SOLOBALAPAN.COM - Nama Manohara Odelia Pinot selama ini dikenal publik sebagai model dan figur publik.
Namun, di luar dunia hiburan, perempuan yang akrab disapa Mano itu juga kerap menunjukkan kepeduliannya terhadap berbagai persoalan kemanusiaan dan lingkungan.
Terbaru, Manohara menyambangi Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Ia mengunjungi Haze Shelter PKBM Candra Kirana di Palangka Raya serta Haze Shelter Posyandu Desa Pilang. Dalam kunjungan tersebut, Manohara melihat langsung kegiatan dan upaya yang dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap.
Baca Juga: Eks Bomber Panathinaikos Merapat ke Persija, Alexander Jeremejeff: Target Saya, Bawa Klub Juara!
Kedatangannya juga disertai sejumlah bantuan. Bersama tim yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Manohara membawa masker untuk anak-anak, obat-obatan, perlengkapan medis untuk kebutuhan pernapasan, serta air cooler dan kebutuhan listrik bagi Haze Shelter di Desa Pilang.
Bantuan itu menjadi dukungan bagi keberadaan Haze Shelter yang disiapkan sebagai tempat berlindung ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap. Bagi masyarakat di wilayah yang kerap terdampak, persoalan asap bukan sekadar pemandangan langit yang berubah kelabu, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas dan kesehatan, terutama bagi anak-anak serta kelompok rentan.
Usai melihat langsung kondisi dan kerja yang dilakukan di lapangan, Manohara pun mengaku senang bisa ikut mengambil bagian. Ia menyampaikan apresiasi kepada Ranu Welum yang telah memperlihatkan secara langsung berbagai upaya yang dilakukan untuk masyarakat.
Baca Juga: Amanda Zahra Perkenalkan "Anak Baru" di Keluarga, Sosok Iqo Sukses Curi Perhatian Warganet
“Terima kasih Ranu Welum sudah memperlihatkan secara langsung semua kerja luar biasa yang kalian lakukan. Senang sekali bisa ikut berkontribusi. I hope we can continue collaborating in the future,” tulis Manohara.
Harapan untuk terus berkolaborasi itu menunjukkan bahwa keterlibatannya kali ini tak sekadar berhenti pada satu kunjungan. Manohara tampak membuka peluang untuk kembali mengambil bagian dalam kegiatan serupa di masa mendatang.
Kunjungan ke Palangka Raya sendiri bukan hal yang sepenuhnya baru bagi Manohara. Selama ini, ia memang dikenal beberapa kali terlibat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, termasuk memberikan dukungan ketika masyarakat menghadapi musibah.
Baca Juga: Resmi Ganti Identitas! Alasan Emosional di Balik Keputusan Ariel Tatum Ubah Nama Asli Terungkap
Perhatiannya juga meluas ke isu lingkungan dan perlindungan satwa, bidang yang belakangan cukup aktif ia tekuni. Ia pernah terlibat dalam kegiatan bantuan bagi korban bencana, sementara dalam beberapa tahun terakhir semakin banyak terjun dalam aktivitas yang berkaitan dengan lingkungan dan satwa.
Karena itu, kehadiran Manohara di Palangka Raya kali ini seperti melanjutkan kepedulian yang selama ini telah menjadi bagian dari aktivitasnya. Hanya saja, kali ini ia berada di tengah persoalan yang mempertemukan dua hal tersebut sekaligus: lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Kabut asap yang muncul akibat kebakaran hutan dan lahan memang tidak hanya meninggalkan dampak bagi alam. Ketika kualitas udara memburuk, masyarakat di sekitarnya ikut merasakan akibatnya. Anak-anak membutuhkan perlindungan, sementara fasilitas seperti Haze Shelter disiapkan untuk memberikan ruang yang lebih aman saat kondisi memburuk.
Baca Juga: Potensi Panas Bumi 55 MW Diincar di Gunung Ungaran, PLN Jadwalkan Eksplorasi 2028–2029
Di tengah persoalan itulah Manohara memilih untuk hadir. Ia datang melihat langsung, membawa sejumlah kebutuhan, sekaligus ikut memberikan dukungan. Seperti pesan yang disampaikan dalam kunjungan tersebut, kepedulian tidak selalu harus hadir dalam langkah besar. Terkadang, memilih datang dan mengambil bagian dalam bentuk apa pun juga dapat menjadi dukungan yang berarti. (Rastri Rafiarum)
Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : solobalapan.com