Transformasi Brandon Lilhero: Dari Dancer Cilik IMB hingga Menjadi Koreografer dan Juri Profesional

tim solobalapan • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 13:17 WIB
Brandon Lilhero/Brandon De Angelo Dancer Indonesia yang Mendunia(Instagram @brandon_lilhero)
Brandon Lilhero/Brandon De Angelo Dancer Indonesia yang Mendunia(Instagram @brandon_lilhero)

SOLOBALAPAN.COM-Nama Brandon Lilhero dikenal luas di dunia tari Indonesia. Ia merupakan nama panggung dari Brandon De Angelo, dancer asal Jakarta yang mulai mendapatkan perhatian publik sejak tampil dalam ajang Indonesia Mencari Bakat (IMB) pada 2010.

Seiring berjalannya waktu, Brandon tidak berhenti pada popularitas sebagai dancer cilik. Ia terus mengembangkan kemampuan di bidang tari, koreografi, serta pembuatan konten digital. Perjalanan tersebut membuat namanya tetap hadir di tengah perkembangan industri dance dan media sosial.

Awal Ketertarikan pada Dunia Tari

Baca Juga: Profil Miyu, Dancer Muda Berbakat Asal Indonesia yang Mendunia

Ketertarikan Brandon terhadap tari telah muncul sejak usia dini. Dalam wawancaranya dengan Jawa Pos, Brandon menceritakan bahwa dirinya sudah menyukai tari sejak sekitar usia tiga tahun dan mulai belajar hiphop secara lebih serius ketika berusia enam tahun.

Lingkungan keluarga turut memberikan pengaruh terhadap ketertarikannya pada dunia tari. Orang tua Brandon disebut pernah menjadi dancer, sementara kakaknya juga memiliki pengalaman menari. Ketika melihat kakaknya tampil dalam sebuah pertunjukan, Brandon semakin tertarik untuk mempelajari dance. Ia kemudian belajar melalui video dan mengikuti les dance.

Pengalaman belajar sejak kecil tersebut menjadi dasar bagi perkembangan kemampuan Brandon hingga akhirnya ia tampil di televisi.

Baca Juga: 7 Maestro Tari Indonesia Menembus Panggung Duni

Dikenal melalui Indonesia Mencari Bakat

Tahun 2010 menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan karier Brandon. Ia mengikuti ajang Indonesia Mencari Bakat ketika masih berusia sembilan tahun. Kemampuan menarinya, khususnya dalam gaya hiphop dan breakdance, membuatnya mendapatkan perhatian dari masyarakat.

Brandon berhasil mencapai posisi tiga besar dalam ajang tersebut. Penampilan atraktifnya ketika masih kecil kemudian menjadi bagian penting dari perjalanan awal kariernya sebagai dancer. Popularitas yang diperolehnya melalui televisi kemudian membuka kesempatan lain di bidang hiburan.

Baca Juga: Miyu Ananthamaya Pranoto, Penari Muda Indonesia yang Koleksi Gelar dari Jepang hingga Polandia

Mengembangkan Diri sebagai Koreografer

Bagi Brandon, tari tidak hanya berkaitan dengan kemampuan melakukan gerakan. Ia juga tertarik pada proses menciptakan koreografi. Brandon menyebut keinginannya untuk menjadi koreografer dan mengungkapkan kekagumannya terhadap koreografer dan dancer Parris Goebel.

Proses kreatif dalam membuat koreografi bagi Brandon berkaitan dengan kebutuhan sebuah karya. Musik menjadi salah satu sumber munculnya ide. Ia menjelaskan bahwa ide dance dapat muncul ketika mendengarkan sebuah lagu, kemudian dikembangkan menjadi gerakan atau koreografi.

Baca Juga: Unjuk Sisi Musikalitas Baru, Sung Han-bin ZEROBASEONE Mantapkan Langkah Debut Solo Lewat Album 'DEAD:ALIVE'

Perjalanan tersebut menunjukkan perubahan peran Brandon dari seorang dancer yang tampil mengikuti koreografi menjadi sosok yang juga memikirkan proses kreatif di balik sebuah pertunjukan.

Prestasi di Kompetisi Dance

Kemampuan Brandon juga berkembang melalui berbagai kompetisi dance, baik di dalam maupun luar negeri. Ia pernah meraih sejumlah prestasi, antara lain Juara 1 Adult Division dan Varsity Division Hip Hop International Indonesia 2019, serta Juara 2 Hipfest Uni 2022 di Vietnam.

Baca Juga: 'Dracula' Jennie Memecahkan Rekor Ketahanan K-Pop Billboard Hot 100 di Top 10

Ia juga tercatat mengikuti berbagai kompetisi internasional, termasuk Supremacy Online di Filipina dan Body Rock Filipina. Selain itu, bersama HeavyBuckStylez, Brandon pernah menjadi bagian dari penampilan sebagai opening dancer dalam Royal Family Dance Crew Asia Tour pada 2018.

Prestasi tersebut memperlihatkan bahwa perjalanan Brandon di dunia dance terus berkembang setelah masa kejayaannya sebagai dancer cilik di televisi.

Baca Juga: Dinamika Komunikasi Selebriti: Humor Spontan Han So-hee di Depan Senior yang Memicu Diskusi Etika Publik

Aktif di Media Sosial

Perkembangan media sosial memberikan ruang baru bagi Brandon untuk berkreasi. Selain tampil sebagai dancer, ia membuat berbagai konten yang berkaitan dengan dance, hiburan, komedi, hingga gaya personal.

Brandon mengatakan bahwa aktivitasnya saat itu mencakup menari, membuat konten, mengajar dance, serta bekerja sebagai koreografer. Ia juga pernah membuat konten analisis koreografi di YouTube, meskipun kemudian lebih banyak mencurahkan waktunya untuk TikTok.

Nama Brandon Lilhero juga tercatat dalam berbagai pemberitaan mengenai konten dance di TikTok. Kehadirannya di media sosial membuat aktivitasnya sebagai dancer dapat menjangkau penonton yang lebih luas.

Menjadi Juri Kompetisi Dance

Perjalanan Brandon kemudian berkembang hingga ke peran sebagai juri. Pada 12 Maret 2025, ia menjadi salah satu dari tiga dancer profesional yang terlibat dalam proses penjurian Juara Nasional DBL Dance Competition 2024–2025 di Jakarta Design Center.

Baca Juga: Bukan Cuma Pemanis Plot! Ini Alasan Karakter Kembar Jadi 'Senjata Rahasia' Drakor Sepanjang 2026

Dalam kegiatan tersebut, Brandon bersama Semmy Blank dan Natya Shina memberikan penilaian terhadap 27 tim yang masuk nominasi juara nasional. Keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa pengalaman Brandon di dunia dance juga dimanfaatkan dalam proses penilaian dan pengembangan talenta dancer muda.

Brandon dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan pentingnya dukungan dari orang tua dan sekolah bagi para dancer muda, mengingat persiapan kompetisi membutuhkan berbagai hal seperti konsum, koreograsi, dan biaya. (Carrieolis Ratu Lathiifu).

Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : DBL ID, Jawa Pos, solobalapan.com
koreografer carrieolis ratu brandon lilhero brandon de angelo dancer