SEEN Boy Group Indonesia Punya Konsep 4 Waktu, Kenapa Membernya Diperkenalkan Berbeda?

Inayah Choirunisa • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:38 WIB
Boy grup Indonesia "SEEN" di backstage Pestapora 2026.
Boy grup Indonesia "SEEN" di backstage Pestapora 2026.

SOLOBALAPAN.COM – Boy group Indonesia SEEN punya cara yang cukup berbeda untuk memperkenalkan para membernya. Alih-alih hanya merilis foto profil dan biodata, empat anggota SEEN diperkenalkan melalui suasana waktu yang berbeda dalam satu hari, mulai dari pagi hingga malam.

Konsep tersebut menjadi bagian dari identitas SEEN sejak sebelum mereka resmi debut pada 25 September 2026. Grup yang berada di bawah naungan A-List Entertainment ini beranggotakan Dandy, Jason, Albian, dan Noel.

Lantas, apa maksud konsep empat waktu yang dibawa SEEN?

Baca Juga: Episode 5 A Love Other Than Yours, Memecah Kubu Orang Lama atau Orang Baru

1. Setiap member punya “waktu” masing-masing

SEEN membagi satu hari menjadi empat suasana yang mewakili masing-masing member. Dandy hadir sebagai sosok pagi, Jason mewakili siang, Albian berada pada suasana menjelang sore atau senja, sedangkan Noel menjadi representasi malam.

Konsep tersebut bukan sekadar pembagian waktu untuk kebutuhan visual. A-List Entertainment menjelaskan bahwa setiap suasana digunakan untuk memperkenalkan karakter para member secara bertahap.

Baca Juga: Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Dream Pop dengan Shoegaze

Pagi digambarkan dengan suasana yang ringan, siang membawa energi yang lebih kuat, senja menjadi masa transisi, sementara malam hadir dengan nuansa yang lebih tenang dan personal.

Dengan begitu, pengenalan member SEEN terasa seperti mengikuti perjalanan satu hari dari awal hingga akhir.

2. Visualnya dibuat sesuai karakter waktu

Konsep tersebut juga terlihat dari materi perkenalan masing-masing member.

Dandy diperkenalkan dalam suasana pagi dengan visual membuka jendela dan melihat pemandangan di luar. Jason hadir dalam suasana siang dengan gambaran teriknya matahari.

Beranjak ke sore, Albian diperlihatkan ketika matahari mulai terbenam dan suasana perlahan menjadi lebih gelap. Sementara itu, Noel muncul dalam suasana malam dengan nuansa santai dan pencahayaan yang lebih temaram.

Jadi, empat waktu tersebut bukan hanya nama karakter. Visualnya sengaja dibuat untuk memberikan gambaran mengenai energi yang ingin ditampilkan masing-masing member.

Baca Juga: Taeyong NCT Jalan Kaki di Jakarta, Naik JPO hingga Bertemu Kucing Usai Konser

3. Dandy, Jason, Albian, dan Noel tetap menjadi satu kesatuan

Meski setiap member mendapatkan karakter berbeda, SEEN tidak ingin membuat keempatnya terlihat seperti bagian yang berdiri sendiri.

Justru, konsep pagi, siang, senja, dan malam menggambarkan bahwa perbedaan karakter tersebut saling melengkapi. Sama seperti satu hari yang tidak hanya terdiri dari satu suasana, SEEN juga membawa beberapa warna dalam satu grup.

Konsep ini sekaligus menjadi cara SEEN menunjukkan bahwa setiap anggota boleh memiliki karakter dan energi yang berbeda tanpa harus dibuat seragam.

4. Konsepnya berlanjut ke musik dan visual

SEEN resmi debut dengan dua lagu, yaitu “Up Up Up” dan “Morning Boy”. Keduanya juga menawarkan nuansa yang berbeda.

“Up Up Up” membawa pesan tentang semangat menjalani hidup, bangkit dari kesendirian, menemukan tujuan, serta melihat kehidupan dari sisi yang lebih positif.

Sementara itu, “Morning Boy” mengambil cerita yang lebih ringan tentang kisah cinta masa sekolah. Lagu tersebut bercerita tentang seorang laki-laki yang ingin serius dengan seorang perempuan, tetapi masih harus menjalani kehidupan sebagai pelajar.

Pada 30 September 2026, SEEN juga merilis MV “Morning Boy” setelah sebelumnya menghadirkan MV “Up Up Up”. Kedua video tersebut ternyata memiliki bagian cerita yang saling berkaitan.

5. Jadi, apa yang membuat konsep SEEN menarik?

Konsep empat waktu membuat pengenalan SEEN terasa seperti memiliki alur. Penggemar tidak hanya diberi tahu siapa Dandy, Jason, Albian, dan Noel, tetapi juga diajak mengenali mereka melalui suasana yang berbeda.

Dandy dengan pagi, Jason dengan siang, Albian dengan senja, dan Noel dengan malam akhirnya menjadi satu rangkaian.

Bagi grup baru yang sedang membangun identitas, cara seperti ini bisa membuat member lebih mudah dikenali sekaligus memberikan ciri khas visual sejak awal debut.

SEEN sendiri merangkum semangat tersebut melalui tagline “To See. To Be Seen. To Have Been Seen.” Konsep melihat, dilihat, dan meninggalkan kesan itu kemudian menjadi bagian dari perjalanan mereka sebagai boy group baru Indonesia.

Editor : Inayah Choirunisa
SEEN Konsep waktu Member