Tom Holland kembali sebagai Peter Parker dalam Spider-Man: Brand New Day yang mencatat kesuksesan besar di box office global. (Pinterest)SOLOBALAPAN.COM - Ada satu hal yang membuat Spider-Man: Brand New Day masih menarik dibicarakan meski filmnya sudah beberapa pekan tayang di bioskop.Bukan lagi soal trailer, kostum baru, atau siapa musuh Peter Parker kali ini, melainkan soal angka yang terus membesar di box office.Film yang kembali dibintangi Tom Holland sebagai Peter Parker tersebut kini sudah mengumpulkan lebih dari US$2,4 miliar atau sekitar Rp39 triliun secara global. Angka itu membuat Brand New Day berada di jajaran film dengan pendapatan terbesar sepanjang masa.
Yang membuat pencapaian ini semakin menarik adalah perjalanan filmnya di Amerika Utara. Brand New Day sudah mendekati angka US$1 miliar dari pasar domestik.Berdasarkan data box office terbaru, pendapatannya di Amerika Serikat telah melewati US$925 juta dan masih terus bertambah.Sebelumnya, film ini juga sempat menjadi penguasa box office selama enam pekan berturut-turut. Pencapaian tersebut terbilang jarang terjadi.Dalam beberapa tahun terakhir, hanya sedikit film yang mampu bertahan selama itu di posisi teratas. Salah satunya adalah Avatar: The Way of Water pada 2022.Jadi, pertanyaannya bukan lagi apakah Spider-Man masih populer. Jawabannya sudah terlihat dari angka penjualan tiket. Yang lebih menarik justru kenapa karakter ini masih mampu menarik penonton dalam jumlah sebesar itu, sementara tidak semua film superhero mendapatkan respons serupa.Tahun 2026 sendiri menunjukkan bahwa nama besar sebuah waralaba tidak otomatis menjamin filmnya sukses. Sejumlah film dari waralaba besar justru mengalami performa yang jauh lebih lemah.Di sisi lain, Spider-Man: Brand New Day menjadi salah satu film yang paling menonjol dan ikut mendorong box office Hollywood mencapai salah satu musim panas terbaiknya.
Ada faktor nostalgia yang sulit dipisahkan dari Spider-Man. Karakter ini sudah dikenal lintas generasi, tetapi versi Tom Holland punya perjalanan sendiri sejak masuk ke Marvel Cinematic Universe.Setelah kejadian besar di Spider-Man: No Way Home, Peter Parker berada dalam kondisi yang berbeda. Ia menjalani hidup sebagai Spider-Man tanpa banyak orang yang mengingat dirinya sebagai Peter Parker.Sony sendiri menggambarkan Peter dalam Brand New Day sebagai sosok yang kini menjalani kehidupan sebagai Spider-Man secara penuh dan berusaha melindungi New York City.Posisi tersebut membuat film ini bukan sekadar kelanjutan petualangan superhero, tetapi juga membawa Peter ke fase baru dalam kehidupannya.Kekuatan lain datang dari penontonnya yang tidak hanya berasal dari penggemar Marvel. Data box office 2026 menunjukkan bahwa penonton muda, khususnya kelompok Gen Z, ikut menjadi bagian penting dari kebangkitan bioskop sepanjang musim panas.Film-film dengan karakter yang sudah dikenal tetap punya keuntungan karena penonton tidak perlu diperkenalkan dari awal dengan dunianya.Brand New Day juga datang ketika bioskop Hollywood sedang mengalami periode yang cukup menarik. Musim panas 2026 bahkan mencatat rekor pendapatan box office domestik, dengan total sekitar US$4,76 miliar dari 1 Mei hingga awal September.
Spider-Man menjadi salah satu film yang paling besar menyumbang angka tersebut.
Menariknya, dominasi Spider-Man sekarang mulai mendapat tantangan. The Odyssey karya Christopher Nolan berhasil mengambil posisi teratas box office global pada pekan kedelapan penayangannya.Namun, hal itu tidak serta-merta membuat pencapaian Brand New Day mengecil. Film Tom Holland masih berada di sekitar US$2,4 miliar secara global dan menjadi salah satu film dengan performa terbesar sepanjang 2026.Bahkan, laporan terbaru pada 11 September menyebut Brand New Day berpeluang mengejar rekor box office domestik Amerika Serikat.Jika mampu menembus US$1 miliar di pasar tersebut, film ini akan mencapai pencapaian yang sangat jarang terjadi. Dengan begitu, alasan kenapa Spider-Man: Brand New Day masih diburu penonton sebenarnya tidak cuma karena nama Marvel atau Tom Holland.Ada gabungan antara karakter yang sudah sangat dikenal, rasa penasaran terhadap kelanjutan Peter Parker, basis penggemar yang besar, serta momentum box office yang sedang berpihak pada film tersebut.Dan untuk saat ini, Spider-Man masih membuktikan satu hal: meski sudah berkali-kali hadir di layar lebar, kisah Peter Parker belum kehilangan daya tariknya. (Luthfiana Sekar) Editor : Luthfiana Sekar Sumber : Berbagai Sumber