Kontroversi Konten 'Mindfulness' Maudy Ayunda: Antara Privilese Kelas dan Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental

tim solobalapan • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 18:38 WIB
Niat bagikan tips
Maudy Ayunda. (Ist)

SOLOBALAPAN.COM Unggahan video edukasi aktris Maudy Ayunda mengenai pentingnya menjaga ketenangan jiwa (mindfulness) di tengah gempuran kabar buruk memicu perdebatan hangat netizen di platform X pada pertengahan September 2026.

Melalui konten YouTube bertajuk "Mindfulness in the Age of Bad News", Maudy membagikan pandangan tentang pentingnya menyaring informasi serta membangun self-awareness agar tidak terpapar stres akibat berita negatif berkelanjutan.

Sayangnya, niat menyebarkan energi positif tersebut justru menuai tanggapan dingin dari sebagian publik.

Baca Juga: Sinopsis Film Para Perasuk: Angga Yunanda hingga Maudy Ayunda Adu Akting, Angkat Tradisi Ritual Kerasukan Berjamaah

Maudy yang dikenal sebagai lulusan kampus top dunia Oxford University bahkan melanjutkan S2 di Stanford University dianggap terlalu acuh (tone deaf) terhadap realitas sosial.

Sebagai figur publik dengan panggung yang besar, ia dinilai menyiakan kapasitasnya untuk ikut mengawal isu-isu krusial yang berdampak langsung pada masyarakat kelas bawah (grassroots).

Kritik tajam bermula dari cuitan akun X @pandaleezasol yang mengaku memilih berhenti mengikuti (unsubscribe) saluran YouTube Maudy karena menganggap sang artis memilih aman di tengah situasi sulit.

Baca Juga: Team Liquid ID Puncaki Klasemen MPL ID S18, Alter Ego Geser NAVI Ke Posisi Kedua

"She’s not spreading positivity anymore, she’s just becoming tone deaf. Kak masa kamu nulis puluhan-ratusan esai sampe lulus di Ivy League... tapi justru dg mega platform dan capacity yg kamu punya kamu malah milih diam?" tulis akun tersebut.

Senada dengan hal itu, warganet lain menyoroti adanya jurang privilese dalam menerapkan gaya hidup mindful maupun stoic.

"Gampang buat mindfulness & stoic klo lu bangun tidur di ruangan AC, sarapan enak, & punya waktu buat rekreasi," sindir akun @Tutorial Bermasyarakat.

Baca Juga: Siapa Hana Kuraki? Bintang Film Dewasa Jepang yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun, , Sempat Umumkan Hiatus

"Buat yang punya pilihan, itu cuma bad news di feed. Buat yang nggak punya pilihan, itu kehidupan sehari-hari," tegas akun @OKTAVIANUS KOKOH.

 

Di tengah gelombang kritik, sebagian netizen pasang badan membela Maudy. Akun @vein menilai langkah membatasi paparan media sosial merupakan bentuk perlindungan diri yang sah.

"Paling bener emang off medsos dulu deh, stress kalo liat medsos isinya berita buruk terus pasti bakal pengaruh ke hidup kita," ungkapnya.

Baca Juga: Ronde Kering hingga Peach Gum, 3 Varian Ronde Solo yang Unik

Hingga saat ini, pihak Maudy Ayunda belum memberikan tanggapan resmi terkait pro-kontra yang menyasar kontennya.

Meski demikian, polemik ini membuka ruang diskusi baru di masyarakat mengenai pentingnya menyeimbangkan antara kesehatan mental pribadi dan rasa empati terhadap isu-isu sosial di sekitar. (angelyna fransiska meia)

Editor : Adi Pras
Maudy Ayunda angelyna fransiska meia mindfulness artis empati