Pernah Nonton Binekon? Ternyata Jabo, Sumi hingga Papu Dibuat Mewakili Budaya Indonesia

Luthfiana Sekar • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 15:51 WIB
Binekon memiliki lima karakter yang masing-masing merepresentasikan budaya dari lima pulau besar Indonesia, yakni Sumi, Jabo, Kale, Sula, dan Papu. (Nusantara)
Binekon memiliki lima karakter yang masing-masing merepresentasikan budaya dari lima pulau besar Indonesia, yakni Sumi, Jabo, Kale, Sula, dan Papu. (Nusantara)

SOLOBALAPAN.COM -Buat yang pernah melihat animasi Binekon, mungkin yang paling mudah diingat adalah lima karakter dengan bentuk yang unik. Ada Jabo, Sumi, Kale, Sula, dan Papu yang terlihat seperti tokoh animasi biasa. Namun, desain mereka ternyata tidak dibuat secara sembarangan.

Binekon memang dirancang sebagai animasi yang memperkenalkan budaya Nusantara melalui karakter-karakternya. Lima tokoh tersebut masing-masing merepresentasikan lima pulau besar di Indonesia, yakni Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Baca Juga: Terungkap! Jenazah Mr X di Pulau Enggano Dipastikan Surakman, ABK Kapal Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Hal menariknya, representasi tersebut tidak hanya terlihat dari nama. Bentuk tubuh, pakaian, hingga rumah yang sekaligus menjadi kendaraan mereka mengambil inspirasi dari berbagai unsur budaya di wilayah yang diwakili.

Sumi, misalnya, merupakan karakter yang mewakili Sumatera. Bentuk tubuhnya terinspirasi dari makanan khas Palembang, yaitu pempek.

Bagian kepalanya dibuat menyerupai pempek kapal selam, sementara bagian matanya mengambil inspirasi dari irisan telur. Rambut Sumi juga terinspirasi dari mi kuning yang biasa menjadi pelengkap pempek.

Tidak berhenti di situ, kendaraan Sumi berbentuk Rumah Gadang yang berasal dari Sumatera Barat.

Baca Juga: Tak Hanya Melaui Gerak, Karakter Tari Bugis Kembar Diungkapkan melalui Musik Pengiringnya

Berikutnya ada Jabo yang mewakili Pulau Jawa. Karakter ini dapat dikenali dari pakaian lurik serta blangkon yang dikenakannya. Kendaraan sekaligus rumah Jabo mengambil bentuk rumah khas Jawa, yaitu joglo.

Jabo juga digambarkan sebagai sosok yang terkadang terlihat bingung, tetapi memiliki sifat bijaksana dan dapat membantu teman-temannya menyelesaikan masalah.

Kalau Jabo mengambil unsur budaya Jawa, Kale justru mengambil inspirasi dari Kalimantan. Bentuk karakter Kale terinspirasi dari perisai atau tameng yang digunakan dalam budaya masyarakat Kalimantan. Penampilannya kemudian diperkuat dengan kendaraan berupa Rumah Banjar Bubungan Tinggi dari Kalimantan Selatan.

Kale digambarkan sebagai karakter laki-laki yang berani, meskipun terkadang ceroboh.

Kemudian ada Sula yang mewakili Sulawesi. Sekilas bentuknya mungkin terlihat seperti tikus atau hewan pengerat kecil. Namun, karakter ini sebenarnya terinspirasi dari tarsius, salah satu hewan endemik Sulawesi.

Sula juga memiliki kendaraan yang mengambil bentuk Tongkonan, rumah adat masyarakat Toraja di Sulawesi.

Baca Juga: Mendobrak Tabu Gender: Kepedulian Nyata Aktor Pria Korea Selatan dalam Menangani Isu Kesejahteraan Perempuan

Sementara itu, karakter yang mewakili Papua adalah Papu. Bentuknya terinspirasi dari ukiran khas Papua. Kendaraan Papu pun mengambil bentuk Rumah Honai yang dikenal sebagai rumah tradisional masyarakat Papua.

Papu digambarkan sebagai karakter yang aktif dan memiliki rasa ingin tahu tinggi.

Yang membuat konsep Binekon semakin menarik, kelima karakter tersebut tidak hanya dikumpulkan untuk menunjukkan perbedaan budaya. Dalam ceritanya, mereka juga menghadapi persoalan bersama dan harus mencari solusi sebagai kelompok.

Salah satu contohnya terlihat dalam episode “Coconut”. Cerita bermula ketika kelima karakter menemukan sebuah kelapa. Karena hanya ada satu kelapa untuk mereka berlima, muncul konflik mengenai siapa yang berhak memilikinya. Pada akhirnya, mereka mencari cara agar kelapa tersebut dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.

Konsep tersebut sejalan dengan tujuan Binekon sebagai animasi yang memperkenalkan budaya Nusantara dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami. Penelitian mengenai Binekon juga menemukan bahwa unsur budaya tidak hanya ditampilkan lewat karakter, tetapi juga melalui cerita dan lingkungan visualnya.

Jadi, kalau selama ini Binekon hanya terlihat sebagai animasi dengan lima karakter unik, ternyata setiap tokohnya menyimpan identitas budaya yang berbeda. Nama Sumi, Jabo, Kale, Sula, dan Papu bahkan diambil dari penggalan nama Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Lima karakter, lima wilayah, dan beragam unsur budaya tersebut kemudian disatukan dalam satu animasi. Binekon pun tidak sekadar menghadirkan tokoh yang terlihat lucu, tetapi juga menjadikan desain karakter sebagai cara untuk memperkenalkan keberagaman Indonesia.(Lut)

Editor : Luthfiana Sekar
Sumber : Berbagai Sumber
binekon animasi indonesia