SOLOBALAPAN, JAKARTA — Aktris sekaligus penulis Natasha Rizky membagikan kisah perjalanan spiritual (hijrah) serta titik balik kehidupannya yang penuh ujian saat menjadi bintang tamu dalam tayangan podcast Ruang Bertumbuh bersama Shireen Sungkar di kanal YouTube The Sungkars pada Selasa (25/8/2026).
Mantan istri Desta tersebut mengungkapkan pengalaman mendebarkan saat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci, di mana dirinya sempat nyaris gagal berangkat akibat keterlambatan penerbitan visa kendati barang bawaan dan rombongan jemaah telah berada di bandara.
Pengalaman pasrah total kepada Sang Pencipta tersebut kini membawa transformasi mendalam bagi Aca, baik dalam kedewasaan cara memandang setiap persoalan hidup, kenyamanan berbusana syar'i mengenakan abaya dan khimar, hingga konsistensinya melahirkan karya buku puisi.
Ujian Visa di Bandara dan Pertolongan Nyata Jelang Wukuf
Natasha menceritakan salah satu momen paling membekas dalam hidupnya terjadi saat proses keberangkatan menuju Tanah Suci mengalami ketidakpastian.
Bersama sejumlah jemaah lain, Aca sempat tertahan cukup lama di bandara karena dokumen visa belum kunjung diterbitkan oleh otoritas terkait, padahal seluruh koper telah dikemas dan keluarga besar telah melepas keberangkatannya.
Di tengah situasi yang serba terbatas dan tanpa pilihan, ibu tiga anak ini memilih untuk berserah diri sepenuhnya melalui untaian doa dan kepasrahan kepada Allah SWT.
Ungkapan Doa dan Kepasrahan Natasha Rizky: "Menurut aku pas haji sih itu (pertolongan Allah) paling gede. Ya Allah, kalau emang Kau ridho tolong mudahin saya gitu. Saya sudah enggak ada daya apa-apa. Saya enggak tahu harus kayak gimana lagi gitu," tutur Natasha.
Tak lama usai memanjatkan doa kepasrahan tersebut, kabar gembira datang dengan terbitnya visa keberangkatan.
Kendati sempat kembali terkendala ketersediaan tiket penerbangan, Natasha dan rombongan akhirnya berhasil menginjakkan kaki di Tanah Suci tepat menjelang puncak pelaksanaan ibadah wukuf di Padang Arafah.
Transformasi Berbusana Abaya-Khimar dan Konsistensi Menulis
Sepulang menunaikan rukun Islam kelima, Aca merasakan perubahan signifikan dalam aspek lahiriah maupun batiniah.
Berawal dari kepraktisan mengenakan abaya dan khimar saat melakukan perjalanan jauh (safar) di Tanah Suci, ia kini merasa nyaman dan mantap menjadikannya sebagai gaya busana sehari-hari.
Selain penampilan, cara pandangnya dalam merespons dinamika ujian hidup pascaperpisahan juga menjadi jauh lebih matang dengan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan atas setiap takdir yang dijalani.
Penjelasan Perubahan Penampilan: "Jadi dari sana ya atas taufik Allah ya, atas izin Allah jadinya kayak nyaman. Wah, gue enggak perlu pakai mukena lagi dan segala macam gitu," ungkapnya.
Di sela-sela proses pendewasaan spiritualnya, kecintaan Natasha terhadap dunia literasi sejak bangku SMP terus ia rawat.
Setelah sukses menerbitkan buku kumpulan puisi perdananya bertajuk Catatan Kronik pada 2022 silam, Natasha kembali melanjutkan karya tulisnya melalui perilisan buku puisi berikutnya yang berjudul Madi.
Tabel Pemetaan Fakta Perjalanan Hijrah & Titik Balik Natasha Rizky
Guna memberikan pemetaan informasi mengenai pengalaman spiritual, ujian ibadah haji, serta transformasi personal Natasha Rizky secara rapi, terstruktur, dan mudah dipahami, berikut adalah rangkuman datanya:
Pengalaman spiritual menghadapi ketidakpastian hingga merasakan pertolongan nyata di Tanah Suci menjadi fondasi kokoh bagi Natasha Rizky untuk terus melangkah mantap dalam proses hijrah dan menebarkan inspirasi positif melalui karya-karyanya.
(did)