SOLOBALAPAN, BEKASI — Kreator konten kenamaan Tanah Air, Vilmei, secara terbuka memburu keberadaan seorang pria bernama Arka, kekasih dari karyawannya sendiri, Zahra, yang telah dilaporkan ke pihak kepolisian atas aksi pencurian saldo akun TikTok senilai Rp1,2 miliar pada Rabu (26/8/2026).
Langkah pencarian tersebut diumumkan Vilmei melalui unggahan di media sosial pribadinya setelah mendapati pengakuan mengejutkan dari sang bawahan.
Zahra mengaku nekat menguras dana miliaran rupiah milik majikannya lantaran berada di bawah tekanan dan ancaman pemerasan (blackmail) dari Arka yang mengancam akan menyebarluaskan rekaman video asusila (video syur) pribadi milik mereka.
Unggahan Instagram Story dan Lenyapnya Akun Medsos Arka
Pencarian terhadap Arka mencuat ke ruang publik setelah Vilmei mengunggah potret wajah pria tersebut di fitur Instagram Story akun pribadinya @vilmei pada 25 Agustus 2026.
Baca Juga: Vilmei Laporkan Karyawan ke Polisi Usai Gondol Uang Rp1,28 Miliar, Diduga Dipakai Pacar Buat Judol
Vilmei melayangkan peringatan terbuka agar pihak yang bersangkutan bersikap ksatria dan tidak melarikan diri dari tanggung jawab hukum jika memang tidak merasa terlibat dalam tindak pidana tersebut.
Tak berselang lama setelah fotonya dipublikasikan oleh sang selebgram, akun Instagram pribadi milik Arka dengan nama pengguna @arkawasheree terpantau langsung lenyap dan dinonaktifkan dari peredaran digital.
Peringatan Terbuka Vilmei di Instagram: "Kalau gak salah jangan kabur," tulis Vilmei menyindir keberadaan kekasih karyawannya yang mendadak menghilang.
Modus Pemerasan Video Asusila hingga Surat Perjanjian Putus Bermaterai
Berdasarkan pengakuan langsung Zahra yang kini telah diserahkan kepada penyidik kepolisian, Arka diduga kuat menjadi pihak yang ikut menikmati aliran dana hasil pencurian Rp1,2 miliar tersebut.
Zahra membeberkan bahwa rekaman intim yang diambil secara diam-diam oleh Arka saat keduanya di bawah pengaruh minuman beralkohol dijadikan alat intimidasi untuk meminta uang secara berulang.
Rekaman tersebut bahkan dilaporkan pernah disebarkan oleh Arka kepada pihak keluarga serta rekan terdekat korban demi melancarkan aksinya.
Fakta mengejutkan lainnya terungkap sesaat sebelum kasus pencurian ini terbongkar ke publik. Pada Senin (24/8/2026), Zahra dan Arka sempat menandatangani surat pemutusan hubungan asmara di atas kertas bermaterai yang memuat klausul pelepasan tanggung jawab hukum sepihak.
Klausul Surat Pemutusan Hubungan: "Tidak ada urusan apapun jika satu sama lain terlibat masalah dengan orang lain."
Tabel Pemetaan Fakta Kasus Pencurian & Keterlibatan Sosok Arka
Guna memberikan pemetaan informasi mengenai kronologi perkara, peran para pihak, serta dugaan motif pemerasan secara rapi, terstruktur, dan mudah dipahami, berikut adalah rangkuman datanya:
Kini, jajaran kepolisian tengah mendalami seluruh keterangan saksi dan bukti petunjuk guna menelusuri aliran dana hasil tindak pidana pencurian tersebut, sekaligus mengusut tuntas dugaan tindak pemerasan yang menyeret sosok Arka.
(did)