SOLOBALAPAN.COM – Film “Laut Bercerita” menyiapkan detail khusus untuk menghadirkan kehidupan jurnalistik pada era 1998.
Sutradara Yosep Anggi Noen melibatkan dua fotografer senior untuk membantu membangun karakter fotografer yang muncul dalam film.
Kedua fotografer tersebut secara khusus mewakili dua tokoh fotografer dalam cerita. Pengalaman mereka digunakan untuk membantu tim menyesuaikan cara kerja juru kamera dengan situasi pada masa tersebut.
Sudut pengambilan gambar, gerak-gerik ketika berada di lapangan, hingga teknis kerja fotografer menjadi bagian yang diperhatikan. Detail itu dihadirkan agar aktivitas para fotografer dalam film sesuai dengan periode yang diceritakan.
Baca Juga: “Here’s to Forever with You”, Leonardo Edwin Resmi Melamar Catharina Benita
Ada satu nama yang masih disimpan dari publik. Anggi menyebut identitas salah satu fotografer tersebut berada dalam status embargo hingga 29 Oktober 2026.
Tanggal itu bertepatan dengan jadwal penayangan “Laut Bercerita” di bioskop Indonesia. Film ini dipastikan tayang serentak mulai tanggal tersebut.
Kebutuhan menghadirkan detail masa lalu juga menjadi tantangan tersendiri bagi Anggi. Ia menyebut sejumlah elemen visual yang kini sulit ditemukan harus dicari dan disesuaikan dengan latar cerita.
Bentuk jalan, ruangan, hingga pakaian menjadi bagian dari persiapan tersebut. Semua diperlukan untuk menjaga suasana periode yang ingin ditampilkan di layar.
Baca Juga: Alamat Rumahnya Disebar, Jennifer Coppen Khawatir Keselamatan Diri dan Sang Anak
Persiapan bahkan menyentuh elemen alam. Tim produksi sengaja menanam jagung untuk memenuhi kebutuhan salah satu adegan.
Lahan yang digunakan mencapai sekitar 2.000 hingga 3.000 meter persegi. Jagung ditanam beberapa bulan sebelum syuting agar tingginya sesuai dengan kebutuhan pengambilan gambar.
Cara tersebut membuat waktu tanam harus disesuaikan dengan jadwal produksi. Tim tidak sekadar mencari lokasi yang sudah memiliki ladang, tetapi menyiapkan tanaman sesuai kebutuhan adegan.
Anggi juga menyebut produksi “Laut Bercerita” terinspirasi dari cara Christopher Nolan menyiapkan ladang jagung untuk film “Interstellar”. Jagung yang ditanam untuk “Laut Bercerita” merupakan jenis untuk pakan ternak dan setelah syuting selesai akan dimanfaatkan sebagai pakan.
Baca Juga: Prilly Latuconsina Resmi Sandang Gelar M.I.Kom, Lulus S2 dengan Predikat Summa Cum Laude
“Laut Bercerita” merupakan adaptasi dari novel karya Leila S. Chudori dengan judul yang sama. Novel tersebut pertama kali terbit pada 2017 dan menjadi dasar cerita film panjang arahan Anggi.
Kisahnya mengikuti Biru Laut, mahasiswa yang terlibat dalam gerakan aktivis pada masa Orde Baru. Cerita kemudian bersinggungan dengan penghilangan paksa aktivis serta keluarga yang harus menghadapi ketidakpastian setelah orang-orang terdekat mereka menghilang.
Reza Rahadian dipercaya memerankan Biru Laut. Yunita Siregar berperan sebagai Asmara Jati, sedangkan Dian Sastrowardoyo memerankan Kinan.
Baca Juga: Putra Sulung Lulus dari UGM, Pongki Barata: “Jalan Masih Panjang”
Christine Hakim, Eva Celia, Arswendy Bening Swara, Yoga Pratama, Kevin Julio, Dewa Dayana, hingga Ibnu Jamil turut bergabung dalam jajaran pemain film tersebut.
Film “Laut Bercerita” dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 29 Oktober 2026. Pal8 Pictures memilih tanggal tersebut sehari setelah peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober.
Produser Gita Fara mengatakan pemilihan tanggal tersebut berkaitan dengan keinginan untuk merayakan anak muda Indonesia. Momentum itu dinilai selaras dengan cerita “Laut Bercerita” yang dekat dengan pengalaman dan perjuangan generasi muda. (Rahma Azra Calista)
Editor : Adi Pras