Siapa yang kangen Conan? Detektif cilik ini kembali dengan kasus besar yang bikin Jepang geger

Luthfiana Sekar • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 08:44 WIB
Siapa yang kangen Conan?  Detektif cilik ini kembali dengan kasus yang nggak main-main! Dalam TV special terbaru, Conan harus mengungkap kasus uang palsu yang bikin Jepang geger. Siap ikut memecahkan misterinya?  (Collabo-cafe)
Siapa yang kangen Conan? Detektif cilik ini kembali dengan kasus yang nggak main-main! Dalam TV special terbaru, Conan harus mengungkap kasus uang palsu yang bikin Jepang geger. Siap ikut memecahkan misterinya? (Collabo-cafe)

SOLOBALAPAN.COM - Siapa yang kangen Conan? Detektif cilik ini kembali dengan kasus besar yang bikin Jepang geger. Setelah tiga dekade menemani penggemar memecahkan berbagai misteri, Detective Conan bakal kembali lewat sebuah TV special terbaru yang membawa kasus dengan skala jauh lebih besar.

Berjudul “30号殺人事件” atau “30-gō Satsujin Jiken”, episode spesial ini dijadwalkan tayang pada Jumat, 25 September 2026 pukul 21.00 waktu Jepang melalui program Friday Roadshow di jaringan Yomiuri TV dan Nippon TV. Tayangan berdurasi dua jam tersebut menjadi bagian dari perayaan 30 tahun anime Detective Conan.

Menariknya, kasus kali ini bukan sekadar pembunuhan yang harus dipecahkan Conan. Cerita bermula dari kemunculan uang kertas baru pecahan 10.000 yen dengan desain Toto Tower.

Baca Juga: Dari Kendali AS hingga Kembali ke Panama, Begini Sejarah Terusan Panama

Conan bersama Detective Boys, Profesor Agasa, Ran dan Sonoko kemudian mengunjungi pabrik pencetakan uang kertas Jepang yang berada di Nagano.

Namun, suasana berubah ketika polisi menemukan uang palsu di lokasi sebuah kasus pembunuhan. Uang tersebut ternyata memiliki tingkat kemiripan yang sangat tinggi dengan uang asli.

Temuan itu membuat kepolisian mulai membentuk tim penyelidikan untuk mengungkap siapa yang berada di balik peredaran uang palsu tersebut.

Masalah semakin besar ketika uang palsu mulai menyebar dan menimbulkan kekacauan di berbagai wilayah Jepang. Kasus yang awalnya terlihat seperti kejahatan biasa pun berkembang menjadi persoalan berskala nasional.

Conan kemudian harus mengikuti jejak uang palsu tersebut hingga ke Osaka bersama Heiji Hattori, tempat yang diduga berkaitan dengan proses pembuatannya.

Dari sinilah penyelidikan menjadi semakin rumit. Conan dan Heiji bukan hanya harus mencari pelaku pembunuhan, tetapi juga mengungkap jaringan di balik uang palsu yang dapat mengganggu kepercayaan masyarakat terhadap mata uang Jepang.

Skala cerita yang besar tersebut memang sengaja dipilih untuk membuat perayaan 30 tahun Detective Conan terasa berbeda. Sutradara Fumiharu Kamanaka menjelaskan bahwa kasus uang palsu memungkinkan cerita berkembang ke berbagai wilayah sekaligus melibatkan banyak aparat kepolisian.

Sementara penulis skenario Takeharu Sakurai ingin menjadikan proyek anniversary ini seperti sebuah “festival” dengan menghadirkan sebanyak mungkin karakter reguler.

Baca Juga: Jepang Pernah Janjikan Indonesia Kemerdekaan, Tapi Apa Tujuan Sebenarnya?

Karena itu, penggemar tidak hanya akan melihat Conan dan Heiji. Sejumlah karakter utama serta jajaran kepolisian dari berbagai wilayah Jepang turut terlibat dalam penyelidikan.

Format dua jam juga membuat cerita kali ini terasa lebih dekat dengan skala film, dengan perpaduan antara misteri dan aksi.

Ada fakta menarik lain di balik TV special ini. “30号殺人事件” merupakan cerita original yang dibuat khusus untuk anime, sehingga bukan adaptasi langsung dari manga Detective Conan. Tayangan ini juga menjadi TV special berdurasi dua jam pertama dalam sekitar 10 tahun setelah “Episode ONE” yang hadir pada 2016.

Selain karakter-karakter lama, aktris Elaiza Ikeda juga ikut bergabung sebagai pengisi suara karakter baru bernama Toko Satomi. Ia merupakan pemeriksa dokumen dari National Research Institute of Police Science yang bertugas menganalisis uang yang ditemukan dalam kasus tersebut.

Toko menjadi salah satu karakter penting untuk membantu memastikan bahwa uang yang ditemukan memang merupakan hasil pemalsuan.

Baca Juga: Bluey Bukan Cuma Kartun Anak, Ini Cara Mereka Belajar Menghadapi Kegagalan

Menariknya lagi, Elaiza Ikeda lahir pada 1996, tahun yang sama ketika anime Detective Conan pertama kali mulai ditayangkan. Kehadirannya pun menjadi salah satu bagian unik dalam proyek perayaan 30 tahun tersebut.

Selama 30 tahun, Detective Conan sudah membawa penggemarnya ke berbagai kasus dengan pelaku, motif, dan cara pembunuhan yang berbeda-beda. Namun kali ini, taruhannya terasa lebih besar karena misteri yang dihadapi Conan tidak berhenti pada satu korban atau satu lokasi.

Satu kasus pembunuhan justru membuka persoalan tentang uang palsu yang menyebar ke berbagai wilayah Jepang. Dengan Conan, Heiji, kepolisian dari berbagai daerah, serta sederet karakter ikonik berkumpul dalam satu cerita, “30号殺人事件” menjadi salah satu tayangan yang menarik untuk ditunggu para penggemar.

Jadi, siap kembali ikut memecahkan kasus bersama Conan? 

Editor : Luthfiana Sekar
Sumber : Berbagai Sumber
Detective Conan 30号殺人事件 jepang anime