SOLOBALAPAN.COM - Nama aktor populer Lee Dong Wook mendadak terseret dalam skema kejahatan asmara digital (love scamming) usai seorang wanita menjadi korban penipuan hingga mengalami kerugian finansial sekitar Rp400 juta akibat tindak penyamaran akun palsu berteknologi AI.
Popularitas para bintang papan atas Korea Selatan di ranah global kini membawa celah kerentanan baru di era digital.
Pemanfaatan kemajuan teknologi Artificial Intelligence (AI) oleh pihak yang tidak bertanggung jawab makin marak digunakan untuk menciptakan rasa percaya semu di media sosial.
Kasus yang menyeret nama Lee Dong Wook ini menjadi sinyal bahaya bagi industri hiburan, memperlihatkan bagaimana citra positif seorang figur publik dapat disalahgunakan secara masif untuk melakukan manipulasi emosional dan eksploitasi finansial terhadap penggemar yang tidak waspada.
Berdasarkan investigasi eksklusif program berita SBS News, korban seorang wanita berusia 30-an mengaku terperangkap dalam hubungan asmara maya (cyber romance) selama hampir satu tahun dengan akun yang mengatasnamakan sang aktor.
Untuk mengikat emosi korban, pelaku melancarkan komunikasi intensif menggunakan panggilan akrab seperti "oppa" dan "jagiya" (sayang), bahkan bertindak sejauh mengumbar janji untuk mempertemukan kedua keluarga serta merencanakan pernikahan.
Pelaku juga secara rutin mengirimkan foto-foto yang belakangan teridentifikasi sebagai hasil fabrikasi citra berbasis AI.
Setelah berhasil menguasai psikologis korban, pelaku mulai meminta dana secara bertahap. Korban yang terpedaya akhirnya menyerahkan uang tabungan hidupnya yang terakumulasi mencapai Rp400 juta, yang sebenarnya dipersiapkan untuk kebutuhan dasar sehari-hari.
Baca Juga: Persaingan Industri Hiburan September 2026: 6 Drakor Baru Unjuk Gigi Lewat Bintang Papan Atas
Menanggapi meluasnya dampak kasus pencatutan identitas tersebut, agensi King Kong by Starship mengambil tindakan tegas dengan menerbitkan pernyataan resmi pada 16 September 2026.
"Para artis di bawah naungan kami tidak pernah meminta uang, pembayaran dana, data pribadi, maupun barang berharga dalam bentuk apa pun melalui pesan pribadi atau akun media sosial," tegas perwakilan King Kong by Starship dalam keterangan resminya.
Guna mencegah munculnya korban baru, pihak agensi mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap akun-akun asing yang mengatasnamakan jajaran artis mereka.
King Kong by Starship juga membuka saluran aduan resmi dan meminta publik untuk segera melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan agar dapat ditindaklanjuti secara hukum. (angelyna fransiska meia)
Editor : Adi PrasSumber : Berbagai Sumber