Farel Prayoga Bertemu Ibu Kandung di Kementerian Hukum, Ada Permintaan Perlindungan di Balik Pertemuan

Inayah Choirunisa • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 06:02 WIB
Penyanyi Farel Prayoga kembali bertemu dengan ibu kandungnya (Instagram @farelprayoga.real)
Penyanyi Farel Prayoga kembali bertemu dengan ibu kandungnya (Instagram @farelprayoga.real)

SOLOBALAPAN.COM – Pertemuan Farel Prayoga dengan ibu kandungnya, Siti Soliti, tidak hanya menjadi momen haru setelah keduanya kembali bertatap muka. Di balik pertemuan tersebut, muncul pula permintaan perlindungan yang disampaikan Siti untuk dirinya dan keluarganya.

Farel dan Siti bertemu di kantor Kementerian Hukum, Jakarta, pada Rabu, 30 September 2026. Pertemuan itu difasilitasi oleh Kementerian Hukum dan dihadiri Menteri Hukum Supratman Andi Agtas serta Rais, manajer yang selama ini mendampingi Farel.

Pertemuan tersebut menjadi bagian terbaru dari perjalanan panjang Farel dan Siti yang telah terpisah selama bertahun-tahun. Dalam pertemuan itu, keduanya kembali berbicara secara langsung setelah sebelumnya juga sempat dipertemukan pada Agustus 2025.

Baca Juga: Joyland Sessions 2026 Hadirkan Musisi dari 7 Negara, Ada Slowdive hingga Ichiko Aoba

Ibu Kandung Farel Prayoga Minta Perlindungan

Di hadapan Menteri Hukum, Siti tidak hanya membahas pertemuannya dengan Farel. Ia juga menyampaikan kekhawatiran terhadap kondisi keluarganya dan meminta adanya perlindungan.

Permintaan tersebut disampaikan karena Siti mengaku masih menyimpan trauma atas pengalaman masa lalu. Ia juga menyatakan tidak ingin kembali berhadapan dengan lingkungan keluarga yang sebelumnya mengurus Farel.

Siti berharap Farel tetap berada dalam lingkungan yang menurutnya dapat memberikan pendampingan dan kehidupan yang lebih baik. Ia juga menyampaikan kekhawatiran apabila dirinya harus kembali berhadapan dengan pihak-pihak yang berkaitan dengan persoalan masa lalu.

Permintaan perlindungan itu menjadi salah satu bagian penting dalam pertemuan tersebut karena persoalan yang dibicarakan bukan hanya mengenai hubungan ibu dan anak, tetapi juga menyangkut kondisi keluarga serta masa depan Farel.

Baca Juga: 5 Pelajaran tentang Perjuangan Perempuan yang Bisa Dipetik dari Film Agensi Rumah Tangga

Pertemuan Farel dan Ibu Kandungnya Difasilitasi Kementerian Hukum

Pertemuan Farel dan Siti berlangsung di lingkungan Kementerian Hukum setelah persoalan keluarga Farel menjadi perhatian publik.

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas turut hadir dalam pertemuan tersebut. Kehadiran kementerian membuat pertemuan itu tidak sekadar menjadi momen reuni keluarga, tetapi juga menjadi ruang untuk membicarakan persoalan yang selama ini menyertai perjalanan hidup Farel.

Dalam kesempatan tersebut, perhatian juga diarahkan pada masa depan Farel yang masih berusia muda. Pendidikan, pendampingan, serta keberlanjutan kariernya menjadi hal yang tidak bisa dilepaskan dari persoalan keluarga yang sedang dihadapi.

Sebelumnya, Farel dan Siti juga pernah bertemu pada Agustus 2025. Pertemuan tersebut menjadi salah satu titik awal setelah komunikasi antara keduanya kembali terhubung.

Namun, pertemuan pada September 2026 kembali memperlihatkan bahwa persoalan keluarga Farel belum sepenuhnya selesai. Kali ini, pembicaraan berlangsung dengan melibatkan pihak kementerian dan orang-orang yang selama ini mendampingi Farel.

Baca Juga: Belajar Melepaskan lewat "Heartache (Shall Not Survive)“ Bin Idris

Farel Pilih Tidak Membawa Dendam

Di tengah pembicaraan mengenai persoalan masa lalu, Farel justru menunjukkan sikap yang berbeda. Ia memilih untuk tidak membawa dendam dan berharap berbagai masalah yang ada dapat segera diselesaikan.

Farel juga ingin memulai kembali kehidupannya dari awal. Baginya, persoalan yang telah terjadi tidak seharusnya menghalangi langkahnya untuk melanjutkan pendidikan, karier, dan kehidupannya ke depan.

Sikap tersebut menjadi bagian lain yang menarik dari pertemuan Farel dengan ibu kandungnya. Reuni yang awalnya menjadi perhatian karena pertemuan setelah bertahun-tahun ternyata juga membuka pembicaraan mengenai persoalan keluarga yang lebih luas.

Kini, Farel berada pada fase baru dalam kehidupannya. Di satu sisi, ia kembali terhubung dengan ibu kandung yang telah lama terpisah. Di sisi lain, masih ada persoalan masa lalu yang perlu diselesaikan, termasuk permintaan perlindungan yang disampaikan Siti.

Pertemuan di Kementerian Hukum pun menjadi salah satu babak penting dalam perjalanan Farel Prayoga. Bukan hanya soal bertemu kembali dengan ibu kandung, tetapi juga tentang bagaimana persoalan keluarga tersebut diarahkan agar tidak mengganggu masa depan Farel.

Editor : Inayah Choirunisa
Farel keluarga siti hukum