Buntut Video Call dengan Pria Disebar Sarwendah, Ruben Onsu Tuding Ada Rencana Pembunuhan Karakter

Didi Agung Eko Purnomo • Dipublikasikan Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:52 WIB
Video Call Ruben Onsu Disebar Sarwendah.
Video Call Ruben Onsu Disebar Sarwendah.

SOLOBALAPAN, JAKARTA — Perselisihan antara mantan pasangan suami-istri, Ruben Onsu dan Sarwendah, kembali memanas di ruang publik per Minggu (11/10/2026). 

Polemik baru ini meletus setelah Sarwendah secara terbuka mengunggah potongan rekaman panggilan video (video call) yang memperlihatkan Ruben tengah berbincang dengan seorang pria, lengkap dengan sebutan "penjaga hati".

Tak tinggal diam, pembawa acara kondang tersebut langsung memberikan respons menohok melalui akun media sosial pribadinya. Ruben menduga ada skenario terselubung di balik penyebaran rekaman tersebut yang dirancang khusus untuk menjatuhkan nama baiknya di tengah bergulirnya proses persidangan hak asuh anak.

Tuding Ada Skenario Menjatuhkan dan Pertanyakan Relevansi Sidang Hak Asuh

Dalam tanggapan resminya, Ruben secara tegas mempertanyakan maksud dan tujuan dari pengunggahan rekaman percakapan pribadinya ke platform media sosial. Ayah tiga anak ini menilai ada muatan sengaja dari pihak mantan istrinya untuk terus mendiskreditkan dirinya di mata publik.

Baca Juga: Sarwendah Layangkan Gugatan Perdata Wanprestasi Terhadap Ruben Onsu di PN Jakarta Selatan, Ada Apa Lagi?

Pernyataan Terbuka Ruben Onsu: "Ini pertemuan apa sih? Hahaha. Mungkin semua dia sudah direncanakan dalam sebuah pertemuan, untuk terus menjatuhkan."

Lebih lanjut, Ruben menyoroti kejanggalan substansi percakapan yang disebar ke publik. Ia menegaskan bahwa perbincangan dalam panggilan video tersebut terjadi setelah perceraian mereka resmi diputus oleh pengadilan.

Ruben mempertanyakan keterkaitan antara obrolan pascacerai itu dengan proses hukum persidangan hak asuh anak yang saat ini masih berjalan di meja hijau.

"Jadi, jika pembahasan ini dilakukan setelah bercerai, apa nyambungnya dengan persidangan hak asuh ini?" tulis Ruben mengungkapkan keheranannya.

Singgung Wacana Perdamaian dan Dugaan Transaksi di Belakang Layar

Perselisihan ini makin rumit ketika Ruben menyinggung adanya dugaan kesepakatan bernilai materiil atau transaksi yang terjadi setelah pertemuan perbincangan tersebut. Hal ini ia kaitkan dengan bukti unggahan masa lalu yang pernah dibagikannya.

Ia turut menyoroti narasi 'ingin berdamai' yang kerap digelorakan pihak lawan, namun dinilainya bertolak belakang dengan tindakan nyata di media sosial.

"Mungkin setelah perbincangan ini, dan adanya kesepakatan lanjutlah mereka bertransaksi seperti yang pernah saya upload. Ini yang dikatakan mau damai? Katanya tidak akan diam? Lho, selama ini memang diam? Mulutmu memerintah untuk orang lain jalankan.

Tidak habisnya dia merendahkan saya dengan berbagai cara," cerca Ruben.

Sarwendah Soal Narasi Fitnah dan Ungkapan Pasrah Ruben Onsu

Sebelumnya, aksi Sarwendah membagikan rekaman panggilan video tersebut dipicu oleh klip percakapan yang memuat ucapan Ruben kepada seorang pria: "Eh, kamu temenin aku aja kalau nggak, mau nggak? Jadi penjaga hati mau nggak? Jadi penjaga hati ajalah."

Sarwendah mengaku merasa lelah karena terus-menerus menjadi sasaran fitnah dan narasi menyudutkan selama berbulan-bulan, hingga merasa perlu mempublikasikan bukti tersebut sekaligus meminta agar rekaman CCTV yang sebelumnya dipersoalkan dapat dibuka secara utuh beserta suaranya.

Menutupi pernyataan panjangnya di tengah gelombang tuduhan yang mengarah padanya, Ruben memilih menyerahkan seluruh perselisihan ini kepada Sang Pencipta melalui ungkapan religius.

"Terima kasih Ya Allah Engkau selalu memberikan petunjuk dari orang-orang dzolim," tutup Ruben Onsu.

Tabel Pemetaan Fakta Polemik Rekaman Video Call Ruben Onsu & Sarwendah

Guna memberikan pemetaan informasi mengenai kronologi pemicu, poin keberatan, tanggapan hukum, serta dinamika hubungan kedua pihak secara rapi, terstruktur, dan mudah dipahami, berikut adalah rangkuman datanya:

Parameter Informasi Detail Fakta & Catatan Polemik
Pihak Berkelahi Ruben Onsu dan Sarwendah (Mantan Pasangan Suami-Istri)
Momen Kejadian Minggu, 11 Oktober 2026
Pemicu Utama Kasus Sarwendah menyebar rekaman video call (VC) Ruben dengan seorang pria
Kutipan Frasa Viral Panggilan dialog ucapan "penjaga hati" dalam rekaman VC
Tanggapan Utama Ruben Tuding rekaman disebar sebagai rencana terstruktur untuk menjatuhkan
Keberatan Substansial Pembahasan terjadi setelah cerai, dinilai tak relevan dengan sidang hak asuh
Dugaan Tambahan Ruben Adanya dugaan kesepakatan/transaksi rahasia pascapembahasan
Konteks Sidang Berjalan Perkara persidangan hak asuh anak pascaperceraian
Tuntutan Pihak Sarwendah Meminta rekaman CCTV yang sebelumnya diperdebatkan dibuka utuh beserta suara
Sikap Akhir Ruben Menyampaikan ungkapan religius mohon perlindungan dari perbuatan zalim

Polemik yang kian meruncing antara Ruben Onsu dan Sarwendah ini memperlihatkan betapa rumitnya konflik pascabercerai yang menyeret ranah privat ke ruang digital, di mana publik kini menanti kejelasan pembuktian hukum resmi terkait persidangan hak asuh anak di pengadilan.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
video call