SOLOBALAPAN.COM-Film animasi terbaru dari DreamWorks Animation, Forgotten Island, akan hadir di bioskop Indonesia pada 2 Oktober 2026. Film yang didistribusikan oleh Universal Pictures ini membawa penonton ke dunia fantasi Pulau Nakali, sebuah tempat misterius yang dipenuhi makhluk-makhluk mitologi dari cerita rakyat Filipina.
Forgotten Island disutradarai oleh Joel Crawford dan Januel P. Mercado, dengan Mark Swift sebagai produser. Film berdurasi sekitar 109 menit tersebut menggabungkan unsur animasi, petualangan, fantasi, dan komedi. Di Indonesia, film ini telah mendapatkan klasifikasi Remaja 13 Tahun (R13)dari Lembaga Sensor Film.
Baca Juga: Frozen 3 Bawa Anna ke Pelaminan, Sosok Misterius Siap Mengacaukan Pernikahan
Kisah Dua Sahabat di Pulau Misterius
Cerita berpusat pada Jo dan Raissa, dua sahabat yang telah berteman sejak sekolah dasar. Keduanya tengah menghadapi perubahan dalam kehidupan setelah menyelesaikan sekolah menengah dan bersiap menjalani jalan masing-masing.
Saat merayakan malam terakhir mereka bersama, Jo dan Raissa secara tidak sengaja menemukan sebuah portal misterius. Portal tersebut membawa mereka ke Pulau Nakali, dunia fantastis yang dipenuhi berbagai makhluk magis dan mitologi yang sebelumnya hanya mereka kenal melalui cerita keluarga Filipina.
Baca Juga: Film "Memburu Pemangsa" Tayang, 4 Jurnalis Jadi Tokoh Utama
Di pulau tersebut, mereka bertemu dengan berbagai makhluk. Ada yang menjadi teman, tetapi ada pula yang mengancam keselamatan mereka. Salah satu sosok paling berbahaya adalah Manananggal, makhluk mitologi Filipina yang menjadi salah satu figur utama dalam cerita.
Jo dan Raissa juga bertemu dengan Raww, seekor weredog yang diperankan melalui suara Dave Franco. Bersama teman-teman baru mereka, keduanya berusaha mencari jalan keluar dari Pulau Nakali.
Persahabatan Menjadi Inti Cerita
Baca Juga: Dicasting dari Hampir 40 Kucing, Siti Akhirnya Jadi Bintang Film “Meong!” Buatan Mahasiswa ITB
Tidak hanya menawarkan petualangan di dunia penuh makhluk mitologi, Forgotten Island juga mengangkat hubungan persahabatan sebagai bagian utama cerita.
Persoalan semakin rumit ketika Jo dan Raissa mengetahui bahwa kenangan tentang persahabatan mereka menjadi harga yang harus dibayar untuk dapat kembali ke rumah. Keduanya kemudian harus mencari cara untuk meninggalkan pulau tersebut sebelum kehilangan ingatan tentang satu sama lain.
Konflik tersebut membuat perjalanan di Pulau Nakali bukan hanya menjadi petualangan melawan berbagai makhluk fantastis, tetapi juga menjadi perjuangan untuk mempertahankan hubungan yang telah mereka bangun sejak kecil.
Mengangkat Cerita Rakyat Filipina
Salah satu daya tarik Forgotten Island terletak pada penggunaan mitologi dan cerita rakyat Filipina sebagai bagian penting dari dunia film. Lembaga Sensor Film mencatat bahwa film ini melibatkan ratusan seniman Filipina dan Amerika Serikat selama proses produksi yang berlangsung sekitar enam tahun.
Baca Juga: Kenapa Film Charlie Chaplin Hampir Tak Perlu Banyak Dialog? Begini Cara Komedinya Bekerja
Beberapa bagian animasinya juga menggunakan teknik 2D gambar tangan yang dikerjakan oleh Snipple Animation Studios di Quezon City, Filipina.
Reuters juga melaporkan bahwa film ini mengambil inspirasi dari mitologi Filipina dan menghadirkan sejumlah figur folklore, termasuk Manananggal. Hal tersebut membuat unsur budaya Filipina menjadi bagian yang menonjol dalam dunia fantasi film.
Deretan Pengisi Suara
Film ini menghadirkan sejumlah nama sebagai pengisi suara. H.E.R. mengisi suara Jo, sementara Liza Soberano berperan sebagai Raissa. Sementara itu, Dave Franco mengisi suara Raww dan Lea Salonga menjadi pengisi suara Manananggal. Film ini juga menampilkan Jenny Slate, Manny Jacinto, Dolly de Leon, Jo Koy, dan Ronny Chieng.
Tayang 2 Oktober di Indonesia
Bagi penonton Indonesia yang ingin mengikuti perjalanan Jo dan Raissa di Pulau Nakali, Forgotten Island dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 2 Oktober 2026. Informasi tersebut juga tercantum dalam data Lembaga Sensor Film dan materi promosi Universal Pictures Indonesia.
Baca Juga: Menjelajahi Fenomena "Dreamcore": Ketika Nostalgia, Mimpi, dan Musik Berpadu Menjadi Satu
Melalui perpaduan petualangan, fantasi, humor, dan mitologi Filipina, Forgotten Island menghadirkan kisah tentang dua sahabat yang harus menghadapi dunia asing sekaligus mempertahankan kenangan yang menjadi bagian penting dari hubungan mereka. (Carrieolis Ratu Lathiifu).
Editor : Andi Aris WidiyantoSumber : Lembaga Sensor Film Republik Indonesia, solobalapan.com