MARK’s Voice Mailbox, Cara Mark Lee Dekat dengan Fans yang Langsung Dibanjiri Puluhan Ribu Panggilan

Luthfiana Sekar • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:35 WIB
MARK’s Voice Mailbox baru dibuka, tapi langsung dibanjiri 21.862 panggilan hanya dalam satu jam. Lewat layanan ini, penggemar bisa mendengarkan pesan suara Mark sekaligus meninggalkan pesan untuknya. (Twitter @Upper Room)
MARK’s Voice Mailbox baru dibuka, tapi langsung dibanjiri 21.862 panggilan hanya dalam satu jam. Lewat layanan ini, penggemar bisa mendengarkan pesan suara Mark sekaligus meninggalkan pesan untuknya. (Twitter @Upper Room)

SOLOBALAPAN.COM - Baru dibuka pada Jumat (28/8), MARK’s Voice Mailbox langsung membuat penggemar Mark Lee ramai-ramai menghubungi nomor yang diumumkan. Dalam satu jam pertama sejak layanan dibuka, tercatat 21.862 panggilan masuk, termasuk panggilan yang tidak berhasil tersambung.

Angka tersebut bahkan membuat sebagian penggemar kesulitan mengakses layanan karena jumlah penelepon secara bersamaan sempat melampaui kapasitas yang tersedia.

Antusiasme tersebut menunjukkan betapa besar rasa penasaran penggemar terhadap proyek baru Mark yang menawarkan cara komunikasi cukup berbeda dari interaksi idol dan fans pada umumnya.

Baca Juga: Manohara ke Palangka Raya, Hadir dan Berkontribusi untuk Masyarakat di Tengah Ancaman Kabut Asap

MARK’s Voice Mailbox merupakan layanan pesan suara yang disiapkan Mark untuk penggemarnya. Melalui nomor yang diumumkan, penggemar dapat menelepon dan mendengarkan pesan suara yang ditinggalkan langsung oleh Mark.

Setelah pesan tersebut selesai diputar, penggemar juga mendapatkan kesempatan untuk meninggalkan pesan suara mereka sendiri untuk Mark.

Konsepnya terdengar sederhana, tetapi justru terasa cukup personal. Di tengah komunikasi idol dan penggemar yang kini banyak berlangsung melalui media sosial, aplikasi komunitas, hingga siaran langsung, Mark memilih menggunakan sesuatu yang terasa lebih klasik: sebuah panggilan telepon.

Baca Juga: Fakta Baru Kerusuhan Pejompongan! Wali Kota Jakpus Ungkap Massa Ternyata Bukan Warga Jakarta

Penggemar tidak hanya membaca tulisan atau melihat unggahan Mark. Mereka bisa langsung mendengar suara Mark melalui sambungan telepon, kemudian berbicara seolah sedang meninggalkan pesan untuk seseorang yang mereka kenal.

Konsep tersebut juga tergambar dari pesan yang digunakan dalam pengumuman proyek ini, yaitu “MY FRIEND, LEAVE ME A MESSAGE.”

MARK’s Voice Mailbox sendiri mulai beroperasi pada 28 Agustus 2026 dan akan berlangsung hingga 28 September 2026.

Artinya, penggemar memiliki waktu sekitar satu bulan untuk mencoba mengakses layanan tersebut dan meninggalkan pesan mereka.

Respons yang muncul sejak menit-menit pertama menunjukkan bahwa konsep tersebut berhasil menarik perhatian besar. Hanya dalam satu jam, lebih dari 20 ribu panggilan tercatat masuk.

Jumlah itu bahkan mencakup panggilan yang gagal tersambung, sehingga angka tersebut menggambarkan besarnya trafik yang muncul ketika layanan pertama kali dibuka.

Bagi penggemar, salah satu daya tariknya tentu adalah kesempatan untuk mendengar suara Mark secara langsung melalui medium yang terasa berbeda dari biasanya.

Sementara itu, kesempatan meninggalkan pesan untuk Mark membuat interaksi tersebut terasa tidak sepenuhnya satu arah.

Konsep seperti ini juga memberikan kesan bahwa Mark sedang mencoba membangun bentuk komunikasi yang lebih dekat dengan penggemarnya di tengah fase baru dalam kariernya.

Pada April 2026, Mark menyepakati berakhirnya kontrak eksklusifnya dengan SM Entertainment dan kemudian mengakhiri aktivitasnya bersama NCT. Setelah itu, ia mendirikan agensi independennya sendiri, Upper Room.

Baca Juga: SM Entertainment Sita Aset Pribadi Chen, Baekhyun, dan Xiumin, Konflik dengan EXO-CBX Makin Membara! 

Karena itu, MARK’s Voice Mailbox hadir dalam periode yang cukup menarik dalam perjalanan kariernya. Setelah bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu anggota NCT dan NCT DREAM, Mark kini mulai menjalankan aktivitasnya melalui ruang yang lebih independen.

Namun, Voice Mailbox bukan sekadar proyek untuk memperkenalkan fase baru tersebut. Dari konsepnya, Mark justru memilih sesuatu yang berpusat pada hubungan dengan penggemar.

Ada sesuatu yang cukup nostalgia dari sebuah nomor telepon yang bisa dihubungi untuk mendengarkan suara seseorang. Tidak ada kolom komentar, tidak ada tombol like, dan tidak ada algoritma yang menentukan apakah pesan tersebut akan muncul di beranda.

Penggemar cukup menelepon, mendengarkan suara Mark, lalu meninggalkan pesan mereka sendiri.

Menariknya, respons 21.862 panggilan dalam satu jam menunjukkan bahwa konsep sederhana tersebut ternyata masih memiliki daya tarik besar di era digital.

Baca Juga: Jangan Salah Kira, Bunga Ini Justru Jadi Bahan Favorit dalam Beragam Masakan

Bahkan ketika komunikasi bisa dilakukan dengan jauh lebih cepat melalui berbagai aplikasi, kesempatan untuk “menelepon” idol secara khusus tetap mampu membuat ribuan penggemar berebut terhubung.

MARK’s Voice Mailbox pada akhirnya bukan hanya tentang sebuah nomor telepon. Proyek ini memperlihatkan bagaimana sebuah konsep komunikasi lama dapat dikemas kembali menjadi pengalaman baru bagi fandom K-Pop.

Dan melihat bagaimana layanan tersebut langsung dibanjiri puluhan ribu panggilan hanya dalam satu jam, tampaknya banyak penggemar Mark yang memang tidak ingin melewatkan kesempatan untuk meninggalkan satu pesan untuknya.

MARK’s Voice Mailbox masih berlangsung hingga 28 September. Jadi, setelah lebih dari 21 ribu panggilan hanya dalam satu jam pertama, menarik untuk melihat seberapa besar respons penggemar yang akan terkumpul selama satu bulan ke depan. (luthfiana sekar) 

Editor : Kabun Triyatno
Sumber : Weverse, Star News
Mark Lee Upper room luthfiana sekar mark's voice mailbox markf