SOLOBALAPAN.COM – Setelah mengajak penonton menyelami dunia masa kecil lewat Na Willa, perfilman Indonesia segera membawa penonton ke suasana berbeda melalui Laut Bercerita. Film adaptasi novel karya Leila S. Chudori tersebut mengangkat kisah perjuangan mahasiswa dan masyarakat pada era 1990-an di tengah situasi politik yang penuh tekanan.
Trailer resmi Laut Bercerita dirilis pada 9 September 2026 oleh rumah produksi Pal8 Pictures. Film yang disutradarai Yosep Anggi Noen itu dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 29 Oktober 2026.
Film ini membawa penonton mengikuti perjalanan Biru Laut, seorang aktivis mahasiswa yang bersama kawan-kawannya memperjuangkan kebebasan berekspresi dan menyuarakan ketidakadilan.
Kisahnya tidak hanya berpusat pada perjuangan politik dan keberanian melawan tekanan penguasa. Unsur persahabatan, keluarga, serta romansa turut menjadi bagian dari perjalanan para tokohnya.
Baca Juga: Sendi Tiba-Tiba Bengkak? Ini Pertolongan Pertama dan Obat Asam Urat Saat Nyeri Akut
Menggambarkan Perjuangan Aktivis di Era 1990-an
Berbeda dengan Na Willa yang membawa penonton ke dunia imajinasi anak-anak, Laut Bercerita menghadirkan suasana Indonesia pada era 1990-an.
Cerita mengajak penonton melihat bagaimana para mahasiswa dan masyarakat berusaha memperjuangkan hak serta kebebasan di tengah kondisi politik yang membatasi ruang bersuara.
Persoalan kemudian menjadi semakin berat ketika sejumlah aktivis mengalami penangkapan dan penghilangan paksa. Di sisi lain, keluarga dan orang-orang terdekat harus menghadapi ketidakpastian ketika mereka yang dicintai tidak kunjung kembali.
Melalui sudut pandang Biru Laut dan orang-orang di sekitarnya, film ini berusaha menghadirkan kisah tentang keberanian, kehilangan, keluarga, cinta, serta harapan yang terus bertahan.
Kalimat “Tubuh bisa lenyap, nyawa bisa hilang. Tapi cerita dan keberanian akan lahir berkali-kali” menjadi salah satu gambaran semangat yang dibawa film tersebut.
Reza Rahadian Perankan Biru Laut
Film Laut Bercerita diperkuat sejumlah aktor dan aktris ternama Indonesia.
Reza Rahadian dipercaya memerankan karakter Biru Laut. Sementara Yunita Siregar berperan sebagai Asmara Jati dan Eva Celia sebagai Ratih Anjani.
Selain itu, jajaran pemeran juga diisi Christine Hakim, Arswendy Bening Swara, Dian Sastrowardoyo, Yoga Pratama, Kevin Julio, Ben Nugroho, Dewa Dayana, Ibnu Jamil, serta sejumlah aktor lainnya.
Film tersebut menjadi salah satu proyek yang cukup dinantikan karena mengadaptasi novel Laut Bercerita, karya Leila S. Chudori yang telah memiliki pembaca luas.
Leila juga turut terlibat dalam penulisan skenario film bersama Yosep Anggi Noen
Efek Rumah Kaca dan Knogg Isi Soundtrack
Baca Juga: Rahasia Sarapan Praktis: Ini yang Terjadi pada Tubuh Saat Makan Quaker Oats Setiap Pagi
Tidak hanya cerita dan jajaran pemerannya yang menarik perhatian. Film Laut Bercerita juga menggandeng grup musik Efek Rumah Kaca bersama Knogg untuk menggarap lagu tema berjudul “Matilah Kau Mati”.
Lagu tersebut diadaptasi dari puisi “Di Hari Kematianku” yang terdapat dalam novel Laut Bercerita. Liriknya ditulis oleh Leila S. Chudori, penyair Sutardji Calzoum Bachri, dan vokalis Efek Rumah Kaca, Cholil Mahmud.
“Matilah Kau Mati” telah dirilis di berbagai platform musik digital sejak 31 Juli 2026. Video musiknya kemudian dirilis pada 24 Agustus 2026 dan menampilkan Reza Rahadian sebagai Biru Laut.
Kehadiran lagu tersebut semakin memperkuat nuansa film yang berbicara mengenai keberanian, kebebasan bersuara, kehilangan, dan harapan.
Dengan trailer resmi yang telah dirilis, penantian terhadap kisah Biru Laut dan kawan-kawannya kini memasuki tahap berikutnya. Laut Bercerita dijadwalkan mulai menyapa penonton di bioskop Indonesia pada 29 Oktober 2026. (Adhima Aulia)
Editor : Andi Aris WidiyantoSumber : Instagram: @filmlautbercerita, solobalapan.com