Guruh Soekarnoputra Kritis dan Tak Sadarkan Diri usai 3 Kali Kejang, Keluarga Minta Doa

Damianus Bram • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 12:43 WIB
Guruh Soekarnoputra bersama Megawati Soekarnoputri. (Instagram: guruh_sukarno_putra)
Guruh Soekarnoputra bersama Megawati Soekarnoputri. (Instagram: guruh_sukarno_putra)

 

SOLOBALAPAN.COM – Kondisi kesehatan seniman legendaris sekaligus budayawan kondang tanah air, Guruh Soekarnoputra, mendadak menyita perhatian publik.

Putra bungsu Presiden pertama RI, Soekarno, tersebut saat ini tengah menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) RS Siloam Semanggi, Jakarta, dan dikabarkan dalam kondisi kritis tak sadarkan diri.

Kabar memprihatinkan ini disampaikan langsung oleh keponakan Guruh, Didi Mahardika. Mewakili keluarga besar, Didi memohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia demi kesembuhan sang paman yang kini berada dalam penanganan ketat tim medis.

Didi membeberkan kronologi detik-detik sebelum Guruh kehilangan kesadaran, di mana pencipta lagu kawakan tersebut sempat mengalami kejang-kejang sebanyak tiga kali.

"Sekadar info dan meminta doa. Guruh Soekarnoputra sedang dirawat di ICU, sudah kritis tidak sadar dan 3 kali kejang. Mohon doanya," ungkap Didi Mahardika kepada awak media.

Hingga saat ini, pihak keluarga belum membeberkan riwayat penyakit yang memicu kondisi Guruh memburuk secara drastis.

Didi menegaskan bahwa informasi mengenai detail diagnosis medis untuk sementara waktu sengaja disimpan rapat demi privasi keluarga.

Baca Juga: Putus Cinta? Gen Z Pilih Mendaki Gunung, Cari Suasana Baru hingga Luapkan Perasaan

Sempat Membaik usai Dirawat 4 Minggu

Masalah kesehatan yang dialami Guruh sejatinya telah berlangsung selama satu tahun terakhir. Sebelum dilarikan ke RS Siloam Semanggi, maestro seni Indonesia tersebut sempat menjalani perawatan medis intensif selama kurang lebih empat minggu di RS Medistra Jakarta.

Kondisinya sempat menunjukkan tren positif dan membaik pasca-perawatan di RS Medistra. Namun, beberapa hari terakhir kesehatan Guruh mendadak kembali drop hingga mengharuskan dirinya mendapat bantuan alat medis di ruang ICU.

"Saat ini kondisinya masih belum sadar dan masih dalam penanganan serta pengawasan intensif dari Tim Dokter di RS Siloam Semanggi," jelas Didi.

Keluarga Tetap Optimis dan Minta Doa Masyarakat

Di tengah masa kritis ini, keluarga besar Soekarno memohon kerendahan hati masyarakat untuk menyisipkan doa bagi kesembuhan pria yang dikenal sebagai komposer, penari, koreografer, sekaligus tokoh kebudayaan nasional tersebut.

Didi menegaskan bahwa keluarga tetap menyimpan optimisme tinggi agar Guruh Soekarnoputra mampu melewati masa kritisnya dan kembali pulih seperti sediakala.

"Mohon doanya agar kondisi beliau kembali sehat dan kami sekeluarga juga tetap optimis bahwa Om Guruh bisa kembali sehat," tutur Didi.

Didi turut menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan kiprah seni yang telah diukir Guruh sepanjang hidupnya bagi kebudayaan Indonesia.

"Menurut saya di bidang seni dan budaya perlu ada apresiasi. Dari zaman dulu sampai sekarang, Guruh masih dianggap masterpiece," pungkasnya.

Editor : Damianus Bram
kritis guruh soekarnoputra minta doa rs siloam seniman