Juicy Luicy Buka Suara Usai Diserang Netizen, Beberkan Kronologi Batal ke Batam: Ngaku Dibohongi Berkali-kali

Didi Agung Eko Purnomo • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 21:45 WIB
Juicy Luicy Viral Batal Manggung di Batam.
Juicy Luicy Viral Batal Manggung di Batam.

SOLOBALAPAN, BANDUNG — Grup musik pop akustik Juicy Luicy akhirnya memecah keheningan dan merilis klarifikasi resmi terkait polemik batalnya penampilan mereka dalam acara festival musik di Batam per Jumat (11/9/2026).

Langkah ini diambil manajemen setelah narasi seputar pembatalan konser tersebut sempat menjadi bola liar di media sosial dan menyudutkan pihak band.

Melalui pernyataan tertulis resmi yang diunggah di akun Instagram @juicyluicyband, band asal Bandung ini membongkar fakta mengejutkan bahwa keputusan batal terbang ke Batam diambil bukan semata masalah bagasi, melainkan karena mereka merasa telah dibohongi berkali-kali oleh pihak penyelenggara acara terkait pemenuhan hak mendasar artis.

Tagih Pelunasan Sejak H-7, Baru Dibayar 18 Jam Sebelum Keberangkatan

Dalam klarifikasi multi-salindia (carousel) yang diunggah dengan takarir "Yang mungkin perlu orang tahu, sebuah klarifikasi dari Juicy Luicy", manajemen membeberkan kronologi persoalan administrasi yang berlarut-larut.

Baca Juga: Kenapa Juicy Luicy Viral Batal Manggung di Batam? Ini Duduk Perkara Polemik Over Bagasi vs Tagihan Hotel

Juicy Luicy menegaskan bahwa sesuai kesepakatan, pelunasan biaya penampilan (performance fee) semestinya sudah diselesaikan sejak tujuh hari sebelum acara (H-7).

Namun pada kenyataannya, pembayaran baru dilakukan penyelenggara sekitar 18 jam sebelum jadwal keberangkatan menuju Batam.

Keterlambatan tersebut kian diperparah karena pengiriman dana tersebut tidak disertai kelengkapan dokumen perjalanan, tiket penerbangan, maupun bukti pemesanan hotel yang sah.

Pihak band mengaku hampir setiap jam melayangkan penagihan kepada panitia untuk memastikan kesiapan logistik perjalanan.

Mengingat para personel dan kru berbasis di Bandung, mereka membutuhkan kepastian waktu untuk menempuh perjalanan darat menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, Tangerang. Namun, upaya tersebut hanya berbuah respons penundaan berulang dengan dalih "sebentar".

Tiket Diberikan Larut Malam dan Janji Uang Bagasi Rp26 Juta Fiktif

Situasi kian kritis ketika pihak penyelenggara baru mengirimkan tiket penerbangan pada pukul 22.26 WIB malam menjelang hari keberangkatan.

Pengiriman tiket tersebut dinilai sangat tidak lengkap karena tidak melampirkan:

  • Bukti Pemesanan Penginapan: Tidak ada bukti reservasi hotel selama 2 malam sebagaimana tercantum dalam perjanjian kerja sama.

  • Tiket Penerbangan Pulang: Tidak ada kejelasan jadwal tiket pulang dari Batam.

  • Bagasi Prabayar (Pre-paid Baggage): Alokasi kuota ekstra bagasi yang telah tertuang di dalam dokumen riders resmi sama sekali belum dibayarkan.

Juicy Luicy tidak menampik adanya komunikasi di mana promotor menawarkan untuk mentransfer uang muka sebesar Rp26 juta guna mengatasi biaya kelebihan bagasi, dengan janji sisanya akan dilunasi menyusul.

Namun, tawaran tersebut terbukti hanya janji semata karena uang yang dijanjikan tidak pernah dikirimkan ke rekening pihak band.

Akibat keterlambatan pembelian di muka (pre-paid) tersebut, tarif bagasi di bandara melonjak drastis karena harus dibayar secara langsung saat menjelang keberangkatan dengan volume logistik alat musik yang besar.

Hilang Kepercayaan Usai Dibohongi Berkali-kali

Rentetan janji yang tidak ditepati tersebut membuat pihak manajemen Juicy Luicy berada di posisi yang sangat berisiko.

 Dengan tidak adanya jaminan tiket pulang, ketidakjelasan akomodasi hotel, serta ketiadaan biaya bagasi bernilai besar yang dibiarkan menumpuk, band akhirnya mengambil sikap tegas untuk membatalkan penerbangan pada Sabtu pagi tersebut.

Pernyataan Resmi Manajemen Juicy Luicy: "Bagaimana mungkin kami percaya bahwa penyelenggara akan membayarkan angka yang sangat besar tersebut setelah kami dibohongi berkali-kali? Karena itu kami memutuskan untuk tidak pergi ke Batam di hari Sabtu itu."

Klarifikasi terbuka ini memberikan sudut pandang penyeimbang dari klarifikasi pihak promotor sebelumnya, sekaligus meluruskan anggapan warganet bahwa pembatalan tersebut terjadi murni karena keengganan pihak band menalangi bagasi.

Tabel Pemetaan Fakta Klarifikasi Resmi Juicy Luicy Terkait Pembatalan di Batam

Guna memberikan pemetaan informasi mengenai kronologi penagihan, pelanggaran kesepakatan fasilitas, janji pembayaran fiktif, serta alasan penolakan terbang secara rapi, terstruktur, dan mudah dipahami, berikut adalah rangkuman datanya:

Parameter Fakta Detail Penjelasan & Kronologi Manajemen Juicy Luicy
Kanal Rilis Resmi Akun Instagram resmi @juicyluicyband
Waktu Klarifikasi Jumat, 11 September 2026
Batas Waktu Pelunasan Diminta sejak H-7 acara sesuai kesepakatan kontrak
Realisasi Pembayaran Baru dibayarkan 18 jam sebelum jam keberangkatan
Respons Penagihan Panitia berulang kali mengabaikan dan hanya menjawab "sebentar"
Waktu Pengiriman Tiket Baru dikirimkan pada malam hari pukul 22.26 WIB
Kelalaian Fasilitas Tidak ada bukti hotel 2 malam, tanpa tiket pulang, dan tanpa kuota ekstra bagasi
Tawaran Uang Rp26 Juta Panitia berjanji mengirim Rp26 juta untuk bagasi, namun dana tidak pernah masuk
Kendala Teknis Bagasi Harga bagasi membengkak drastis akibat tidak dibeli via pre-paid sejak awal
Pertimbangan Geografis Tim berbasis di Bandung dan harus menempuh perjalanan ke Bandara Soetta
Alasan Final Pembatalan Kehilangan kepercayaan terhadap promotor setelah dibohongi berulang kali

Klarifikasi komprehensif dari Juicy Luicy ini mempertegas bahwa transparansi kontrak, ketepatan waktu pembayaran honor, dan pemenuhan fasilitas logistik merupakan pilar mutlak bagi kelancaran operasional pertunjukan musik profesional di Tanah Air.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
kronologi juicy luicy batam