Terungkap! Ini Penyebab Dodhy Umumkan Kangen Band Resmi Bubar, Sebut Ada Kezaliman di Internal Grup

Didi Agung Eko Purnomo • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 10:01 WIB
Dodhy unggah kabar bahwa Kangen Band resmi bubar.
Dodhy unggah kabar bahwa Kangen Band resmi bubar.

SOLOBALAPAN, LAMPUNG — Kabar mengejutkan datang dari kancah musik Tanah Air. Grup musik legendaris asal Lampung yang pernah menjadi fenomena budaya pop, Kangen Band, secara resmi dinyatakan bubar atau mengakhiri perjalanannya di industri musik per Sabtu (12/9/2026).

Pengumuman drastis ini disampaikan langsung oleh sang pendiri sekaligus gitaris dan pencipta lagu hits mereka, Dodhy, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @dodhyofficial.

Keputusan ini dipicu oleh konflik internal mendalam yang dinilai sudah tidak dapat ditoleransi lagi.

Dodhy Sebut Ada Kezaliman dan Rasa Sakit yang Lama Terpendam

Pecahnya band yang mendominasi pasar musik Indonesia sejak dekade 2000-an ini bermula dari akumulasi perselisihan di tubuh grup.

Baca Juga: Andika Kangen Band Sakit Apa? Minta Doa Usai Batal Tampil di The Sounds Project, Mengaku Menggigil dan Seluruh Badan Nyeri

Dodhy, selaku pemilik hak merek Kangen Band, memilih mengambil tindakan tegas untuk menghentikan seluruh aktivitas grup secara sepihak.

Dalam pernyataan tertulisnya yang bernada emosional, Dodhy secara eksplisit mengungkapkan alasannya membubarkan band yang telah membesarkan namanya tersebut. Ia menyebut adanya perlakuan tidak adil di internal grup yang sudah berlangsung lama.

Pernyataan Resmi Dodhy (@dodhyofficial): "Bismillah saya dengan sadar menyatakan Kangen Band bubar dikarenakan ada kezoliman di dalamnya, saya selaku owner dan founder Kangen Band sudah menyimpan rasa sakit ini sekian lama."

Dampak Hukum: Larangan Keras Membawakan Lagu Ciptaan Dodhy

Konsekuensi dari pembubaran ini tidak hanya berdampak pada eksistensi grup, tetapi juga menyentuh ranah hukum hak kekayaan intelektual.

Dodhy secara tegas mengumumkan penutupan akses bagi seluruh mantan rekan satu bandnya untuk memanfaatkan karya-karyanya.

Larangan ini bersifat mengikat dan berlaku eksplisit, baik untuk penampilan di atas panggung oleh eks personel maupun untuk para penyelenggara acara (event organizer).

Dodhy bertekad mengamankan hak cipta penuh atas seluruh katalog musik legendaris Kangen Band yang merupakan ciptaannya.

"Untuk para personil mevolved dan para EO, dilarang keras member dari ex kangen band membawa lagu-lagu ciptaan saya, saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya," lanjut Dodhy dalam pernyataan yang sama.

Rincian Konflik Masih Menjadi Tanda Tanya

Hingga saat ini, baik Dodhy maupun pihak manajemen belum membeberkan kronologi detail terkait bentuk "kezoliman" yang menjadi akar permasalahan utama.

Perpecahan ini meninggalkan pertanyaan besar bagi publik mengenai masa depan karya-karya legendaris mereka di panggung hiburan.

Gaya musik pop melayu khas Kangen Band dengan rentetan tembang populer seperti "Tentang Aku, Kau, dan Dia", "Yolanda", serta "Pujaan Hati" telah menyerap perhatian jutaan pendengar.

Pembubaran ini menjadi akhir dari perjalanan panjang sebuah band yang pernah menjadi ikon musik melayu modern Indonesia.

Tabel Pemetaan Fakta Pembubaran Kangen Band (September 2026)

Guna memberikan pemetaan informasi mengenai figur, akar persoalan, konsekuensi hukum, serta status terkini dari konflik internal band secara rapi, terstruktur, dan mudah dipahami, berikut adalah rangkuman datanya:

Parameter Informasi Detail Fakta & Catatan Kejadian
Pihak yang Mengumumkan Dodhy (Pendiri, Founder, & Pemilik Hak Merek)
Waktu Pengumuman Sabtu, 12 September 2026
Media Pengumuman Unggahan visual di akun Instagram pribadi @dodhyofficial
Status Kangen Band Resmi Bubar / Mengakhiri Aktivitas Grup
Penyebab Utama (Klaim Dodhy) Kezoliman di internal grup & konflik mendalam yang lama terpendam
Perasaan Dodhy Menyimpan rasa sakit yang sudah lama
Konsekuensi Hak Cipta Larangan total bagi eks personel membawakan lagu ciptaan Dodhy
Sasaran Larangan Eks personel (termasuk "personil mevolved") dan Event Organizer (EO)
Detail Konflik Belum diungkap secara gamblang ke publik
Warisan Musik Hits seperti "Yolanda", "Pujaan Hati", "Tentang Aku, Kau, dan Dia"

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
Kangen Band Dodhy bubar