SOLOBALAPAN.COM – Lagu Training Season milik Dua Lipa kembali ramai di media sosial meski sudah dirilis pada 2024. Potongan lagu tersebut kini banyak digunakan sebagai latar video TikTok, Instagram Reels, hingga YouTube Shorts, terutama untuk konten tentang percintaan dan harapan mendapatkan pasangan sesuai keinginan.
Tren tersebut dikenal sebagai Manifesting Challenge atau Dua Lipa Challenge. Pengguna media sosial biasanya menampilkan daftar atau gambaran pasangan yang mereka harapkan, sementara potongan Training Season digunakan sebagai pengiring. Di Indonesia, tren tersebut juga sudah diikuti sejumlah figur publik, seperti Mayang, Dwi Andhika, dan Astrid Tiar.
Menariknya, cara lagu tersebut digunakan dalam tren tidak sepenuhnya menggambarkan konteks ketika Dua Lipa menulisnya. Training Season sebenarnya lahir dari pengalaman penyanyi tersebut menghadapi serangkaian kencan yang membuatnya merasa sudah cukup lelah untuk terus mengajari seseorang bagaimana memperlakukannya dalam sebuah hubungan.
Viral sebagai “Doa” Mendapat Pasangan
Dalam tren yang beredar, Training Season digunakan untuk menggambarkan harapan terhadap pasangan ideal. Video yang menjadi salah satu pemicu tren memperlihatkan Dua Lipa bersama sahabat-sahabatnya membuat gerakan seperti sedang berdoa. Video tersebut dibuat ketika mereka berlibur sebelum salah satu sahabat Dua Lipa menikah dan ditutup dengan momen sang sahabat menunjukkan cincin pertunangannya.
Format tersebut kemudian ditiru pengguna TikTok. Mereka membuat versi masing-masing sambil menyampaikan harapan mengenai pasangan atau kehidupan percintaan yang ingin dimiliki.
Popularitasnya tidak hanya terjadi di Indonesia. Lagu tersebut juga kembali masuk ke sejumlah tangga lagu Inggris setelah popularitasnya meningkat melalui TikTok. Forbes mencatat Training Season kembali masuk tiga tangga lagu Inggris pada 2026 setelah sebelumnya tidak lagi berada di tangga tersebut sejak 2024.
Baca Juga: Giselle aespa Dikritik karena Unggahan Foto Senjata hingga Kaus Bergambar Richard Ramirez
Sebenarnya Apa yang Dimaksud “Training Season”?
Judul Training Season sendiri merupakan metafora. Dalam konteks lagu, Dua Lipa menggambarkan masa ketika seseorang terus mendapatkan pengalaman dari hubungan sebelumnya, termasuk ketika harus menjelaskan kepada pasangan bagaimana seharusnya memperlakukannya.
Dua Lipa pernah menjelaskan bahwa ide lagu tersebut muncul setelah sebuah kencan buruk menjadi semacam titik terakhir baginya. Keesokan harinya, ia datang ke studio dan mengatakan kepada penulis lagu Caroline Ailin serta Tobias Jesso Jr. bahwa “training season” sudah berakhir.
Karena itu, lagu tersebut bukan sekadar tentang mencari seseorang untuk menjadi pasangan. Ada pesan mengenai batasan dan standar dalam hubungan. Dua Lipa menggambarkan dirinya tidak ingin terus berada dalam posisi sebagai orang yang harus “mengajari” pasangan bagaimana mencintainya dengan benar.
Kenapa Lagu Lama Bisa Viral Lagi?
Training Season merupakan bagian dari album Radical Optimism dan pertama kali dirilis pada Februari 2024. Lagu tersebut baru kembali mendapatkan perhatian besar setelah potongannya digunakan dalam tren manifestasi di TikTok pada 2026.
Fenomena tersebut menunjukkan bagaimana penggunaan sebuah lagu di media sosial dapat memberikan konteks baru terhadap karya yang sebenarnya sudah dirilis beberapa tahun sebelumnya.
Bagi pengguna TikTok, Training Season kini terdengar seperti soundtrack untuk membayangkan pasangan impian. Sementara jika melihat cerita di balik pembuatannya, lagu tersebut justru berbicara tentang seseorang yang sudah merasa cukup dengan pengalaman mengajari pasangan dan ingin menemukan hubungan yang lebih matang.
Perbedaan konteks itulah yang membuat lagu Dua Lipa tersebut kembali menarik perhatian. Lagu yang awalnya menjadi ungkapan kejenuhan dalam urusan kencan kini justru digunakan warganet sebagai pengiring harapan untuk menemukan pasangan yang dianggap tepat.
Editor : Inayah ChoirunisaSumber : Forbes, ELLE