JAKARTA, SOLOBALAPAN.COM – Penyanyi Mahalini Raharja akhirnya angkat bicara mengenai kontroversi perilisan ulang lagu Percuma. Lagu tersebut sebelumnya dibawakan oleh Anggis Devaki dan Betrand Peto.
Perilisan ulang lagu Percuma oleh Mahalini menuai sorotan dari warganet. Sejumlah netizen mempertanyakan etika Mahalini karena dianggap merilis kembali lagu tersebut tanpa meminta izin kepada penyanyi sebelumnya.
Menanggapi kritik tersebut, Mahalini memberikan penjelasan melalui kolom komentar TikTok pada Jumat (28/8). Istri Rizky Febian itu menyebut persoalan tersebut telah dibicarakan sebelum lagu dirilis kembali.
Baca Juga: Taman Nasional Way Kambas Aman: Pemadaman Karhutla Tuntas dan Pasukan Gabungan Disiagakan
“Lagu ini memang kontraknya hanya setahun dan sebelum rilis sudah dibicarakan tentang legalitas dan sudah dikasih tahu ke penyanyi sebelumnya juga kok,” tulis Mahalini.
Mahalini Tegaskan Kontrak Bukan Beli Putus
Mahalini juga menjelaskan mengenai status kontrak lagu Percuma. Menurutnya, kontrak lagu tersebut hanya berlaku selama satu tahun dan bukan menggunakan sistem beli putus.
Dengan demikian, hak Mahalini sebagai pencipta lagu tetap melekat meski masa kontrak untuk penyanyi sebelumnya telah berakhir.
“Betul kak hanya setahun, tidak beli putus,” jawab Mahalini ketika membalas komentar salah satu warganet.
Penjelasan tersebut disampaikan Mahalini untuk meluruskan anggapan bahwa dirinya mengambil alih lagu Percuma tanpa memperhatikan aspek legalitas maupun kesepakatan sebelumnya.
Kontroversi ini bermula setelah Mahalini merilis ulang Percuma, yang sebelumnya telah dikenal melalui versi Anggis Devaki dan Betrand Peto. Perbedaan pandangan mengenai hak atas lagu tersebut kemudian menjadi perbincangan di media sosial.
Mahalini memastikan perilisan ulang lagu tersebut telah memperhatikan aspek legalitas dan kesepakatan yang berlaku. Ia juga menegaskan bahwa kontrak yang dimaksud bukan merupakan sistem pembelian hak lagu secara putus. (an)
Editor : Andi Aris WidiyantoSumber : solobalapan.com