SOLOBALAPANCOM — Grup musik Kotak terpaksa menghentikan penampilan mereka secara mendadak saat menggelar konser di kawasan Kota Tua, Jakarta, akibat penyebaran gas berbau menyengat yang memicu sesak napas dan membuat sejumlah penonton pingsan pada Senin (14/9/2026).
Konser terbuka yang semula berlangsung meriah tersebut mendadak berubah mencekam di tengah pertunjukan. Pemicunya adalah munculnya paparan zat gas berbau tajam yang disebarkan oleh oknum tak dikenal di tengah padatnya kerumunan penonton.
Vokalis Kotak Tantri Syalindri akhirnya mengambil keputusan tegas untuk memotong set panggungnya. Langkah darurat ini diambil setelah efek gas tersebut tidak hanya merusak konsentrasi pertunjukan, tetapi juga secara langsung mengancam keselamatan jiwa para pengunjung serta kesehatan para personel di atas panggung.
Melalui unggahan di akun Threads pribadinya (@tantrisyalindri), Tantri menceritakan bahwa gangguan aroma menyengat tersebut sebenarnya sudah dirasakan sebanyak dua kali. Pihak penyelenggara dan band sempat menyampaikan imbauan terbuka, namun aksi pemicu gangguan tersebut kembali terulang persis saat Kotak sedang membawakan tembang hits "Pelan-Pelan Saja".
Efek zat tersebut terasa sangat cepat. Tantri mengalami serangan batuk hebat serta sesak napas mendadak yang membuatnya tak sanggup melanjutkan nyanyian. Situasi di area penonton pun kian memprihatinkan setelah beberapa orang tumbang dan pingsan karena kekurangan oksigen akibat terhirup gas tersebut.
"Saya tidak sanggup melanjutkan karena batuk dan sesak akibat hal ini, banyak penonton juga yang pingsan terkena gas tersebut. Mohon maaf harus tiba-tiba menghentikan konser," tulis Tantri.
Baca Juga: Buka Babak Baru, KOTAK Lepas dari Label Setelah 18 Tahun Berkarya
Salah satu kendala utama dalam mengamankan situasi di lapangan adalah bentuk gas yang tidak mengeluarkan asap visual, sehingga sumber penyebaran maupun identitas oknum pemicunya sulit terdeteksi secara langsung oleh petugas keamanan.
Usai menghentikan pertunjukan demi menetralkan area, Tantri memastikan bahwa kondisi dirinya bersama Chua dan Cella kini sudah stabil serta aman dari efek sisa gas. Sang vokalis juga menyampaikan imbauan khusus agar para penggemar setia (Kerabat Kotak), terutama yang datang dari luar Jakarta, dapat kembali ke kediaman masing-masing dengan selamat. Kejadian ini diharapkan menjadi evaluasi ketat bagi pengamanan konser ruang terbuka di masa mendatang. (angelyna fransiska meia)
Editor : Kabun Triyatno