SOLOBALAPAN.COM - Lagu patah hati yang sudah lebih dari satu dekade menemani pendengar ternyata belum kehilangan daya tariknya. “The One That Got Away” milik Katy Perry kembali ramai diperbincangkan pada 2026 setelah lagu tersebut mendadak mendapatkan kehidupan baru di TikTok.
Bukan sekadar viral sesaat, lagu dari era Teenage Dream itu bahkan dinobatkan sebagai Global Song of the Summer 2026 oleh TikTok.
Pengumuman tersebut disampaikan TikTok pada 1 September 2026 melalui daftar lagu yang paling banyak digunakan dan mendapat engagement selama musim panas.
Baca Juga: Lightning McQueen Turun ke Lintasan, Begini Cara Disney dan F1 Rayakan 20 Tahun Cars di Monza
“The One That Got Away” berada di posisi pertama secara global setelah digunakan dalam lebih dari 42 juta video TikTok dengan total lebih dari 55 miliar penayangan.
Kebangkitannya juga membuat lagu tersebut kembali masuk ke berbagai tangga musik dunia, termasuk Billboard Global 200.
Yang membuat fenomena ini menarik adalah usia lagunya. “The One That Got Away” bukan lagu baru yang sengaja dibuat untuk mengikuti tren TikTok.
Lagu tersebut merupakan bagian dari album Teenage Dream, salah satu album paling sukses dalam karier Katy Perry, dan telah melewati lebih dari satu dekade sejak pertama kali diperkenalkan kepada publik.
Namun, waktu ternyata tidak membuat kisah dalam lagu tersebut kehilangan relevansi. Di TikTok, pengguna generasi baru menemukan kembali lagu yang bercerita tentang seseorang dari masa lalu yang akhirnya tidak bisa dipertahankan.
Potongan lagu tersebut kemudian digunakan untuk berbagai jenis konten, mulai dari video bernuansa nostalgia, cover, edit adegan film dan serial televisi, hingga kisah pribadi tentang seseorang yang pernah menjadi bagian penting dalam kehidupan mereka.
Baca Juga: Pernah Jadi Rumah Pangeran hingga Kampus, Ini 3 Wajah Ndalem Kusumoyudan Solo
Bahkan, tren tersebut tidak berhenti pada penggunaan lagu sebagai backsound. Salah satu format yang ikut membuat lagu ini semakin ramai adalah konten mengenai sosok “the one that got away” atau seseorang yang pernah hadir, tetapi akhirnya harus dilepaskan.
Tema tersebut memberikan ruang bagi pengguna TikTok untuk memasukkan pengalaman pribadi mereka ke dalam sebuah lagu yang sebenarnya sudah dirilis bertahun-tahun sebelumnya.
Katy Perry sendiri ikut terseret dalam fenomena tersebut. TikTok mencatat bahwa sang penyanyi ikut merespons tren yang berkaitan dengan mantan kekasih yang menjadi inspirasi lagu tersebut.
Dalam salah satu momen yang kembali diperbincangkan, Perry menggunakan lagu itu ketika menanggapi kabar bahwa mantannya telah menikah.
Hal tersebut membuat kisah di balik lagu terasa semakin dekat dengan kehidupan nyata dan ikut memperkuat perhatian publik terhadap “The One That Got Away”.
Bagi Katy Perry, kebangkitan lagu tersebut tentu menjadi sebuah kejutan. Dalam pernyataannya kepada TikTok, Perry mengatakan bahwa dirinya merasa “surreal” melihat “The One That Got Away” kembali menemukan momentumnya bertahun-tahun setelah dirilis.
Baca Juga: Ndalem Gondosuli, Rumah Bangsawan yang Menjadi Saksi Perjalanan Kampung Batik Laweyan
Ia juga menilai bahwa salah satu hal menarik dari musik adalah seorang musisi tidak pernah benar-benar bisa mengetahui ke mana sebuah lagu akan membawa pendengarnya atau kapan sebuah lagu akan ditemukan kembali oleh generasi baru.
Fenomena tersebut juga memperlihatkan bagaimana TikTok telah mengubah cara sebuah lagu bisa kembali populer. Dahulu, lagu lama biasanya kembali masuk ke perhatian publik karena film, serial televisi, iklan, radio, atau konser.
Kini, sebuah lagu dapat memperoleh kehidupan kedua hanya karena digunakan berulang kali dalam video pendek.
Yang lebih menarik, TikTok sendiri memasukkan kebangkitan lagu Katy Perry tersebut dalam kategori “Nostalgia Revival” untuk kampanye Songs of the Summer, Vol. 2026. Artinya, popularitas “The One That Got Away” tidak berdiri sendiri.
Musim panas 2026 di TikTok juga ditandai dengan kembalinya sejumlah lagu lama yang ditemukan kembali oleh pendengar generasi baru.
Dalam daftar yang sama, TikTok juga mencatat lagu “Cinderella” milik Mac Miller sebagai salah satu lagu besar musim panas di Amerika Serikat, sementara lagu Lenny Kravitz “It Ain't Over 'Til It's Over” ikut kembali mendapat perhatian setelah digunakan dalam serial Love Story: John F. Kennedy Jr. and Carolyn Bessette.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa nostalgia terhadap musik lama sedang menjadi bagian penting dari budaya TikTok pada 2026.
Kebangkitan “The One That Got Away” bahkan mendorong Katy Perry untuk menghadirkan versi baru dari lagu tersebut. Sang penyanyi merilis director's cut dengan tambahan narasi dari legenda musik rock Stevie Nicks.
Kolaborasi tersebut memberikan sentuhan berbeda pada lagu yang kembali menjadi pembicaraan dan memperpanjang momentum yang tercipta dari popularitasnya di TikTok.
Secara statistik, lagu tersebut juga menunjukkan bahwa popularitas di TikTok dapat berpengaruh jauh melampaui platform tersebut. TikTok mencatat “The One That Got Away” telah mengumpulkan lebih dari 1,8 miliar streaming di Spotify dan menghabiskan 21 minggu di Billboard Global 200.
Data tersebut memperlihatkan bahwa viral di media sosial tidak selalu berhenti pada jumlah video atau views, tetapi bisa ikut mendorong orang kembali mendengarkan lagu secara penuh di layanan streaming.
Momentum ini datang ketika Katy Perry sendiri sedang kembali menjadi sorotan melalui Katy Perry: The Lifetimes Tour – Live from Paris. Film konser tersebut mulai tayang secara terbatas di bioskop dan IMAX pada September 2026.
Film ini merekam perjalanan Lifetimes Tour yang berlangsung pada 2025 dan menjadi tur besar Perry setelah beberapa tahun tidak menjalani tur dunia.
Dengan demikian, kembalinya “The One That Got Away” terjadi di tengah momentum yang cukup besar bagi Katy Perry. Di satu sisi, ia kembali menjadi perhatian karena film konsernya.
Di sisi lain, salah satu lagu terkenalnya dari era sebelumnya justru ditemukan kembali oleh generasi yang mungkin mengenalnya bukan dari radio atau album Teenage Dream, melainkan dari halaman For You TikTok.
Pada akhirnya, fenomena ini menunjukkan bahwa sebuah lagu tidak selalu memiliki masa kedaluwarsa. “The One That Got Away” mungkin bercerita tentang seseorang yang telah pergi, tetapi lagu itu sendiri justru menemukan jalan untuk kembali.
Lebih dari satu dekade setelah dirilis, lagu Katy Perry tersebut kembali menjadi soundtrack bagi cerita cinta, kehilangan, nostalgia, dan kenangan milik generasi yang berbeda. Dan kali ini, jutaan pengguna TikTok seolah membuktikan bahwa ada lagu-lagu tertentu yang memang tidak pernah benar-benar pergi. (Luthfiana Sekar)
Editor : Luthfiana SekarSumber : Berbagai Sumber