SOLOBALAPAN.COM - Nama Nathalie Holscher kembali menjadi perhatian setelah video dirinya saat tampil sebagai DJ beredar di media sosial. Dalam video tersebut, mantan istri Sule itu terlihat sedang berada di balik meja DJ ketika sejumlah uang saweran diberikan kepadanya.
Namun, bukan hanya aksi Nathalie yang menjadi perbincangan. Di tengah ramainya komentar mengenai uang saweran tersebut, muncul sebuah komentar dari akun yang mengaku sebagai seorang ustazah.
Isi komentar itu kemudian ikut disorot dan dibagikan ulang oleh sejumlah akun media sosial.
Baca Juga: Hendery Ungkap Dapat Uang dari Pemerintah Tiap Tahun, Ternyata Ini Program Unik di Macau
Dalam tangkapan layar yang beredar, akun tersebut menuliskan pengalaman ketika dirinya mengaji 30 juz dalam sebuah acara 40 harian. Ia mengaku kegiatan tersebut berlangsung dari pukul 07.00 hingga 15.00.
Meski menghabiskan waktu sekitar delapan jam, akun tersebut mengaku hanya mendapatkan amplop berisi Rp100 ribu.
“Ya Allah gampang banget Allah ngasih rizkinya... sedang aku kemarin ngaji Alquran 30 juz temaat orang hajat 40 harian dari jm 7 pagi mpe jm 3 sore duduk sambil demimil cuma di amplopi 100 ribu,” tulis akun tersebut dalam komentar yang ditampilkan dalam video.
Ia kemudian menyebut pengalaman tersebut sebagai ujian keikhlasan. Meski begitu, akun tersebut tetap menutup curhatannya dengan ungkapan syukur.
“Sungguh nguji keikhlasan bener2... tapi apapun alhamdulillah,” lanjutnya.
Komentar tersebut kemudian menjadi bagian dari pembahasan warganet setelah dikaitkan dengan video Nathalie Holscher yang menerima banyak uang saweran ketika tampil sebagai DJ.
Baca Juga: Rekam Jejak Eks-Idol Gen-1 di Drakor 2026: Pembuktian Transformasi Panggung Musik ke Layar Kaca
Akun Instagram @shanty_srymulyani ikut mengunggah ulang potongan video tersebut. Dalam keterangannya, akun itu menuliskan bahwa video Nathalie saat tampil sebagai DJ dan mendapat saweran ramai diperbincangkan. Di tengah komentar warganet, curhatan mengenai bayaran mengaji tersebut disebut ikut mencuri perhatian.
Sejumlah komentar lain di unggahan tersebut kemudian membahas persoalan rezeki, keikhlasan hingga cara seseorang memperoleh penghasilan.
Ada pula warganet yang mempertanyakan identitas akun yang mengaku sebagai ustazah tersebut. Salah satu komentar bahkan menyebut, “Berarti yg komen itu gak tau sama yg namanya istidraj,” sementara komentar lain mengingatkan agar seseorang tidak memandang tarif dalam beramal dari sudut pandang agama.
Terlepas dari perdebatan tersebut, fenomena uang saweran Nathalie memang bukan hal yang baru. Nathalie sebelumnya juga pernah mendapat perhatian besar karena menerima saweran ketika tampil sebagai DJ.
Pada Desember 2025, Nathalie mengungkap bahwa saweran terbesar yang pernah diterimanya sebagai DJ mencapai Rp500 juta.
Ia mengatakan uang tersebut didapat ketika tampil dalam acara peresmian hotel di Ratatotok, Manado. Nathalie juga menyebut pernah menerima sekitar Rp300 juta saat tampil di acara keluarga di Tatelu, Manado.
Sebelumnya, penampilan Nathalie sebagai DJ di Banjarmasin pada Juli 2026 juga sempat menjadi sorotan setelah video yang memperlihatkan uang saweran dalam jumlah banyak beredar di media sosial.
Uang tersebut terlihat menumpuk di sekitar meja DJ dan kemudian diamankan oleh timnya.
Sementara itu, isi curhatan mengenai bayaran Rp100 ribu tersebut belum dapat dipastikan secara independen selain dari komentar yang beredar di media sosial. Identitas akun serta detail acara yang disebut dalam komentar juga tidak dijelaskan lebih lanjut dalam unggahan tersebut.
Karena itu, perbandingan nominal antara uang saweran yang diterima Nathalie dan Rp100 ribu yang disebut dalam curhatan tersebut lebih tepat dilihat sebagai fenomena yang memicu perbincangan warganet.
Pada akhirnya, unggahan tersebut justru membuka pembicaraan yang lebih luas mengenai bagaimana orang memandang pekerjaan, bayaran, rezeki dan keikhlasan. Satu video Nathalie saat menerima saweran pun akhirnya membawa perhatian warganet pada cerita lain yang sama sekali berbeda.(Luthfiana Sekar)
Editor : Luthfiana SekarSumber : Berbagai Sumber