penggemar, edisi ini dikembangkan untuk menyajikan cerita dengan pendekatan yang lebih terarah serta lebih mendekati gagasan dan dunia yang dibangun oleh kreator aslinya, Akira Toriyama.
Baca Juga: Link Download Logo HUT Jawa Timur ke-81 Tahun 2026 Format PNG-PDF Resmi untuk Spanduk dan Poster
Lantas, bagaimana dengan ceritanya? Kisahnya bermula setelah Bumi kembali menikmati masa damai usai pertarungan melawan Majin Buu. Pada saat yang sama, Beerus, Dewa Penghancur yang memiliki kekuatan luar biasa, terbangun dari tidurnya yang panjang.
Beerus kemudian mendengar kabar tentang seorang Saiyan yang berhasil mengalahkan Frieza. Rasa penasarannya membawanya menemui Goku, yang akhirnya harus menghadapi kekuatan jauh di luar lawan-lawan yang pernah ditemuinya.
Pertemuan itu menjadi awal pertarungan besar yang turut melibatkan Vegeta dan sekutu Goku. Ancaman Beerus bahkan membuat keselamatan Bumi berada dalam bahaya.
Melalui Dragon Ball Super: Beerus, penggemar bisa kembali mengikuti cerita tersebut dengan sejumlah pembaruan teknis dan penyusunan ulang. Meski demikian, sejauh informasi resmi yang diumumkan, perubahan yang dapat dipastikan adalah pembaruan pada adegan, visual, audio, dan struktur cerita. Detail perbandingan setiap adegan dengan versi terdahulu perlu dilihat langsung dari tayangannya.
Anime ini dijadwalkan mulai tayang di Jepang pada 11 Oktober 2026 pukul 23.15 waktu setempat. Penayangan digital tercepat di Jepang juga dijadwalkan melalui Prime Video dan U-NEXT setelah siaran televisi berakhir.
Jadwal tersebut merupakan informasi untuk Jepang, sehingga ketersediaan dan waktu tayang di Indonesia perlu merujuk pada layanan streaming resmi yang berlaku di wilayah ini.
Dengan pembaruan tersebut, Dragon Ball Super: Beerus menjadi kesempatan bagi penggemar lama untuk kembali mengikuti pertarungan Goku dan Beerus, sekaligus bagi penonton baru untuk mengenal salah satu konflik penting dalam dunia Dragon Ball.(lut)
Editor : Luthfiana SekarSumber : Dragonball Official Site